UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 18 Januari 2018 11:38
Bocor Saat Surut, Bintang Timur Karam di Tideng Pale

Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta, 2 Motor Selamat

TAK BISA DISELAMATKAN : Karena sudah tak bisa diselamatkan, KM Bintang Timur akhirnya tenggelam hingga menyisakan bagian atas kapal. (Basarnas untuk Kaltara Pos)

PROKAL.CO,  

TARAKAN – Kecelakaan laut kembali menghiasi perairan Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini. Jika sebelumnya kecelekaan speed boat terjadi di Sungai Kayan, Tanjung Selor, kecelakaan laut kali ini menimpa kapal barang KM Bintang Timur.

Kapal bermuatan bahan bangunan dan sembako dari Tarakan menuju Malinau itu tenggelam dermaga Tideng Pale, Kecamatan Sesayap sekira pukul 17.45 Wita, kemarin. Warga yang sore itu asyik dengan aktifitasnya langsung berhamburan menuju ke pelabuhan menyaksikan kapal itu tenggelam.  

Dari informasi yang didapatkan Kaltara Pos, kapal itu tenggelam saat air sungai mulai surut. Nah, saat itu diduga bagian bawah kapal bocor akibat terhantam kayu. Kapal ini dikabarkan milik Acheng alias Kardi (38) yang dikemudikan oleh nakhoda bernama Haruna (51). Tak sendiri, Haruna dibantu 3 ABK, yakni Ayung (41), Ujang (48) dan Junaidi (28).

Dikonfirmasi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), H Asnar membenarkan kejadian tersebut. Kapal itu, kata dia saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya sekira pukul 19.27 Wita, sudah dalam lego jangkar di Pelabuhan Tideng Pale dan akan melakukan bongkar muat sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Malinau. “Sudah di pelabuhan, bukan dekat lagi,” katanya.

Saat dihubungi H Asnar mengaku masih sibuk di Pelabuhan Tideng Pale membantu melakukan peroses evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan sehingga belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. “Belum bisa kita lebih jelas pak, masih sibuk ini, evakuasi ini,” tutupnya.

Tak lama, sekira pukul 21.30 Wita, H. Asnar bersedia memberikan keterangan. Dikatakannya, KM Bintang Timur memiliki berat sekira 65 ton dengan muatan barang campuran yang terdiri dari bahan bangunan semen, besi dan seng, sembako dan 2 kendaraan roda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian material ditaksir lebih dari Rp 500 juta.

Lebih lanjut, kata dia, KM Bintang Timur tiba di Tideng Pale sekira pukul 11.00 Wita, kemarin dan akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Malinau. Saat tiba, kapal segera melakukan kegiatan bongkar muat barang. Setelah selesai, air mulai surut. Mereka pun menunggu untuk kembali melanjutkan pelayaran.

Namun nahas, sekira pukul 17.45 Wita kapal mengalami kebocoran sehingga dengan sigap Anak Buah Kapal (ABK) segera memompa air keluar. Namun upaya itu tidak berhasil. Yang terjadi, air malah semakin bertambah dan karena kebocoran yang dialami kapal semakin besar, air seketika memenuhi seluruh ruangan kapal. Kru kapal segera berupaya melakukan evakuasi barang. Warga yang melihat hal itu segerah ikut membantu, begitu pun kapal barang lainnya yang kebetulan sedang melintas.

Hingga pukul 20.10 Wita kapal evakuasi barang sudah tidak dapat dilakukan karena kapal sudah dalam keadaan tenggelam, sehingga membahayakan jiwa manusia jika dipaksanakan melakukan proses evakuasi barang. Jumlah barang yang diselamatkan menurut pantauan H. Asnar, hanya sekira 20 pesen saja, sementara yang lainnya sudah tenggelam. Itu pun yang bisa diselamatkan hanya barang yang terbuat dari plastik maupun barang yang terbungkus plastik. Barang-barang lainnya yang tidak dapat diselamatkan berada di bawah palka atau bagian dasar kapal, diantaranya semen dan bahan bangunan lainnya.

“Kita himbau supaya tidak masuk dalam palka, lebih baik barangnya hilang daripada nyawanya,” jelasnya pada Kaltara Pos.

“Apa segala itu, segala semen, segala seng itu kan di bawah naruhnya, genset segala itu,” kata Asnar dengan logat khasnya.

Saat ini, nahkoda dan ABK sudah ditangani oleh pihak kepolisian. Sementara kapal masih menunggu pemiliknya dari Malinau diperkirakan tiba dalam waktu 5 jam. Pemilik kapal sengaja dipanggil untuk menarik bangkai kapalnya lantaran dikhawatirkan jika kapal terus terikat di pelabuhan, maka akan membuat pelabuhan hanyut terbawa arus sungai yang deras. “Dugaan sementara karena kebocoran itu,” tutup H Asnar. (kj)


BACA JUGA

Rabu, 23 Mei 2018 13:16

Nekat Kirim Sabu ke Bunyu, Pria Ini Dibekuk Polisi

TARAKAN – Ada saja modus yang digunakan pelaku mengedarkan sabu, seperti yang dilakukan pria ini…

Rabu, 23 Mei 2018 13:11

Pelaku Pencurian dan Penodongan ‘Senpi’ Dibekuk Polisi

TARAKAN – Pelaku pencurian yang menggunakan senjata api untuk menodong korbannya di masjid Jami…

Rabu, 23 Mei 2018 13:09

Divonis 14 Tahun Penjara, Terdakwa Minta Keringanan

TARAKAN - Kasus yang menjerat terdakwa, Samsul mengalami beberapa kali penundaan sidang putusan. Namun,…

Rabu, 23 Mei 2018 12:52

Polisi Belum Dapat Tangkap Pelaku Pembuangan Bayi

TARAKAN – Kasus pembungan bayi yang terjadi di Kelurahan Pantai Amal, terus diselidiki polisi.…

Senin, 21 Mei 2018 15:32

Nah! Bukan Pasutri Ketahuan Berduaan di Kamar

TARAKAN - Bukannya memanfaatkan bulan ramadan untuk menjalankan ibadah, pasangan bukan suami istri ini…

Senin, 21 Mei 2018 15:14

Sudah Curi 2 Handphone, Pelaku Todong Korban Pakai Senjata Api

TARAKAN - Kaget sudah pasti yang dirasakan pria yang yang sehari-hari bertugas sebagai pengurus masjid…

Senin, 21 Mei 2018 15:04

Terdakwa Minta Hakim Ringankan Hukuman

TARAKAN -  Rasa penyesalan tidak henti-hentinya diucapkan oleh Sarifudin saat mendengar majelis…

Senin, 21 Mei 2018 15:02

Jadi Jalur Senyap Teroris

TARAKAN – Setelah sempat dihebohkan dengan beredarnya video terduga teroris, AS yang menyebar…

Senin, 21 Mei 2018 11:15

Ada Bibit Radikalisme di Tarakan

TARAKAN - Beredarnya video diduga teroris, Kamis (17/5) lalu, membuat warga Tarakan was-was. Pasalnya,…

Senin, 21 Mei 2018 11:11

Diperiksa di Bandara, Sebut Ransel Berisi BOM

TARAKAN – Di saat masyarakat tengah dihebohkan dengan aksi terorisme, pria ini malah bikin ulah.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .