UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Kamis, 16 November 2017 10:15
Ditanya Izin, Ternyata Sudah Mati

PROKAL.CO, INSPEKSI Mendadak (sidak) gabungan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan dan Satpol PP Nunukan, kemarin (15/11) ternyata tidak berjalan lancar. Pasalnya, sempat ada perdebatan antara tim sidak dengan AR yang mengaku keluarga pemilik warung makan yang disidak.

Yang mengejutkan, AR ternyata seorang pegawai di salah satu instansi pemerintah di Kabupaten Nunukan. Mengetahui hal tersebut, pihak Dinkes dan Satpol PP sempat dibuat geram. AR yang saat itu tiba-tiba hadir mengaku sebagai adik pemilik warung makan itu langsung berdebat dengan aparat gabungan.

“Saya cuma melihat. Kan ini milik kakak saya. Dia juga sedang tidak ada ditempat, Kalau ada yang kurang nanti saya yang bantu ngurus,” kata saat ditanya kapasitasnya oleh aparat Satpol PP Nunukan.

AR diketaui sering muncul ketika tim sidak mendatangi warung makan ini. Bahkan sempat terjadi adu mulut antara AR dan petugas saat ditanya soal izin operasi.

Namun sayang, ketika diminta menunjukkan izin penggilingan daging milik warung makan kakaknya yang diduga mengandung spesies tikus itu, AR tidak lagi bisa mengelak lagi. Izinnya kedaluwarsa sejak beberapa tahun silam.

“Iya nanti saya urusi. Sayakan tidak tahu kalau izinnya sudah mati. Kakak saya juga tidak ada di tempat, jadi nanti saya yang urusi ini,” terangnya dengan nada suara mulai rendah.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Nunukan, Ramsida mengatakan, AR seharusnya tidak menghalangi petugas melakukan razia. Tidak hanya Ramsida, aparat Satpol PP yang ikut sidak juga merasa terganggu dengan kehadiran AR setiap kali dilakukan sidak.

“Maksudnya apa juga. Kenapa setiap kali ketika memeriksa selalu saja ada dia. Sudah begitu, mengotot sekali jawabannya kalau ditanya,” terangnya.

Selain itu, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Nunukan, Yance Tambaru yang melihat AR berseragam dinas langsung menanyakan keberadaan AR saat itu. Pasalnya, saat razia tersebut seharusnya AR berada di kantor dan tak keliaran.

“Dia kan dari kerja di pemerintahan juga, sama seperti kami. Seharusnya mengerti soal ini dan membantu keluarganya yang punya warung makan ini untuk buat surat izin. Ini malah dikasih tahu tapi membantah,” sesalnya.

“Ada orang perizinan juga di sini. Jadi silakan untuk melapor dan memperpanjang surat izin. Di sini tadi saya cuma kasih tahu kenapa (AR) langsung marah-marah. Pada akhirnya salah juga karena surat izinnya mati,” tutupnya. (*/yua)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Maret 2016 23:20
BANDARA

Masih Kurang Lighting, Bandara Juwata Termasuk Kategori Terbaik

<p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>TARAKAN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .