UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Sabtu, 30 Desember 2017 09:59
Sabu 1 Kg dari Tawau Gagal Edar

Polisi Nyamar jadi Buruh, 2 Pelaku Dibekuk di Bambangan

BAWA NARKOBA : Kedua pelaku dan barang bukti sabu seberat 1 kilogram terbagi dalam 20 bungkus diamankan di Bambangan lalu dibawa ke Polres Nunukan. (IST)

PROKAL.CO, NUNUKAN – Momen tutup tahun nyaris menjadi ruang bebas bagi 2 pria R (25) dan S (25) meloloskan narkoba jenis sabu-sabu ke Nunukan. Namun, aparat Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan mampu membuat kedua pemuda ini tak berkutik dan mengamankan mereka sekira pukul 08.00 Wita, Rabu (27/12) lalu.

Dari informasi yang didapatkan Kaltara Pos, kedua pelaku berhasil dibekuk di Pelabuhan Bambangan, Sebatik. Dari pengakuan kedua pelaku, mereka berencana membawa narkoba golongan I itu menuju Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

Kapolres Nunukan, AKBP Jefri Yuniardi SIK mengatakan, penanganan kasus ini cukup mengejutkan. Pasalnya, kasus narkoba terbilang kurang pada tahun 2017 lantaran modus yang digunakan oleh pelaku berubah-ubah. Namun salah satu bentuk kerja keras pihaknya melalui aparat Satreskoba Polres Nunukan, mereka berhasil mengungkap kasus narkoba yang jumlah tidak sedikit. "Beratnya 1 kilogram (kg) yang ditangkap oleh aparat Satreskoba, kejadiannya pagi," ungkapnya kepada Kaltara Pos.

Seperti biasa, sabu-sabu tersebut dipastikan diambil dari Tawau, Malaysia yang dibawa melalui jalur tikus hingga berhasil dihentikan di dermaga pelabuhan di Kecamatan Sebatik. Kasus tersebut rencananya masih akan dilakukan pengembangan untuk menangkap jaringannya yang lebih banyak. Namun terkait bagaimana proses pengembangan kasus tersebut, Jefri enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M.Karyadi mengatakan, perkara tersebut masih akan dilakukan pengembangan lebih lanjut hingga ke Sulawesi Selatan. "Kami masih akan melakukan pengembangan atas kasus ini, tetapi informasi ini sudah bocor duluan," ungkapnya.

Selain 2 pelaku, barang bukti yang turut ditahan berupa dua handphone dan uang tunai sejumlah Rp 2,9 juta. Kini, kedua pelaku sudah ditahan di Polres Nunukan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Dari informasi yang didapatkan Kaltara Pos dari Polres Tarakan, kedua tersangka adalah warga asal Kabupaten Sidrap. Sebelum berangkat ke Nunukan, mereka menyimpan serbuk kristal haram itu di dalam termos. Ke Nunukan dan sandar di sebuah pelabuhan Sebatik naik speedboat melalui jalur tikus.

Kedua pelaku bukan asing bagi sebagian polisi di Nunukan. Pasalnya, kedua pelaku sempat diperiksa di sebuah penginapan di Kabupaten Nunukan pada November 2017 silam. Namun saat itu polisi tak mendapat petunjuk bahwa mereka sedang membawa narkoba. Polisi yang mendapat informasi itu terus mencari tahu kebenaran tindakan ilegal kedua pelaku.

“Hari Senin, ada info kalau orang (R dan S) yang dulu pernah kita periksa, masuk Tawau lagi. Jadi, pas hari Rabu, kami nunggu di Bambangan, karena sudah ada info dari Malaysia kalau mereka sudah menuju Sebatik langsung ke Bambangan,” ungkap Karyadi. 

Saat sampai ke Bambangan apakah polisi langsung mendapatkan pelaku? Ternyata polisi harus menyamar jadi buruh pelabuhan di Bambangan. Ini polisi lakukan demi mendapatkan bukti yang cukup kuat. Pasalnya, pelaku sudah beberapa kali diincar tapi berhasil lolos karena tak ada barang bukti.

“Kami tanya-tanya, ternyata dia sudah lolos 3 kali. Nah, yang keempat kalinya tertangkap,” bebernya.

Usai diamankan, kedua pelaku langsung dibawa ke Polres Nunukan. Saat digeledah, polisi berhasil menemukan 20 bungkus besar sabu-sabu di antara barang bawaannya, tepatnya di dalam termos air panas.

“Rencananya mereka akan naik pesawat Tarakan-Makassar dan ada seseorang yang akan ambil di Makassar,” ungkapnya. (*/say/bar)

 


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 11:55

Sopir Ambulans Maut Terancam Jadi Tersangka

NUNUKAN - Kecelakaan maut yang menewaskan 2 pelajar di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sebatik,…

Senin, 15 Januari 2018 11:21

Ambulans Maut, Tabrak 2 Pelajar Hingga Tewas

NUNUKAN – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali memakan korban jiwa. Tak tanggung-tanggung,…

Senin, 15 Januari 2018 10:44

Diduga Dipicu Masalah Lama, ASN Dianiaya 2 Pria

NUNUKAN – Setelah sebelumnya mendapat laporan kasus pertengkaran antar dua wanita yang terjadi…

Jumat, 12 Januari 2018 15:42

Keluar THM, Korban Terlibat Cekcok Lalu Dicakar

NUNUKAN – Cecok tentu tak dapat dihindarkan saat berada di tempat hiburan malam (THM). Namun pertengkaran…

Kamis, 11 Januari 2018 10:57

Sidang Budiman Arifin, Wakil Bupati Bakal Diperiksa

NUNUKAN - Sidang kasus Budiman Arifin tampaknya masih terus bergulir dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.…

Sabtu, 06 Januari 2018 13:13

Jadi Bandar Judi Online DN Diciduk Polisi

NUNUKAN – Kasus perjudian kini mulai mewabah tak hanya di tempat-tempat perjudian, namun kini…

Sabtu, 06 Januari 2018 13:04

Anak Perbatasan Ada Beridentitas Ganda?

NUNUKAN – Setelah beberapa waktu lalu ramai dikabarkan mengenai kewarganegraan ganda oleh warga…

Jumat, 05 Januari 2018 14:54

Bisa Saja ISIS Bangun Basis di Indonesia

NUNUKAN – Daerah perbatasan menjadi sasaran empuk masuknya barang-barang ilegal. Tak hanya barang,…

Kamis, 04 Januari 2018 15:22

Diduga Terorisme Filipina, Reza Diringkus Densus 88

NUNUKAN – Tak dapat merasakan pesta kembang api di malam pergantian tahun. Dia adalah Reza Nurjamil,…

Selasa, 02 Januari 2018 15:54

Pesta Tahun Baru Berdarah

NUNUKAN – Pesta malam tahun baru 2018 di Nunukan memakan korban jiwa. Akibat mabuk usai pesta…

Keluar THM, Korban Terlibat Cekcok Lalu Dicakar

Ambulans Maut, Tabrak 2 Pelajar Hingga Tewas

Sidang Budiman Arifin, Wakil Bupati Bakal Diperiksa

Sabu 1,2 kilogram Dimusnahkan Polisi

Diduga Dipicu Masalah Lama, ASN Dianiaya 2 Pria

Sopir Ambulans Maut Terancam Jadi Tersangka
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .