UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Kamis, 11 Januari 2018 10:57
Sidang Budiman Arifin, Wakil Bupati Bakal Diperiksa

PROKAL.CO, NUNUKAN - Sidang kasus Budiman Arifin tampaknya masih terus bergulir dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Namun pemeriksaan pemeriksaan saksi tentu dengan orang yang berbeda dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan, Rusli Usman membenarkan, sidang pemeriksaan saksi kembali digelar, Rabu (10/1). “Jadi yang kita panggil untuk sidang ada pak Petrus, pemilik tanah (Hajja Sumiati) dan pak Dadang," ungkapnya, kemarin.

Beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah turut diperiksa. Dari beberapa saksi yang telah dipanggil, dinilai mengetahui terkait adanya pengadaan lahan dan pencairan anggaran. Namun sejauh ini untuk keterlibatan ASN baru belum dapat bisa dipastikan.

" ASN sudah kita periksa dan mereka membenarkan bahwa mengetahui. Selanjutnya, setelah Petrus masih ada saksi lain lagi. Dan mungkin, pak wakil bupati (Ir H Paridil Murad,Red.) juga akan kita panggil mudah-mudahan tidak berhalangan hadir," tuturnya.

Pemanggilan terhadap wakil bupati untuk menjadi saksi. Menurutnya, setelah memeriksa wakil bupati kemudian akan dilanjutkan pemeriksaan terhadap saksi ahli. " Wabup kita panggil menjadi saksi karena waktu itu dia juga masuk dalam anggota. Selanjutnya kita pemeriksaan saksi ahli," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Rusli Usman menyebutkan, dalam perkara kasus korupsi berdasarkan putusan Mahkamah Agung dan diduga telah merugikan negara hingga Rp 2 miliar lebih. Berdasarkan perhitungan BPKB total kerugian negara sebanyak Rp 7 miliar 6 juta. Sedangkan berdasarkan putusan Mahkamah Agung dalam perkara mantan Bupati Nunukan Abdul Hafid Achmad dinilai menimbulkan kerugian negara Rp 2,2 miliar.

“Jadi kita harus mengacu pada putusan akhir. Mahkamah Agung tidak sependapat dengan hasil audit BPKP. Jadi mereka punya pertimbangan terkait sertifikat tanah,” jelasnya.

Budiman Arifin yang turut menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah seluas 62 hektar Tahun 2004 silam. Pada pengadaan tanah tersebut untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terdapat di depan kantor Bupati Nunukan. Tidak hanya itu, beberapa tempat lainnya seperti pengadaan tanah kantor DPRD Nunukan, Embung Sungai Sembilan, Lapas Nunukan, lahan parkir Badan Kepegawaian Daerah, Mess Diklat, PPI dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan.

Budiman dijerat kasus dugaan korupsi tersebut saat masih menjabat sebagai Sekretaris Kabupaten Nunukan. Penetapan status tersangka Budiman Arifin, setelah divonisnya mantan Bupati Nunukan Abdul Hafid Achmad dan beberapa orang lainnya. (*/say)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 30 Mei 2018 14:26

Blokir Server KTP-el Akhirnya Dibuka

NUNUKAN – Pelayanan sempat berkendala hampir empat pekan. Akhirnya, pemblokiran koneksi pelayanan…

Rabu, 30 Mei 2018 12:00

THR dan Gaji Ke-13 Siap Dikucurkan

NUNUKAN – Tidak dipungkiri Aparatur Sipil Negara (ASN) terus menanti pencairan Tunjangan Hari…

Rabu, 30 Mei 2018 11:45

BAP Sabu 4,7 Kg Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN – Perkara sabu yang jumlahnya fantastis 4,7 kilogram, kini memasuki tahap-1 di Kejaksaan…

Rabu, 30 Mei 2018 11:44

Antisipasi Kejahatan Laut

NUNUKAN – Soal pengawasan juga menjadi andil aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan…

Rabu, 30 Mei 2018 11:43

Kemendagri Segera Buka Blokir Jaringan KTP-el

NUNUKAN – Sanksi yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Bupati Nunukan, segera…

Senin, 28 Mei 2018 13:27

Nakhoda Curi Kapal Bosnya

NUNUKAN – Personel TNI Angkatan Laut Nunukan menggagalkan aksi pencurian kapal di Pulau Tanjung…

Rabu, 23 Mei 2018 11:33

Lokalisasi Ditutup, Khawatir Marak Prostitusi Terselubung

NUNUKAN – Wacana penutupan lokalisasi yang rencana akan dilakukan, Agustus 2018 mendatang, dipastikan…

Senin, 21 Mei 2018 15:28

Perbatasan Rawan Disusupi Teroris

NUNUKAN – Setelah daerah perbatasan dinilai jalur empuk masuknya pelaku teroris, kini TNI memperketat…

Kamis, 17 Mei 2018 10:53

5 Kali Beraksi, 7 HP Bermerek Disikat

  NUNUKAN – Perjalanan SRF (36) akhirnya terhenti setelah petugas kepolisian berhasil membekuknya,…

Kamis, 17 Mei 2018 10:39

PSK akan Dibina, Lalu Dipulangkan

NUNUKAN - Penutupan tempat maksiat secara permanen terus digiatkan pemerintah hingga kini. Tak terkecuali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .