UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 10 Februari 2018 12:17
Sudah 5 Hari Napi Titipan dari Berau Dikabarkan Kabur

Proses Asimilasi, Pihak Lapas Belum Berkomentar

PROKAL.CO, TARAKAN – Seorang warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan dikabarkan kabur dari sel. Dari informasi yang berhasil dihimpun Kaltara Pos, warga binaan atau narapidana (napi) berinisial RN itu kabur sejak Senin (5/6) lalu.

Diungkapkan salah satu sumber terpercaya kepada Kaltara Pos, RN merupakan napi titipan dari Lapas Tanjung Redeb, Berau. Padahal masa hukumannya hampir selesai. “Sisa hukumannya itu adalah 6 bulan dan mengajukan asimilasi dan disetujui. Makanya dia diizinkan keluar lapas  pada pagi hari dan kembali pada sore hari. Tapi saat itu dia keluar dan tidak kembali lagi,” ungkapnya.

Lantaran tak kembali, pencarian terhadap RN pun dilakukan. Namun hingga kemarin (9/2), belum ada kabar kembalinya RN ke Lapas Tarakan. “Biasanya dia kalau keluar naik motor,” imbuhnya.

Kaltara Pos pun mencoba mengonfirmasi kebenaran kaburnya salah satu napi itu kepada Kepala Lapas (Kalapas) Tarakan. Namun saat mendatangi Lapas Tarakan, Kamis (8/2), menurut keterangan petugas portir yang berdinas, Kalapas Tarakan, RB. Danang sedang mengikuti diklat di Jakarta. Sedangkan pejabat lainnya yang berwenang juga sedang berdinas di luar kota.

Kemudian Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan (Binadik) Lapas Tarakan, Baliono saat dikonfirmasi via telepon selulernya juga tidak mendapatkan jawaban. Hanya saja, melalui pesan singkat Baliono menjawab juga sedang berada di luar kota. “Oh maaf, saya masih diluar kota, hari ini baru mau balik.tks,” ujar Baliono melalui chat Whatshapp, Kamis (8/2).

Jumat (9/2) kemarin, Kaltara Pos mencoba kembali melakukan konfirmasi, namun Kalapas Tarakan, RB. Danang dan Kasi Binadik, Baliono dihubungi lagi melalui sambungan telepon, tidak menjawabnya.

Kaburnya napi Lapas Tarakan sendiri bukan kali ini terjadi. Terakhir kalinya, kaburnya napi Lapas Tarakan terjadi pada September 2017 lalu atau sekira 5 bulan lalu. Yakni napi bernama Redrik Romandoni alias Doni.

Kabar kaburnya napi (Lapas) ini sempat membuat heboh media sosial setelah diposting salah satu akun facebook di grup PDKT. Dalam postingan tersebut juga terpampang foto napi tersebut dengan caption yang memohon bantuan agar melapor jika menemukan narapinada tersebut.

Doni merupakan napi desersi dari TNI AD yang mendapatkan vonis hukum 9 bulan dan pidana tambahan dipecat dari TNI AD. Padahal kala itu masa hukumannya itu tinggal 2 bulan. Kaburnya Doni saat itu berawal saat dia meminta izin kepada Kalapas untuk mengurus buku rekeningnya di Bank Republik Indonesia (BRI). Pengurusan tersebut memang hanya urusan tanda tangan, sehingga diizinkan keluar Lapas pada 30 Agustus lalu.

Terus selesai dari BRI, dia izin lagi ke rumah mertuanya di Jalan Ladang. Tapi tetap dikawal memang dari awal sama anggota kita. Sampai di Ladang, sekira pukul 15.30 Wita, bertemulah Doni dengan orang yang diakuinya sebagai mertuanya. Namun karena terlalu percaya, sehingga petugas itu lalai. Dia meninggalkan Doni Doni di rumah mertuanya. Saat itu petugas bermaksud pulang mandi sebentar dan akan segera kembali. Namun saat kemali lagi ke Ladang, Doni sudah tidak ada di rumah tersebut.(zar)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .