UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Jumat, 23 Februari 2018 11:47
Mayat Pria Ditemukan Tertelungkup di Belakang Kantor Imigrasi

Diduga Meninggal saat Ingin Buang Air

DIDUGA SAKIT: Rahim ditemukan sudah tak bernyawa di belakang Kantor Imigrasi Nunukan, Kamis (22/2). (POLRES UNTUK KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN - Penemuan sesosok mayat di belakang Kantor Imigrasi Nunukan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kamis (22/2) sekira pukul 09.00 Wita, bikin heboh warga sekitar. Mayat pria paruh baya itu ditemukan terbaring di tanah kosong di lokasi tersebut.

Warga yang sudah memenuhi lokasi penemuan mayat itu langsung melaporkan ke pihak berwajib dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk dilakukan visum.

Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi SIK melalui Kasat Reskrim AKP Ali Suhadak  mengatakan, saat diperiksa identitasnya, mayat tersebut bernama Rahim yang berusia 66 tahun.

Diduga Rahim mengidap penyakit hingga membuatnya meninggal dalam posisi tertelungkup di tanah. Sementara fisik korban tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. "Ada lebam di bagian leher, tapi belum kita ketahui penyebab kematiannya. Kita duga sakit karena kita temukan obat dalam kantong plastik disamping mayat," ucapnya.

Rahim merupakan warga Asal Pangkajenne, Sidrap. Mayat Rahim pertama kali ditemukan warga dalam kondisi tertelungkup. "Almarhum diperkirakan meninggal pukul 07.00 Wita, ritsleting celananya terbuka, diduga dia akan buang air kecil," jelasnya.

Lebih jauh dijelaskannya, Rahim merupakan pria terlantar yang saat ini berada dalam penanganan Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC) Dinas Sosial Nunukan. Selain itu, pria tersebut juga diketahui pernah menjadi pasien di RSUD lantaran penyakit jantung  dan TBC.

Keluarga dari pria tersebut hingga kini belum bisa dihubungi oleh pihak rumah sakit, yang saat ini menangani jenazah tersebut. "Kita serahkan ke pihak RSUD untuk mengurus jenazah karena keluarga belum bisa dihubungi," ucapnya.

Keterangan seorang wanita yang tak ingin disebutkan namanya, dia mengaku pernah menolong pria patuh baya itu bersama temannya. Pasalnya korban merupakan orang terlantar.

"Pertama kali bapak ini ditemukan di Alun-Alun, lalu diurus oleh pihak PMI, dibawa ke RSUD. Kami juga sempat menjenguk dan memberikan bantuan kepada bapak ini, karena keluarganya nggak ada dan bicaranya juga agak susah dimengerti," ungkapnya.

Diungkapkannya, korban sempat akan dipulangkan ke kampung halamannya berkat bantuan dia dan teman-temannya. Namun korban menolak. "Katanya malu pulang ke kampungnya, malu sama keluarganya kalau pulang tapi belum sukses," pungkasnya. (*/say)


BACA JUGA

Jumat, 18 Maret 2016 23:20
BANDARA

Masih Kurang Lighting, Bandara Juwata Termasuk Kategori Terbaik

<p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>TARAKAN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .