UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 09 Februari 2018 12:52
Kejar-kejaran dengan Petugas, Diwarnai Tembakan Peringatan

PROKAL.CO, TARAKAN – Berusaha menyeludupkan rotan ilegal, Firdaus dan Rahmat pun menggunakan segala cara. Salah satunya dengan membohongi petugas KSOP Banjarmasin dengan surat rute izin berlayar yang berbeda.

Keduanya pun berhasil ditangkap dan saat ini harus mepertanggungjawabkan perbuatannya di meja hijau. Awalnya aksi kedua pelaku ini berhasil. Namun setelah seminggu melakukan pelayaran, KM Sari Abadi yang dinahkodai oleh Firdaus tertangkap juga.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, kemarin (8/2), beragenda pemeriksaan saksi dari petugas KSOP Banjarmasih bernama Rudi. Saksi mengatakan, terdakwa awalnya mendatangi KSOP dengan menunjukan surat izin berlayar ke Daerah Bitung. Merasa tidak ada masalah mengenai surat izin berlayar itu, pihak KSOP pun menggiziinkan keberangkatan KM Sari Abadi.

“Awalnya itu tanggal 1 November 2017 lalu pak, mereka izin mau berlayar ke Bitung dan kami izinkan karena memang sudah ada surat izinnya. Akan tetapi, ternyata mereka malah mengambil rute yang berbeda, sehingga ditangkaplah mereka dan diamankan hingga saat ini,” ungkapnya.

Melanjutkan kesaksian dari Rudi, saksi lainya yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Bea Cukai Tarakan bernama Nugroho. Dia menjelaskan, saat pihaknya melakukan patroli laut di perairan perbatasan antara perairan Tarakan dengan Perairan Nunukan, tiba-tiba melihat kapal yang bergerak mencurigakan. Sehingga pihak Bea Cukai berusaha untuk mengejar kapal tersebut.

“Saai itu kami melakukan patroli pak. Akan tetapi kapal yang dinakhodai terdakwa muncul dan langsung menghindari kami. Karena curiga kami pun langsung mengejarnya,” jelas Nugroho.

Dalam aksi kejar-kejaran itu cukup dramatis. Bagaimana tidak, petugas sampai menghabiskan 2 selongsong peluru pistol. Pasalnya saat diberi peringatan mereka tidak mau berhenti. Hingga diberikan tembaka peringatan berkali-kali.

Akhirnya Bea Cukai yang dibantu petugas Polair Polres Tarakan berhasil membuat Firdaus dan Rahmat menyerah. Keduanya ditangkap beserta barang bukti rotan yang akan diseludupkan ke Malaysia.

“Kami kejar mereka malah tambah melaju pak. Bahkan ada Polair yang membantu kami dengan memberikan tembakan peringantan. Tapi mereka tetap tidak peduli, meski akhirnya tertangkap,” lanjutnya.

“Ketika ditangkap kami melihat mereka tidak memiliki dokumen resmi barang bawaan dan dokumen perkapalan. Apalagi mereka juga mengaku kalau rotan yang mereka bawa itu mau diperjualbelikan di Tawau atau negara Malaysia,” pungkasnya.

Mendengarkan keterangan sasksi, Firdaus dan Rahmat pun mengakuinya. Meskipun mengaku, namun kedua terdakwa itu tetap enggan membongkar identitas pemilik rotan ilegal yang jumlahnya sekira hampir 1 ton itu.

“Yang dikatakan saksi itu benar pak, tapi kami tidak tahu jumlah pasti rotannya. Karena kami hanya disuruh oleh seseorang untuk membawa kapal itu ke Tawau. Kami juga tidak tahu pak, siapa pemilik dari kapal itu karena yang mneyuruh kami juga kami tidak kenal,” imbuhnya. Sidang akan dilanjutkan pekan depan setelah diskor oleh hakim.(*/osa)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 12:03

Sally Terancam Hukuman Seumur Hidup?

TARAKAN – Kasus bayi freezer dengan terdakwa ibu kandungnya sendiri, Sally kini sudah masuk persidangan.…

Kamis, 15 Februari 2018 16:03

Curi Helm, Dua Pelaku Terekam CCTV

TARAKAN – Aksi pencurian helm yang terjadi beberapa kali membuat warga resah. Namun kali ini,…

Kamis, 15 Februari 2018 15:58

Periksa 26 Saksi, Polisi Tunggu Hasil Uji Laboratorium

TARAKAN - Penyidik Satreskrim Polres Tarakan masih terus melakukan penyelidikan kasus keracunan massal…

Rabu, 14 Februari 2018 10:49

Mau Main Game Online Gak Punya Duit, Curi Ampli dan Speaker Masjid

TARAKAN – Entah apa yang dipikirkan pemuda berinisial MS (19) ini. Lantaran tidak memiliki pekerjaan…

Rabu, 14 Februari 2018 10:46

Lama Dalam Pelarian, Pengedar Sabu Berhasil Dibekuk

TARAKAN – Badri akhirnya meringkuk di tahanan setelah sekian lama berhasil mengelabui polisi dalam…

Rabu, 14 Februari 2018 10:41

Divonis 5 Bulan, Terpidana Judi Remi Bersyukur

TARAKAN – Berbeda dengan sidang-sidang sebelumnya yang dijalani SL, RS, HS, NS, dan MY, dengan…

Rabu, 14 Februari 2018 10:39

Ngaku Anak Sakit, Mencuri di Rumah Tetangga

TARAKAN – “Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat, tapi juga kesempatan”. Mungkin…

Selasa, 13 Februari 2018 11:44

Curi Genset Lalu Dijual, Paman Dipolisikan

TARAKAN – Nasib tragis menimpa Teguh. Selain ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian…

Selasa, 13 Februari 2018 11:43

Avsec Bandara Loloskan Sabu, BNNP Kaltara Ngaku Kecolongan

TARAKAN – Baru-baru ini pihak Direskoba Polda Kaltim berhasil mengamankan Abdul Rajak (48) oknum…

Selasa, 13 Februari 2018 11:40

Pinjam Motor Teman, Eh..Malah Digadaikan

TARAKAN – Air susu malah dibalas air tuba. Mungkin ungkapan itu cocok untuk terdakwa bernama Dika.…

Curi Helm, Dua Pelaku Terekam CCTV

Periksa 26 Saksi, Polisi Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Habis Dikarate, Eh.. Minta Rujuk Lagi

Mau Transaksi Sabu-Sabu, Pemuda Ini Dibekuk Polisi

Minim Alat Pendekteksi Narkotika, Kemampuan Avsec Diperkuat

Terdakwa Oknum Sipir Lapas Hadirkan Saksi Guru Besar Unair

Hipnotis Murid SD Utama 1, Wanita Misterius Bawa Kabur Perhiasan

Awasi Pilkada, Polisi Bentuk 3 Satgas

Sally Terancam Hukuman Seumur Hidup?
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .