UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Senin, 15 Januari 2018 11:55
Sopir Ambulans Maut Terancam Jadi Tersangka

Laka Maut yang Tewaskan 2 Pelajar, Polisi Bawa ke Ranah Hukum

TERGELETAK : Kondisi P (16) sebelum dievakuasi petugas usai mengalami kecelakaan di Sebatik, Sabtu (13/1). (POLRES Nunukan FOR KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN - Kecelakaan maut yang menewaskan 2 pelajar di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sebatik, berlanjut ke ranah hukum. Hal tersebut lantaran dinilai ada kelalaian dalam kasus tersebut, hingga menghilangkan dua nyawa sekaligus.

Hal ini ditegaskan Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi SIK melalui Kasat Lantas AKP Abu Sangit. Menurut AKP Abu Sangit, 2 pelajar perempuan dan laki-laki itu meninggal di tempat usai ditabrak mobil ambulans Puskesmas Sei Nyamuk. Saat itu 2 pelajar SMA tersebut berboncengan satu motor saat pulang sekolah.

"Kasus ini akan tetap lanjut ke ranah hukum. Anggota kami sudah melakukan langkah-langkah untuk menindaklanjuti proses hukumnya," ungkapnya, kemarin. Sehingga, bukan tidak mungkin bakal ada tersangka dalam kasus ini.

Diungkapkannya, dugaan sementara penyebab tewasnya 2 pelajar itu, yakni S (16) si pengendara motor dan P (16) yang diboncengnya, akibat berusaha mendahului temannya saat mengemudikan motor, sehingga melewati jalur.

Namun di saat bersamaan, mobil ambulans datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Karena tidak sempat mengerem, langsung menabrak sepeda motor yang dikendarai S dan P.

"Pengendara motor berada di jalur sebelah kanan, dan belum sempat pindah ke jalur yang seharusnya, tiba-tiba mobil ambulans datang. Sehingga terjadilah kecelakaan tersebut," terangnya.

"Itu dugaan sementara, pihak kami juga sudah melakukan langkah-langkah berupa olah TKP (tempat kejadian perkara) dan meminta keterangan sejumlah saksi-saksi," sambungnya.

Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali memakan korban jiwa. Tak tanggung-tanggung, dua nyawa melayang sekaligus dalam kejadian itu. Kali ini terjadi di Sebatik, Nunukan. Ironinya, dua korban itu adalah seorang pelajar.

Saksi mata yang merupakan warga Sebatik bernama Rudi mengatakan, kejadian nahas itu terjadi Sabtu (13/1). Dua pelajar saat itu mengendarai sepeda motor dan ditabrak mobil ambulans.

"Saya tidak lihat pas kecelakaannya, saya juga naik motor, tiba-tiba saya dengar suara tabrakannya keras sekali. Terus saya putar motor, saya kaget sekali karena ini kecelakaannya parah sekali. Mobil tabrak motor, hancur motornya, dua korban langsung meninggal di tempat," terangnya kepada Kaltara Pos.

Tak hanya motor korban yang hancur dengan kondisi tak utuh, namun mobil ambulans yang menabrak juga dalam kondisi penyok dan rusak.

Dikonfirmasi, Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi SIK melalui Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi di depan kantor Kepolisian Subsektor Sebatik Induk, sekira pukul 14.30 Wita.

Dia memperjelas, kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas tersebut adalah mobil Ambulans Puskesmas Sei Nyamuk dengan sepeda motor merek Yamaha Jupiter Z nomor polisi KT 2481 SB.

"TKP-nya di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Sei Manurung, Sebatik Induk, di depan Mapol Subsektor Sebatik Induk. Di mana terdapat 2 korban meninggal dari kecelakaan tersebut," ungkapnya kemarin.(*/say)


BACA JUGA

Jumat, 18 Maret 2016 23:20
BANDARA

Masih Kurang Lighting, Bandara Juwata Termasuk Kategori Terbaik

<p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>TARAKAN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .