UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Selasa, 14 November 2017 15:33
Situasi Genting, Tak Perlu Tembakan Peringatan

Polisi Cuti, Senpi Harus Ditarik

-ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Untuk mengantisipasi penyalahgunaan senjata api (senpi) di kalangan petugas kepolisian, maka akan dilakukan pengawasan ketat agar bisa difungsikan sesuai dengan tugas dan prosedur yang ada.

Khusus di Polres Tarakan, Wakapolres Tarakan Kompol Rizki Fara Sandhy mengatakan, seluruh personel di Polres Tarakan sudah memenuhi standar opersional yang ada. Selain permohonan, setiap anggota yang memegang senpi harus ada penyelidikan khusus dari Pengamanan Internal Polri (Paminal) dan harus sudah mengikuti tes psikologi berkala.

“Selama ini memang kita selalu perketat bagi anggota yang mengajukan permohonan senpi. Namun apabila kedepannya akan ada masalah, maka akan langsung ditarik oleh Provos senpi tersebut,” ungkap Riski.

Dilanjutkannya, dalam pengajuan permohonan senpi, nantinya akan disertakan permohonan merek, amunisi, dan masa berlakunya. Kemudian anggota polisi yang memegang senpi saat cuti, harus ditarik. “Untuk tugas keluar kota yang tetap dibawa senpinya, nanti akan dilengkapi surat perintah,” ujarnya.

Terkait mekanisme penggunaan senpi, sebenarnya harus diawali dengan tembakan peringatan terlebih dahulu sebanyak 3 kali. Namun prosedur tersebut sampai saat ini ditentang internasional. Salah satu alasanya, karena saat memburu pelaku kejahatan polisi hanya mempunyai amunisi terbatas.

“Bayangkan kita diberikan senjata dengan beberapa amunisi, setelah tiga kali tembakan peringatan, baru dilumpuhkan, kan kita buang-buang peluru jadi sia-sia,” imbuhnya.

Dijelaskan Riski lebih lanjut, dalam pelatihan Komite Internasional Palang Merah yang pernah diikuinya, me-refresh kemampuan kepolisian. Dengan menyimpan peluru dan gunakan dengan mempertimbangkan berapa orang pelaku kejahatan.

“Kalau dilihat secara internasional, tembakan peringatan tidak wajib. Namun dengan menembak saja hingga melumpuhkan itu sudah sah. Tapi, tetap tergantung kasus yang terjadi, misalnya membahayakan jiwa petugas atau masyarakat sekitar, bisa dilumpuhkan, terutama penyanderaan itu sah untuk ditembak di tempat,” bebernya.

Dicontohkan Riski, perampokan sebuah bank yang terjadi di Sumatera Utara yang menggunakan senjata api beberapa waktu lalu. Jumlah perampok lebih dari satu sementara polisi hanya satu orang.

“Sebenarnya sudah tidak wajib, makanya personel polisi baik dari bintara sampai perwira dibekali diskresi kepolisian. Atau mengambil keputusan untuk yang lebih luas pada saat itu, meskipun tidak sesuai prosedur dan melawan hukum,” pungkasnya. (zar)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

PAD Anjlok, Retribusi Menurun

TARAKAN - Tak tercapainya target Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan tahun 2018, membuat masing-masing…

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .