UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 12 Februari 2018 11:50
Perampok Tambak Minta Hukumannya Diringankan

PROKAL.CO, TARAKAN – Punya modal wajah menakutkan dan tindakannya bisa menghilangkan nyawa orang, perampok tambak yang satu ini justru ciut saat berada di depan hakim yang mengadilinya. Ya, itulah yang ditunjukkan terdakwa kasus perampokan bernama Anwar saat didudukkan di bangku persidangan belum lama ini.

Awalnya, pria yang sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) aparat Polres Tarakan ini pasrah dituntut dengan hukuman 2,6 tahun penjara yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan. Dia juga terlihat tertunduk lesu dan tak segan mengakui perbuatannya sebagai perbuatan tercela.

“Karena terdakwa terbukti telah melanggar pasal 365 KUHP, maka terdakwa saya tuntut selama 2,6 tahun kurungan penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata JPU pengganti Junaidi SH.

Tuntutan JPU itu ternyata tak membuat Anwar membela diri. Majelis Hakim yang melihat Anwar bingung memintanya untuk menyampaikan pembelaan untuk meringankan hukumannya. “Pembelaan saya ini aja bu, saya merasa bersalah dan tidak akan mengulanginya lagi. Kalau hukuman, saya tidak mau dikurangi. Segitu cukuplah bu,” ungkap Anwar.

Jawaban Anwar tentu saja membuat hakim harus mengulangi arahannya sehingga membuat Anwar berubah pikiran. “Ini kamu kan diberikan waktu untuk mengajukan pembelaan, sebenarnya kamu mengerti atau tidak. Tapi kalau kamu mau dihukum 2,6 tahun penjara tanpa pengurangan hukuman, ya sudah itu hak kamu,” jelas hakim Kurniasari Alkias SH.

Sadar telah menyia-nyiakan kesempatan mendapatkan hukuman yang lebih ringan, Anwar langsung menarik perkataannya dan memohon kepada Majelis Hakim untuk mengurangi hukumannya. “Saya kira tadi hukuman saya mau dinaikkan bu. Kalau lebih ringan, saya mau bu. Saya mohon, saya mempunyai anak dan isteri bu dan saya tidak mau di dalam Lapas lama-lama bu,” pintanya.

Mendengar jawaban Anwar yang berubah-ubah, Majelis Hakim langsung menegurnya. “Makanya, kalau hakim menjelaskan, kamu dengarkan. Dimintai untuk memberikan pembelaan, malah tidak mau. Karena agenda sidang kali ini telah berakhir, maka sidang akan kita lanjutkan kembali pada tanggal 15 Februari dengan agenda putusan,” tutup Kurniasari.

Dalam sidang sebelumnya, Bripda Fredi yang hadir sebagai saksi mengatakan, Anwar merupakan DPO pihak kepolisian karena banyaknya laporan perampokan di laut. “Terdakwa ini memang target kami pak. Jadi pihak saya mengumpulkan segala laporan dan bukti untuk menangkap dan membuat terdakwa dihukum,” katanya.

Fredi juga sempat menjelaskan beberapa kasus perampokan yang melibatkan terdakwa. Di mana terdakwa Anwar menggunakan senjata rakitan setiap kali melancarkan aksi perampokannya.

“Ada 2 laporan yang kita terima bu, mengenai perampokan terdakwa di sekitaran Sungai Kembanga. Di mana terdakwa menggunakan senpi rakitan jenis penabur untuk merampok speedboat, mesin kapal dan hasil panen korbannya,” beber saksi.

Meskipun bukti yang dibawa dalam persidangan masih kurang, namun Anwar terlihat sangat menyesali perbuatannya, langsung mengakui semua kejahatannya di hadapan Majelis Hakim.

“Itu semua betul bu, karena memang saya pelakunya dan saya memang menggunakan Senpi kalau merampok,” aku terdakwa. (*/osa)

 


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:43

Modus Jalan-Jalan, Cabuli Anak di Rumah Kosong

TARAKAN – Usianya yang belasan tahun membuat AB (15) sulit untuk mengendalikan hawa nafsunya.…

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

PAD Anjlok, Retribusi Menurun

TARAKAN - Tak tercapainya target Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan tahun 2018, membuat masing-masing…

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .