UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

RAGAM

Selasa, 30 Januari 2018 16:32
Satu Warga Belum Ditemukan, Satu ABK Jatuh Lagi ke Sungai

Diduga Terseret Arus saat Bekerja di Kapal Penambang Pasir

KORBAN BERTAMBAH : Korban laka air di Malinau bertambah, Basarnas dari Pos Tarakan terus lakukan pencarian. Satu korban yang sebelumnya ditemukan. (BASARNAS FOR KALTARA POS)

PROKAL.CO, MALINAU – Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) kembali terjadi di Malinau, tepatnya di Muara Bengalun Kabupaten Malinau, Senin (29/1). Kejadian ini diketahui Basarnas sekira pukul 13.30 Wita. Bahwa salah satu Anak Buah Kapal (ABK) Sandrego terjatuh ke sungai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltimra) Gusti Anwar Mulyadi, melalui Kasi Operasi dan Siaga Octavianto mengatakan, setelah menerima informasi tersebut pihaknya segera berkoordinasi dengan BPBD Malinau, Polres Malinau, Dinas Perhubungan Malinau dan masyarakat setempat untuk melaksanakan pergerakan pencarian korban jatuh. Selain itu juga Kodim Malinau, Satpol PP Malinau, PMI dan Masyarakat.

Korban adalah Muslimin (36) yang diketahui bekerja sebagai penambang pasir di Kapal Sandrego. Ia dikabarkan terjatuh saat sedang melakukan aktivitasnya menambang pasir. Selain Muslimin, tim SAR juga masih melakukan pencarian terhadap Norma (36) korban yang terseret di sungai Mentarang Jumat (26/1) lalu yang saat ini belum ditemukan.

Kepala Pos SAR Tarakan, Manangap Hutajulu yang saat ini sudah 4 hari berada di Malinau mengatakan, pencarian sudah dilakukan sejak pukul 07.30 hingga pukul 17.00 Wita kemarin. Termasuk memperluas titik pencarian, namun belum juga membuahkan hasil.

Selain itu, tadi malam juga tim kembali menambah pos di Pelabuhan Malinau. Semula pos hanya di Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat. Ini dilakukan menyusul adanya korban baru yang juga jatuh ke sungai.

Meski tidak dapat melakukan aktivitas pencarian di sungai, namun Manangap mengakui pihaknya tetap melakukan pemantauan di posko. “Kita tetap pantau dari posko sembari menunggu informasi-informasi juga dari masyarakat,” urainya.

Sementara itu, Camat Malinau Barat Rolland Rudiyanto, S.STP, M.Si mengatakan, pencarian para korban ini sejatinya direncanakan akan dilakukan hingga pukul 22.00 Wita. Namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, pencarian dihentikan menyusul terjadinya hujan.

Selain itu, kondisi juga sedang hujan dan arus juga semakin deras. “Pencarian terus dilanjutkan, tapi untuk hari ini hasilnya nihil,” urainya mengatakan pencarian akan dilanjutkan hari ini.

Sebelumnya, dua warga juga hilang terseret Sungai Mentarang. Setelah beberapa hari dilakukan pencarian, satu dari dua korban hilang terseret arus Sungai Mentarang akhirnya ditemukan tim gabungan, Minggu (28/1). Namun korban bernama Paulus Lakai (53) itu sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Ia ditemukan sekitar 1 kilometer dari posko pencarian yang dipusatkan di lokasi kejadian yakni, Sungai Mentarang, Desa Tanjung Lapan, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau. 

Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltimra) Gusti Anwar Mulyadi melalui kasi operasi dan siaga Octavianto menerangkan, korban berhasil ditemukan sekira pukul 09.00 Wita di hilir posko pencarian dan langsung dievakuasi mengunakan RIB Pos Sar Tarakan. “Jenazah selanjutnya dibawa menggunakan ambulans ke RSUD Malinau,” katanya.

Unsur SAR yang terdiri dari Pos SAR Tarakan, Polres Malinau, Kodim Malinau, BPBD Malinau, Satpol PP Malinau, PMI, RAPI dan masyarakat. Proses pencarian hari kedua ini kembali menyusuri sepanjang Sungai Mentarang maupun anak sungai. Sekira pukul 9.00 Wita, masyarakat yang ikut dalam pencarian kembali menemukan sosok mayat dan melaporkan pada tim sar untuk selanjutnya dilakukan proses evakuasi.(kj)


BACA JUGA

Kamis, 01 Februari 2018 11:06

Korban Menghilang di Sungai Mentarang Belum Ditemukan

MALINAU - Proses pencarian hari kelima korban kecelakaan di Perairan Sungai Mentarang, Desa Tanjung…

Selasa, 30 Januari 2018 16:34

“Malinau akan Tenggelam”

MALINAU – Ada peristiwa heboh saat terjadi Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) di Sungai Mentarang.…

Senin, 29 Januari 2018 11:21

Satu Korban Hilang di Sungai Mentarang Berhasil Ditemukan

MALINAU – Satu dari dua korban hilang terseret arus Sungai Mentarang akhirnya ditemukan oleh tim…

Jumat, 29 Desember 2017 11:28

BPJS Mati, Beberapa Kali Dibawa ke Dukun

“Hasrat hati ingin memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai.” Inilah kalimat yang diucapkan…

Selasa, 19 Desember 2017 21:54
TARAKAN

Lanud Tarakan Raih Penghargaan Pengelolaan Keungan Terbaik

TARAKAN - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Lanud Tarakan. Dibawah kepemimpinan Kolonel Pnb Didik…

Kamis, 14 Desember 2017 18:39

Khidmat, Telkom Sukses Gelar Peringatan Maulid Nabi

TARAKAN – Suasana khidmat, haru dan menyentuh perasaan menyeruak dari para peserta acara peringatan…

Kamis, 07 Desember 2017 09:47

Gantikan Rustan, Armin Arifuddin Jabat Ketua PNK yang Baru

TARAKAN – Setelah melalui proses yang panjang Armin Arifuddin resmi pimpin PNK Tarakan. …

Rabu, 06 Desember 2017 23:22

Warga Pedalaman Protes, MAF Terbang Bersyarat

Senin, 27 November 2017 lalu menjadi momen yang tak akan dilupakan warga pedalaman di Bumi Benuanta…

Selasa, 05 Desember 2017 21:01

Cuaca Buruk, Pasien di Long Bawan Tak Dapat Diselamatkan

Berbekal informasi dari Henry yang mengaku sulit menjangkau pedalaman kecuali dengan pesawat, saya pun…

Senin, 04 Desember 2017 23:55

Lambat Tertolong, Bayi Henry-Marlena Meninggal

Bukan rahasia lagi jika warga yang tinggal perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Kalimantan Utara…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .