UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Kamis, 30 November 2017 15:08
Sidangnya Ditunda, Penyelundup Narkoba Lega

Iswandi Berharap Bebas dari Hukuman

PROKAL.CO, TARAKAN – Sidang kasus penyelundupan narkotika 4 Kg yang sudah memasuki agenda putusan, kemarin (29/1) terpaksa ditunda. Penundaan ini ternyata disambut baik oleh sang terdakwa, Iswandi.

Dari informasi yang didapatkan Kaltara Pos, keputusan menunda sidang tersebut diambil lantaran hakim ketua yang sedianya memimpin sidang sedang berada di luar kota. Menurut Iswandi, penundaan itu adalah berkah baginya.

“Teman saya kan yang dua orang sudah diputus hukuman 19 tahun dan cuma saya yang belum menerima putusan hukuman. Makanya agak merasa lega kalau sidang saya harus ditunda,” kata Iswandi saat dijumpai Kaltara Pos.

Iswandi mengungkapnya, hingga saat ini dia masih merasa hanya menjadi korban dari peredaran narkotika sehingga menyeretnya ke meja hijau. “Bukan hanya saya loh yang ngomong. Teman saya Joy bilang kalau saya tidak tahu apa-apa tentang sabu itu,” ungkapnya.

“Dan memang saya tidak tahu, karena ketika disuruh mengantar paket itu, Joy hanya bilang “antarkan paket ini kepada Andi”. Tanpa memberitahu saya kalau ini adalah sabu-sabu dan Joy juga tidak tahu kalau itu adalah sabu,” bebernya yakin.

Dengan waktu lowong yang dia dapatkan akibat penundaan sidang, Iswandi hanya bisa berharap Majelis Hakim bisa membebaskannya. “Karena memang saya tidak tahu apa-apa mengenai sabu 4 Kg itu,” harapnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum(JPU), Haryadi SH menjelaskan, Iswandi dituntut selama 18 tahun hukuman penjara lantaran terbukti terlibat dengan sindikat jaringan narkotia internasional. Penyelundupan ini, kata Heryadi, dibongkar oleh tim gabungan BNN Kaltara, Bea Cukai Kaltim dan Bea Cukai Tarakan pada April 2017 lalu.

“Terdakwa kan terbukti bersalah telah melanggar UU RI Nomor 35 Tahun 2009 pasal 114 ayat 1 tentang Narkotika, dan bukti itu dari hasil penyelidikan. Makanya dituntut selama 18 tahun hukuman penjara,” kata JPU yang akrab disapa Adi ini.

Informasi lainnya yang didapatkan Kaltara Pos, barang haram yang ditemukan itu sebanyak 4 kilogram  diduga berasal dari Malaysia. Kepala Badan Narkotika Provinsi Kaltara Brigjen Pol Raja Haryono mengatakan, para tersangka yang berjumlah tiga orang tersebut berinisial Andi (46), Randi (24) dan Lukman Joy (34). Ketiganya diduga kuat bagian dari sindikat narkoba jaringan lintas negara, Indonesia dan Malaysia.

“Sabu dibawa ke Indonesia itu menggunakan speedboat melalui jalur Tawau menuju Sebatik hingga akhirnya sampai ke Tarakan,” ungkap Raja Haryono.

Lanjut Raja, narkoba berjenis sabu-sabu itu berasal dari Malaysia yang dibawa oleh seseorang berinisial H, kemudian dibawa ke Tarakan. Kemudian H menyerahkan kepada terdakwa Joy di Pasar Beringin, Jalan Yos Sudarso, Kamis 20 April lalu. Informasi yang dihimpun petugas, awalnya Joy diminta untuk mengambil sabu dari seseorang berinisial Pakcik. Pada proses pengembangannya terungkap, Jumat 21 April sekira pukul 11.30 Wita sabu tersebut akan dibagi kepada tersangka Andi sebanyak 1 kilogram dari tersangka Randi. "Tersangka Randi merupakan anak buah dari tersangka Joy," tuturnya.

Rencananya, sabu yang telah dibagi-bagi itu akan dibawa ke Samarinda. Sementara itu, sisanya akan disembunyikan di gudang yang berada di Sebengkok milik Joy. Atas informasi yang diperoleh dari Randi yang lebih dulu diamakan, Andi sedang berada di hotel. Sehingga petugas langsung menuju hotel yang berada di Jalan Mulawarman, untuk segera meringkus Andi.

Sementara itu, Joy berhasil diringkus di kediamannya yang berada di daerah Sebengkok, Tarakan. "Dari tersangka Joy yang ditangkap di kediamanannya didapatkan sabu seberat 3 kilogram," ujarnya.

Saat penangkapan para tersangka, diketahui salah seorang di antaranya, yakni Andi memiliki kartu pers. Namun, Ia tidak mengaku sebagai salah seorang yang berprofesi sebagai penghimpun berita. “Tersangka Andi tidak mengaku sebagai wartawan namun kartu identitas press ditemukan di dalam tas tersangka," ujarnya.

Untuk diketahui, sabu-sabu seberat 4 kilogram tersebut dibungkus menggunakan plastik teh, yang kemudian dikemas dalam 4 buah paket. Tak hanya itu, barang bukti yang disita jua berupa 3 unit telepon selular dan 1 unit sepeda motor. (*/osa)


BACA JUGA

Kamis, 17 Mei 2018 10:53

5 Kali Beraksi, 7 HP Bermerek Disikat

  NUNUKAN – Perjalanan SRF (36) akhirnya terhenti setelah petugas kepolisian berhasil membekuknya,…

Kamis, 17 Mei 2018 10:39

PSK akan Dibina, Lalu Dipulangkan

NUNUKAN - Penutupan tempat maksiat secara permanen terus digiatkan pemerintah hingga kini. Tak terkecuali…

Rabu, 16 Mei 2018 14:25

Pesan di Tawau, Sabu 1,1 Kg Dikendalikan dari Lapas Makassar

NUNUKAN - Pengungkapan jaringan sabu yang dibekuk personel Satreskoba Polres Nunukan beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 14:18

Tingkatkan Pengamanan dan Pengawasan Pelabuhan

NUNUKAN – Aparat kepolisian terus memperketat pengamanan penumpang di pelabuhan. Tidak hanya pelabuhan…

Rabu, 16 Mei 2018 14:16

3 Bulan Lagi Tempat Esek-Esek Di Nunukan Ditutup

NUNUKAN - Kabar pembatalan anggaran dari pemerintah pusat ke daerah menjadi kekhawatiran tersendiri…

Selasa, 15 Mei 2018 15:18

Bongkar Sindikat Jaringan Sabu

NUNUKAN - Pengungkapan kasus sabu kembali dilakukan oleh aparat Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba)…

Sabtu, 12 Mei 2018 11:43

Kucuran Dana Pusat Bertahap, Penyaluran Di Daerah Terkendala

NUNUKAN - Penerimaan anggaran oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Nunukan, menjadi persoalan…

Kamis, 10 Mei 2018 00:50

Tak Dapat Ampun, Pembunuh Mulyadi Divonis 20 Tahun

NUNUKAN - Setelah menjalani sejumlah persidangan, akhirnya terdakwa kasus pembunuhan bernama Muhammad…

Kamis, 10 Mei 2018 00:36

Jelang Ramadan, THM dan Rumah Makan Ditertibkan

NUNUKAN – Menjelang ramadan Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid, mengeluarkan surat edaran (SE) terkait…

Kamis, 10 Mei 2018 00:33

4 PNS ‘Keluyuran’ Diangkut Aparat

NUNUKAN - Sudah menjadi tugas penegak hukum untuk melakukan pengawasan para Pegawai Negeri Sipil (PNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .