UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 07 Desember 2017 12:15
Heboh! Bom Ditemukan di Proyek Penanggulangan Banjir
DIEVAKUASI : Tampak petugas dari Penjinak Bom (Jibom) Subden 4 Gegana mengamankan mortir yang ditemukan warga di lokasi proyek penanggulangan banjir. (Eliazar/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN - Pengerjaan proyek penanggulangan banjir di Jalan Diponegoro RT 13, Kelurahan Sebengkok kembali menjadi heboh. Sebuah benda yang ditemukan diduga mortir atau bom. Dari informasi yang didapatkan Kaltara Pos, bom tersebut ditemukan, Selasa (5/12), sekira pukul 20.30 Wita.

Kepala Detasemen C Pelopor  Satuan Brimob Polda Kaltim, AKBP Henzly Moningkey melalui Kanit Subden IV Gegana, IPTU Moh Nur Sugiharto mengatakan, dari keterangan saksi yang penemuan bom tersebut ditemukan saat aktivitas penggalian pembuatan gorong-gorong.

Saat itu, kata Nur, saat para pekerja melakukan pekerjaannya salah satu warga yang bernama Warsito berdiri tak jauh dari lokasi tersebut ikut memperhatikan pengerjaan itu. Namun tiba-tiba, Warsito melihat sebuah benda yang membuat dia curiga.

“Jadi saat itu alat ekskavator mengangkat tumpukan tanah. Kemudian saksi mata melihat sebuah benda yang berkarat dan mencurigakan,” ungkapnya.

Dari keterangan Warsito kepada polisi, saat itu ia sempat melihat mortir tersebut jatuh. Saat mortir tersebut jatuh, dia mendekat dan memeriksa benda mencurigakan tersebut. “Saat ia mendekat ternyata benda berbentuk seperti mortir. Setelah itu dia kemudian memanggil para pekerja yang ada di situ,” ungkapnya.

Setelah mengetahui benda tersebut mortir, Warsito dan beberapa pekerja proyek penanggulangan banjir  langsung mengamankan mortir ke tempat yang aman. Setelah mortir ditemukan, pekerjaan proyek sempat dihentikan sementara. Keesokkan harinya, sekira pukul 11.00 Wita personel Penjinak Bom (Jibom) Subden 4 Gegana melakukan evakuasi dan identifikasi di lokasi penemuan mortir. Alhasil, ditemukan barang bukti berupa mortir dengan panjang 40 cm dengan berat 15 kg. Ada pula diameter belakang mortir berukuran 30 cm dan diameter depan berukuran 20 cm. Usai mengamankan mortir tersebut, pihaknya sempat mengimbau kepada warga untuk segera melaporkan kepada polisi apabila menemukan benda yang serupa.

“Karena Tarakan pernah dijadikan tempat perang dunia ke dua. Diduga masih ada lagi bom yang tertanam di dalam tanah,” ujarnya. (zar)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .