UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 05 Februari 2018 16:25
‘Serang’ Postingan Paslon, Pemilik Akun Facebook Dipolisikan

PROKAL.CO, TARAKAN - Menjelang Pilkada serentak 2018, para pendukung pasangan calon (paslon) mulai mempromosikan visi dan misi paslon di sejumlah media sosial (medsos). Tidak hanya itu, di sejumlah grup medsos saat ini banyak juga ditemui ujaran antar para pendukung paslon. Bahkan ada ujaran sesama pendukung paslon yang merugikan pihak lain, sehingga dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subag Humas Polres Tarakan, Ipda Taharman mengatakan, pihaknya baru-baru ini menerima sebuah aduan mengenai pencemaran nama baik yang dilakukan oknum pendukung paslon di sebuah grup medsos facebook. Dalam laporan tersebut diketahui, salah seorang anggota partai melaporkan sebuah akun facebook lantaran dianggap menghina partai.

“Laporannya sudah kita terima, namun kita belum bisa sebutkan nama partai dan nama akun yang dilaporkan. Karena ini masih sebatas aduan, dan kita masih melakukan penyelidikan apakah laporan tersebut bisa ditingkatkan ke penyidikan,” ungkapnya.

Ditambahkan Taharman, laporan tersebut berawal saat salah satu pengurus partai memposting gambar salah satu paslon. Dari postingan tersebut banyak mengomentarinya, hingga akhirnya seorang pemilik akun memberikan komentar yang dianggap memprovokasi.

“Inisial akunya itu ID, jadi pelapor menganggap postingan tersebut berbau fitnah dan menyebarkan ujaran kebencian terhadap partainya,” bebernya.

Dari laporan tersebut, lanjutnya, pihak kepolisian sudah meminta keterangan dari pelapor dan masih menunggu keterangan dari pemilik akun. Diketahui hingga saat ini, pemilik akun tersebut belum berada di Kota Tarakan sehingga pihak kepolisian masih melantarkan surat panggilan terhadap pemilik akun yang dilaporkan.

“Kemarin pemilik akunnya berada di Berau, dan kita masih melakukan pemanggilan pertama terhadap pemilik akun. Kalau tidak diindahkan baru kita melakukan penjemputan paksa,” jelasnya.

Dibeberkan Taharman, nantinya usai melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan akun yang dilaporkan, baru pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk memastikan langkah apa yang akan diambil oleh penyidik. “Nanti kita lihat apakah bisa kena dipidanakan atau bagaiamana. Intinya sampai saat ini masih kita langkahkan,” tuturnya.

Terkait sudah adanya laporan tersebut, Taharman meminta kepada masyarakat untuk pintar menggunakan kata-kata dalam memposting komentar di medsos. Apalagi saat ini menjelang pilkada, sejumlah berita hoax yang dianggap memprovokasi sudah banyak ditemui. “Kalau memang terbukti melanggar undang-undang ITE, bisa jadi masyarakat yang dilaporkan akan dipidanakan akibat komentar yang mengandung ujaran kebencian,” pungkasnya. (zar)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .