UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 12 Januari 2018 15:41
KSOP Bersaksi di Sidang Kasus Speed Boat Terbalik

PROKAL.CO, TARAKAN – Enam orang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi di persidangan kasus terbaliknya speed boat (SB) Rezeki Baru Kharisma yang menewaskan 10 orang penumpangnya pada 25 Juli lalu. Dari enam saksi ini, diantaranya saksi dari Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dinas Perhubungan dan salah satu petugas Polsek Kawasan Pelabuhan yang berdinas di Pelabuhan Tengkayu I saat kejadian.

 Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Tarakan, Syahrudin dan anggotanya, Rojali menjadi saksi pertama yang dihadirkan JPU. Dalam keterangannya, Syahrudin menuturkan saat terbaliknya speed tidak jauh dari dermaga Pelabuhan Tengkayu ini, ia sedang berada di kantornya.

“Tugas KSOP melakukan pengawasan setiap kegiatan yang ada di pelabuhan. Secara umur, Surat Persetujuan Berlayar (SBP) diterbitkan KSOP setiap speed reguler akan berlayar,” ujarnya di persidangan, Kamis (11/1) kemarin.

Termasuk manifest penumpang, kata Syahrudin juga wajib disampaikan motoris kapal yang didudukkan sebagai terdakwa, Aris Rusdianto alias Bongket ke KSOP sebelum kapal berangkat.

“Dalam manifest, semua penumpang yang ada dan naik sudah tercatat dari siapa yang emmbeli tiket,” kata Syahrudin.

Sementara, soal kapasitas barang bawaan penumpang, Syahrudin mengatakan nakhoda langsung yang menangani karena mengetahui kondisi kapal. Dalam persidangan tidak terungkap soal overload penumpang atau ada penumpang yang ternyata tidak tercatat di manifest hingga penyebab terbaliknya speed yang saat itu membawa 66 orang penumpang.

Hanya saja, dipersidangan disampaikan jika ada syarat yang tidak dipenuhi sebelum speed berlayar, KSOP hanya berhak menunda dan menahan SPB. Soal kapasitas penumpang, untuk SB Rezeki Baru Kharisma ini memiliki kapasitas 55 orang penumpan sesuai aturan dari Dinas Perhubungan. Dan saat berangkat, SB Rezeki Baru Kharisma ini melaporkan mengangkut 48 penumpang dewasa dan 4 orang anak-anak sesuai manifestnya.

“Anak-anak biasanya tidak dapat tempat duduk, tapi masuk manifest. Rata-rata penumpang tidak mau membayar makanya di gratikan, tapi tetap dihitung dan masuk manifest, kita khawatir terjadi sesuatu dan kita kan tidak tahu yang terjadi saat pelayaran, jika penumpang tidak terdata,” pungkasnya.

Namun, diakui Syahrudin implementasi motoris kapal ini apakah melaporkan jumlah penumpang sesuai manifest atau tidak. Yang pasti, kata dia motoris maupun agennya Bettend Raya Sejahtera (BRS) memiliki kewajiban yang sebenar-benarnya untuk melaporjan manifest sebelum memberangkatkan kapal, sesuai prosedur dalam Undang undang Pelayaran. “Nakhoda juga memastikan kapalnya selama kondisi laik sebelum berangkat,” tegasnya.

Sementara, dari keterangan Rojali hanya seputar masa kerja terdakwa yang sudah cukup lama, sejak tahun 1987 dan tidak pernah ada pelanggaran. Diberitakan sebelumnya, SB Rezeki Baru Kharisma terbalik tidak jauh dari dermaga Pelabuhan Tengkayu I, 25 Juli lalu. Dari 66 penumpang tujuan Tanjung Selor ini, 10 orang meninggal dunia, satu orang diantaranya bayi berumur 8 bulan. Polisi menetapkan motoris speedboat, Aris Rusdianto alias Bongket sebagai tersangka dan saat ini mendekam di Rutan Polres Tarakan. (osa)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 13:16

Nekat Kirim Sabu ke Bunyu, Pria Ini Dibekuk Polisi

TARAKAN – Ada saja modus yang digunakan pelaku mengedarkan sabu, seperti yang dilakukan pria ini…

Rabu, 23 Mei 2018 13:09

Divonis 14 Tahun Penjara, Terdakwa Minta Keringanan

TARAKAN - Kasus yang menjerat terdakwa, Samsul mengalami beberapa kali penundaan sidang putusan. Namun,…

Rabu, 23 Mei 2018 12:52

Polisi Belum Dapat Tangkap Pelaku Pembuangan Bayi

TARAKAN – Kasus pembungan bayi yang terjadi di Kelurahan Pantai Amal, terus diselidiki polisi.…

Senin, 21 Mei 2018 15:32

Nah! Bukan Pasutri Ketahuan Berduaan di Kamar

TARAKAN - Bukannya memanfaatkan bulan ramadan untuk menjalankan ibadah, pasangan bukan suami istri ini…

Senin, 21 Mei 2018 15:14

Sudah Curi 2 Handphone, Pelaku Todong Korban Pakai Senjata Api

TARAKAN - Kaget sudah pasti yang dirasakan pria yang yang sehari-hari bertugas sebagai pengurus masjid…

Senin, 21 Mei 2018 15:04

Terdakwa Minta Hakim Ringankan Hukuman

TARAKAN -  Rasa penyesalan tidak henti-hentinya diucapkan oleh Sarifudin saat mendengar majelis…

Senin, 21 Mei 2018 15:02

Jadi Jalur Senyap Teroris

TARAKAN – Setelah sempat dihebohkan dengan beredarnya video terduga teroris, AS yang menyebar…

Senin, 21 Mei 2018 11:15

Ada Bibit Radikalisme di Tarakan

TARAKAN - Beredarnya video diduga teroris, Kamis (17/5) lalu, membuat warga Tarakan was-was. Pasalnya,…

Senin, 21 Mei 2018 11:11

Diperiksa di Bandara, Sebut Ransel Berisi BOM

TARAKAN – Di saat masyarakat tengah dihebohkan dengan aksi terorisme, pria ini malah bikin ulah.…

Jumat, 18 Mei 2018 14:38

Sebar Ancaman Penyerangan, Terduga Teroris Dibekuk Densus 88

TARAKAN – Masyarakat di wilayah Kalimantan Utara, khususnya di Kota Tarakan sontak dibikin heboh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .