UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

PEREMPUAN

Senin, 29 Januari 2018 10:59
Sempat Hidup Susah, Kini Nikmati Hasil Kerja Keras
Yeyen Purwiyanti, S.Pd., M.Pd.

PROKAL.CO,  

WALAUPUN mendapatkan beasisiwa yang membawanya menempuh pendidikan di universitas besar di Pulau Jawa, namun harus kembali mengikuti orang tua yang selalu berpindah-pindah tugas kerja, sehingga membuat Yeyen kehilangan kesempatan kuliah di universitas besar di Jawa.

Dia pun harus melanjutkan pendidikan di perbatasan Indonesia, yakni di Universitas Borneo Tarakan (UBT) Provinsi Kaltara. “Sebenarnya dulu maunya kuliah di Jawa. Tapi karena orang tua pindah lagi jadi saya harus ikut dan meninggalkan kesempatan itu,” ujarnya.

Meskipun harus duduk di bangku kuliah di daerah perbatasan, namun ternyata Yeyen tidak menyesal sama sekali. Pasalnya dia merasa mendapatkan pendidikan di bangku kuliah yang tidak kalah dengan universitas besar yang ada di daerah Jawa.

“Awalnya sempat merasa gimana ya kalau kuliah di perbatasan. Namun ketika saya masuk UBT, ternyata apa yang saya khwatirkan malah kebalikannya. Karena UBT tidak kalah dengan Kampus besar lainnya. Bahkan setelah lulus di UBT, saya malah berhasil memenuhi impian saya yaitu kuliah di universitas besar yang ada di Jawa,” imbuhnya.

Lulus di UBT dengan menyandang gelar cumlaude atau lulusan terbaik, akhirnya membuat Yeyen memiliki kesempatan untuk menlanjutkan studi-nya di Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

“Pada saat itu saya kaget bisa menjadi salah satu lulusan terbaik di UBT, dan yang lebih mengejutkan lagi, saya malah dapat beasiswa yang kembali mengingatkan saya tentang mimpi saya dulu, yaitu balik kampung dan kuliah di sana,” ucapnya.

Mendapatkan gelar cumlaude dan beasiswa untuk mendapatkan gelar magister, ternyata tidak membuat Yeyen berhenti meneruskan ujian kehidupannya. Di Surakarta sendiri, Yeyen mengaku membantu keluarga mencukupi kebutuhan keluargannya. Dia selalu mencuri waktu luang untuk bekerja membantu orang tuanya yang memiliki penghasilan tidak menentu.

“Kalau diingat masa itu rasanya sakit juga ya, karena hanya saya satu-satunya mahasiswa magister di kelas saya yang kerja. Pulang kuliah saya mengajar les, lalu bantu orang tua jualan kue dan pakaian. Apalagi pada saat itu orang tua hanya punya modal pas-pasan,” kenang Yeyen yang masih ingat kesusahan hidupnya.

Selama 2 tahun harus menjalani kehidupan seperti itu, akhirnya membuat Yeyen mendapatkan kesuksesan yang jauh melebihi cita-citanya dulu. Selain mampu menjadi seorang guru, pada 2017 lalu, Yeyen ditunjuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk menjadi pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk penugasan tahun 2018 di luar negeri.

“Alhamduliah mas berkat semua kesusahan yang saya alami, saya tidak pernah menyerah. Bahkan tahun ini saya sudah harus mempersiapkan diri untuk menjadi pengajar Bahasa Indonesia di luar negeri dan itu pemerintah sendiri yang menunjuk saya,” bebernya.(*/osa)


BACA JUGA

Senin, 08 Januari 2018 15:57

Jadi Dokter Melalui Jalur Prestasi

MESKI profesi dokter sudah menjadi impian sejak kanak-kanak, tetapi di tengah jalan Karina sempat meminati…

Senin, 08 Januari 2018 15:56

Ingin Mengabdi di Kota Kelahiran

USAI menempuh pendidikan dan menjalankan kewajiban untuk mendapatkan gelar dokter secara sempurna, kini…

Sabtu, 30 Desember 2017 09:53

Selain Karir, Keluarga Prioritas Utama

SEBAGAI pimpinan salah satu bank di Tanjung Selor tak membuat wanita kelahiran Tarakan, 19 Juni 1980…

Sabtu, 30 Desember 2017 09:51

Tesis Ditolak, Akhirnya Raih Magister Administrasi Publik

DALAM perjalanan hidup dipastikan semua melalui proses dan semuanya ada cerita yang dialami. Begitu…

Sabtu, 30 Desember 2017 09:49

Menjadi Pimpinan Bank Wanita Satu-Satunya Di Bulungan

BULUNGAN ternyata tak pernah sepi dengan wanita yang inspiratif dan cerdas, buktinya selalu ada saja…

Selasa, 26 Desember 2017 10:42

Bahagia Bisa Ikut Mengajar di Rumah Belajar

GADIS berhijab dan ramah ini bertugas di Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP), meski beberapa…

Selasa, 26 Desember 2017 10:41

Jadi Polisi Terkadang Terkuras Emosi Dari Pada Tenaga

TIDAK semudah membalik telapak tangan, agar impian tercapai menjadi seorang anggota Polisi Republik…

Selasa, 26 Desember 2017 10:40

Suka Olahraga dan Bangga Jadi Abdi Negara

EGA menceritakan awal sebelum menjadi polwan, saat lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA), ia berpikir…

Selasa, 26 Desember 2017 10:38

Suka Traveling, Dapat Pengalaman Baru

TERTARIK dengan tantangan dan penuh rasa ingin tahu terhadap tempat-tempat yang dinilai memiliki keindahan…

Selasa, 26 Desember 2017 10:34

Bangga Kuliah di Daerah Sendiri

BUKAN rahasia umum lagi, negara ini memiliki kepulauan yang luas dan memiliki lebih dari 220 juta penduduk.…

Hobi Cover Lagu Melow dan Dangdut

Suka Pelajaran Biologi dan Aktif Berorganisasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .