UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Senin, 22 Januari 2018 12:18
Dilibatkan Ibunya Selundupkan Sabu, Begini Kondisi Bocah 6 Tahun Ini..

PROKAL.CO, NUNUKAN - Kasus sabu-sabu yang menjerat dua wanita yang merupakan Warga Negara Asing (WNA), masih dalam pengembangan pihak kepolisian. Kedua tersangka ini masih ditahan di Rutan Polres Nunukan.

Namun di balik kejahatan yang dilakukan pelaku, ada yang membuat prihatin. Adalah F, anak salah satu pelaku berinisial MD yang saat ditinggal ibunya yang sedang dipenjara. Nasib bocah 6 tahun tersebut cukup memprihatinkan. Pasalnya F dilibatkan ibu kandungnya dalam menyelundupan sabu-sabu seberat 750 gram dari Malaysia, yang disembunyikan di dalam sandal, belum lama ini.

Meskipun bocah malang tersebut tidak terjerat persoalan hukum, namun dia harus berpisah dengan ibunya yang harus ditahan di rumah tahanan Mapolres Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi SIK melalui Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, saat ini F masih ditangani pihaknya meskipun bukan dalam proses hukum.

"Diasuh dan ditangani di asrama Polwan oleh anggota kami. Hingga saat ini masih kami upayakan melakukan komunikasi dengan pihak keluarganya yang ada di Malaysia," ungkapnya kemarin.

Berdasarkan komunikasi terakhir yang dilakukan pihaknya, nenek bocah tersebut akan datang ke Nunukan untuk membawa F kembali ke Malaysia. "Info yang kita dapatkan seperti itu. Kita juga masih menunggu, apakah benar-benar anak itu akan diambil oleh neneknya kita juga masih menunggu. Tentunya kita berharap pihak keluarganya segera datang, karena juga berkaitan dengan kondisi psikologis si anak nantinya," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, dua tersangka MA dan MD ditangkap di Jalan Cik Di Tiro (Porsas), Kelurahan Nunukan Timur, Senin (15/1). Saat itu terdapat pula seorang bocah perempuan yang juga turut diamankan yakni F.

Keduanya kedapatan membawa sabu-sabu yang disimpan di dalam dua pasang sandal milik dua tersangka, dan sepasang sandal milik F. "Ini modusnya disimpan di dalam sandal. Kita curiga kenapa tasnya diamankan dia tidak panik, tetapi justru yang berusaha disembunyikan sandalnya. Setelah kita angkat sandalnya ternyata berat, akhirnya dibuka isinya sabu," jelas Wakapolres Nunukan Kompol Riza Muchtar SIK beberapa waktu lalu.

"Setelah diperiksa sandal tersebut dengan cara dibuka lemnya, ditemukan sabu-sabu sebanyak 19 bal (751,35 gram). Setiap satu sepatu atau sandal berisi 6 bal," lanjutnya.

Diterangkannya, kedua kurir sabu tersebut dijanjikan upah sebesar RM 3000 atau senilai Rp 9 juta oleh seseorang yang disebut sebagai Mama Haji jika berhasil meloloskan sabu-sabu tersebut. Mama Haji sendiri tercatat pernah menjadi narapidana di Makassar dan divonis 6 tahun penjara.

"Mama Haji kini masuk DPO pemilik sabu-sabu tersebut, dia menitipkan barang sabu untuk dibawa kedua kurirnya ke Pare-Pare dari Tawau. Si Mama Haji berangkat bersama kurir dalam satu perahu menuju Nunukan, lewat pelabuhan tak resmi," terangnya

"Di Nunukan Mama Haji berpencar dengan kurir tadi ini dan berjanji bertemu di Pare-Pare. Lalu menitipkan sabu ke dalam sandal yang sudah dimodif sedemikian rupa dan menyuruh kedua kurir dan juga anak dari MD untuk memakai sandal tersebut," lanjutnya.(*/say)


BACA JUGA

Jumat, 18 Maret 2016 23:20
BANDARA

Masih Kurang Lighting, Bandara Juwata Termasuk Kategori Terbaik

<p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>TARAKAN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .