UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Minggu, 19 November 2017 18:15
Lama Dicari, Perampok Tambak Dibekuk Polisi

Pelaku Lainnya Masih Dikejar

Kaltara Pos DIBEKUK : Tampak UB berhasil dibekuk oleh Satpolair Polres Tarakan, Jumat (17/11) lalu.

PROKAL.CO, TARAKAN – Siapa pelaku perampokan yang selama ini bikin resah para petambak akhirnya terungkap. Meski belum seluruhnya, namun penangkapan pria berinisial UB (26) pada Jumat (17/11) lalu cukup memberikan angin segar bagi para pengusaha tambak di Kota Tarakan.

Dari informasi yang didapatkan Kaltara Pos, sebelum ditangkap aparat Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Tarakan UB masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). UB ditangkap di tempat persembunyiaan di Juata Laut sekira pukul 16.30 Wita.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, melalui Perwira Urusan Subbag Humas Polres Tarakan, Ipda Denny Mardiyanto mengatakan, UB menjadi DPO pihak kepolisian sejak bulan Agustus lalu. Saat itu, korban berinisial HM melaporkan perbuatan UB dan beberapa teman-temannya yang melakukan aksi perampokan tambak. Dalam laporan HM kepada polisi, dia menggunakan speedboat berwarna putih berencana akan menaruh bibit kepiting sebanyak 10 kg, di tambaknya yang berada di Sungai Rantau Kebupaten Bulungan.

“Dalam perjalanan korban ditodong oleh pelaku yang berjumlah 4 orang, salah satunya adalah UB. Saat kejadian korban ditodong pelaku dengan menggunakan senjata laras panjang dan laras pendek sambil berkata berhenti-berhenti," kata Deny.

Usai mendapatkan ancaman, HM sendiri tidak berhenti dan menuju ke salah satu tambak yang ada di sekitar lokasi kejadian. Namun saat dirinya naik ke salah satu tambak untuk mencari bantuan, para pelaku malah membawa kabur speedboat korban.

“Sejak kejadian itu UB dan ketiga temannya menjadi borunan pihak kepolisian. Dari kejadian tersebut juga korban mengalami kerugian 45 juta,” tutur Deny.

Dari laporan didapatkan pihak kepolisian, lanjut Deny, baru Jumat lalu pihak Satpolair Polres Tarakan berhasil mengamankan UB. Namun ketiga teman UB yang sama-sama menjalankan aksinya, hingga saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian.

“Saat akan mengamankan pelaku di tempat persembunyiaan, pelaku sendiri sempat ingin kabur dan melakukan perlawanan terhadap petugas. Namun dengan kecekatan polisi makanya pelaku berhasil diamankan,” imbuhnya.

Dari pengakauan pelaku, perbuatan perampokan tambak yang dia lakukan bukanlah yang pertama kali. Ada beberapa tempat yang pernah ia beraksi, diantarannya Sungai Rantau, Tanah Merah, Pulau Tibi, dan Tanjung Tiram.

Ditambahkan Deny, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan dan melakukan pencarian terhadap para pelaku lainnya. Diketahui, UB dan beberapa temannya sering melakukan aksi kejahatan tersebut dengan cara menodongkan senjata laras panjang dan laras pendek pada semua korban dan menyuruh korban lompat ke laut.

“Dari tangan pelaku polisi  berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mesin tempel berukuran 40 PK dan sebuah speedboat berwarna hitam merah. Akibat perbuatannya, pelaku akan kita kenakan pasal 365 KHUP mengenai pencurian dan kekerasan,” tegas Deny.

Untuk mengantisipasi maraknya kasus perampokan tambak, imbau Deny, masyarakat yang ingin panen hasil tambak segera meminta pengawalan kepada pihak kepolisian. “Kalau ada kejadian juga jangan tunggu lama-lama baru dilapor, lebih cepat dilaporkan maka polisi bisa dengan  cepat melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tutup  Ipda Deny. (zar)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .