UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

RAGAM

Kamis, 01 Februari 2018 11:06
Korban Menghilang di Sungai Mentarang Belum Ditemukan
PENCARIAN : Tim gabungan saat melakukan pencarian korban yang hilang di Sungai Mentarang, Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat. (BASARNAS KALTIMRA UNTUK KALTARA POS )

PROKAL.CO, MALINAU - Proses pencarian hari kelima korban kecelakaan di Perairan Sungai Mentarang, Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau, belum membuahkan hasil. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Gusti Nawar Mulyadi melalui Kasie Operasi dan Siaga Acotavianto menjelaskan, pencarian korban, Norma

 Umur (38) yang dilakukan tim Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan hingga Rabu, 31 Januari, tak kunjung ditemukan meski lokasi pencarian telah diperluas dari 42,7 kilometer.

"Waktu tempuhnya

5 Jam 40 Menit dengan perkiraan Cuaca cerah mendung," jelasnya melalui siaran pers, sekira pukul 20.21 Wita, kemarin.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, operasi pencarian dari tim gabungan dihentikan semetara dan rencana akan dilanjutkan kembali. "Dihentikan dulu. Besok (Hari ini,Red.) akan dilanjutkan penyisiran area lagi," tuturnya.

Sebelumnya dikabarkan, empat hari sudah perahu ketinting yang terbalik di Sungai Mentarang, Jumat (26/1) lalu. Namun pencarian korban, Norma hingga kini masih belum ada tanda-tanda ditemukannya. Di waktu yang berbeda, salah seorang penambang pasir, Muslimin jadi korban menghilang setelah terjatuh ke sungai saat menjalankan aktivitasnya, Senin (29/1).

Hingga saat ini belum juga berhasil ditemukan oleh tim Sar yang terdiri dari Pos Sar Tarakan, TNI dan Polri serta instansi lainnya yang tergabung dalam proses pencarian. Tidak hanya itu, personel juga dibantu oleh masyarakat setempat.

Diketahui pula, jumlah armada yang diturunkan untuk melakukan pencarian juga bertambah, yakni sebanyak 22 unit armada. jumlah armada yang diturunkan pada operasi sar ke-4 untuk korban ketinting terbalik yakni Norma dan operasi sar hari kedua untuk korban Muslimin penambang pasir bertambah.

Sebelumnya, armada yang digunakan hanya Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Sar Tarakan dan ketinting masyarakat. Namun untuk pencarian yang dilakukan banyak warga yang datang berbondong-bondong untuk membantu melakukan pencarian. Lebih rinci dia menyebutkan, armada tersebut yakni 1 RIB, 6 speed boat dan 15 Perahu ketinting. "Tim banyak mendapatkan bantuan dari warga sekitar," terang Octavianto. (bar)

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Maret 2016 22:46

WASPADA! Pasir di Jalan Sabanar Lama Menebal, Warga Khawatir

<p>TANJUNG SELOR &ndash; Kebersihan dan keindahan sepertinya tidak dapat dipisahkan. Tetapi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*