UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 12 Januari 2018 15:35
Merih Meninggal Dunia, Diduga Leher Patah Setelah Ditabrak

Ban Motornya Terpeleset, Dua Pelajar Terjatuh

DIPERIKSA : Korban meninggal dunia, Merih setelah mengalami kecelakaan dan diduga lehernya patah akibat ditabrak. (Muhammad Taufik Fajri/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN – Nasib kedua gadis pelajar ini tak beruntung. Saat hendak pulang ke rumahnya, mereka mengalami kecelakaan yang mengenaskan. Diduga karena lepas kendali (Out of Control), kakak beradik, Risna Yusri (16) dan Merih (19) ini mengalami kecelakaan hingga menabrak median jalan, sekira pukul 17.30 Wita, Kamis (11/1). Kecelakaan yang terjadi di Jalan P Iskandar, Kelurahan Juata Laut itu, menyebabkan Merih meninggal dunia.

Diketahui, keduanya baru saja pulang dari belajar di salah satu sekolah di Kelurahan Juata Laut. Risna saat mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun dengan nomor polisi KT 4062 HO. Setelah menabrak median jalan, motor yang dikendarai Risna terjatuh. Namun tiba-tiba motor Honda CBR dengan nomor polisi KT 4062 FJ yang dikendarai, Ismail berada di belakangnya korban dan diduga menabrak korban di bagian kepala.

Menurut saksi mata, Siti saat berada tak jauh dari lokasi di dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, terjadinya kecelakaan itu setelah Risna dan Merih terjatuh dari motor setelah menabrak median jalan.

“Jadi cewek itu (Risna dan Merih) mau masuk gang. Nah, sudah mau masuk gang, mereka terjatuh. Ternyata ada orang dari belakang, habis tuh langsung motor bapak itu langsung dilepas sampai ke rumput-rumput. Tidak saya liat juga, bapak itu nabrak cewek itu atau nggak,” ujarnya kepada Kaltara Pos, Kamis (11/1).

Setelah terjatuh, Ismail yang saat itu berkendara berada di bagian belakang kedua gadis tersebut mengatakan, telah melihat kedua korban tiba-tiba terjatuh di tengah jalan. Saat dilakukan olah TKP, polisi tidak menemukan adanya petunjuk ban motor milik Ismail yang diduga menabrak korban. Dari keterangan Ismail, dirinya sempat menurunkan kecepatan motornya.

 “Saya liat mereka jatuh. Saya pas itu juga laju. Tapi saya sempat ngerem dan saya nda ada nabrak mereka berdua karena motor saya lepas ke arah lain,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Damianus menjelaskan, jatuhnya korban (Risna dan Merih) diduga ban motor yang dikendarai slip karena adanya pasir. “Mereka ngeremnya pas ada pasir menumpuk, makanya mereka jatuh. Terus dari belakang orang bawa motor laju betul, ditabraknya si Merih,” tuturnya.

Setelah kecelakaan itu, Risna pun dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan untuk menjalani perawatan medis. Saat dirawat, Risna mengaku, tak melihat pasti penyebab meninggalnya korban. “Kami kan terjatuh dari motor. Nah, habis itu saya nda lihat sudah bagaimana Merih ditabrak,” pungkasnya.

Risna hanya mengalami luka memar di bagian tangannya. Sementara itu, Ismail mengalami luka lecet di pundak sebelah kanan dan patah di bagian tangan kanannya. Sedangkan, Merih meninggal di lokasi kecelakaan. Dari pantauan Kaltara Pos di ruang mayat, terdengar isak tangis dari keluarga kerabat korban di dekat pintu ruang mayat.

Saat polisi masuk ke dalam ruangan tersebut, keluarga korban sudah berada di dalam. Tim medis pun kemudian membuka kain penutup korban, sehingga isak tangis makin nyaring di dalam ruang mayat tersebut. Mulut dan kedua telinga korban terlihat mengeluarkan banyak darah.

Kepala Penerimaan Laporan dan Penjagaan Satlantas Polres Tarakan, BRIPTU Anton mengungkapkan, kepala korban diduga patah setelah mengalami ditabrak. “Kita masih menunggu hasil visum rumah sakit. Dan kami masih butuh informasi yang lebih detail lagi karena kedua kendaraan ini sama-sama laju. Jadi kecelakaan ini masih dalam tahap pemeriksaan,” tutupnya. (*/oji)


BACA JUGA

Selasa, 19 Juni 2018 11:30

Pembuang Janin di Juata Krikil Segera Disidang

TARAKAN – Usai menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Kamis 31 Mei lalu.…

Sabtu, 16 Juni 2018 13:37

SYUKURLAH..!! Volume Sampah Mulai Berkurang

TARAKAN - Pada H+1 lebaran, tepatnya 16 Juni 2018, volume sampah di beberapa depo sampah Tarakan mulai…

Jumat, 15 Juni 2018 20:37

Selendang Membawa Petaka

TARAKAN - Di hari lebaran Idul Fitri menjadi musibah bagi  Anto dan istrinya, Nuraini. Warga yang…

Jumat, 15 Juni 2018 20:13

WASPADA..!! Mau Tampil Cantik Pakai Selendang, Ngga Waspada Bisa Membawa Petaka, Nih Contohnya...

TARAKAN - Di hari lebaran Idul Fitri menjadi musibah bagi  Anto dan istrinya, Nuraini. Ya maksud…

Kamis, 14 Juni 2018 10:24

Dugaan Korupsi Jamal Menanti Putusan MA

TARAKAN – Meski sudah dua tahun lebih belum mengendal dan belum ada hasil putusan Kasasi. Kejaksaan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:43

Nelayan Tak Mau Pulang Tangan Kosong, Bukan Ikan yang Dibawa, Tapi....

TARAKAN – Bukannya pulang membawa hasil tangkapan ikan, tiga nelayan ini malah pulang dengan membawa…

Senin, 11 Juni 2018 12:03

Ini Dia Tersangka Penipuan Berkedok Arisan Online

TARAKAN - Setelah lama menghilang, kini wanita yang menjelankan arisan online ini ditangkap polisi.…

Senin, 11 Juni 2018 12:01

PARAHNYA ..!! Suami Cekik Istri Lalu Seret Depan Orang

TARAKAN – Karena emosi yang tidak dapat ditahan, pria yang satu ini tega menganiaya istrinya.…

Senin, 11 Juni 2018 12:01

Kaget Ketemu Polisi, Ibrahim Buang Tasnya

TARAKAN – Menjalani bulan ramadan dengan hati gelisah, ini yang mungkin selalu dirasakan pria…

Senin, 11 Juni 2018 11:58

Penumpang Mudik, Transportasi Udara dan Laut Jadi Perhatian

TARAKAN – Sudah hal yang lazim mengalami lonjakan penumpang arus mudik jelang Idul Fitri. Untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .