UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Selasa, 27 Februari 2018 11:23
Dijebak Petugas, Pelaku Pembuat KTP Palsu Dibekuk

Beraksi di Sebatik Timur, Sebelumnya “Sukses” di Kutim

PROKAL.CO, NUNUKAN – Momen pemilu yang sedang berlangsung di Indonesia saat ini, termasuk di Kaltara, rawan dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk mendulang keuntungan. Salah satunya dengan menerbitkan kartu tanda penduduk (KTP) palsu. Hal ini dikhawatirkan bakal memicu masalah dengan terbitnya KTP ganda atau penggelembungan suara.

Berkaitan dengan hal itu, pihak kepolisian berhasil mengungkap jaringan pembuatan KTP palsu. Pelaku pembuatan KTP palsu ini biasa beraksi di Sungai Nyamuk, Sebatik Timur.

Berdasarkan sumber terpercaya media ini yang tak ingin disebutkan namanya, penangkapan pelaku berinisial BA (35) ini dilakukan pada Sabtu (24/2) sekira pukul 17.10 Wita, di Jalan Ahmad Yani, RT 11, No 84, Dusun Bahagia, Desa Sungai nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur.

Pria tersebut diamankan setelah diduga terkait jaringan pembuatan KTP palsu serta judi togel online oleh tim gabungan BIN, TNI dan kepolisian.

Menurut narasumber media ini, sebelumnya pada Rabu (21/2) sekira pukul 13.30 Wita, aparat mendapat informasi dari masyarakat terdapat seseorang pria yang menawarkan jasa pembuatan KTP palsu.

"Atas dasar informasi tersebut, aparat terkait mengumpulkan data dan keterangan untuk memastikan kejadian tersebut. Benar saja, setelah dilakukan penyelidikan oleh aparat, yang bersangkutan melakukan pembuatan KTP palsu itu," ungkapnya.

Untuk menangkap pelaku, petugas melakukan jebakan dengan melakukan pemesanan KTP palsu tersebut. Hingga pada Sabtu (24/2) sekira pukul 17.10 Wita, tim gabungan langsung mengamankan pelaku dan barang bukti di kediamannya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, tersangka mengakui telah membuat KTP palsu di wilayah Sebatik sebanyak 1 kali. Sebelumnya tersangka juga mengaku memembuat KTP dan Kartu Keluarga (KK) palsu di daerah Kecamatan Waho, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), lebih dari 50 KTP.

Tersangka mengaku telah tinggal di Kecamatan Wahau Kabupaten Kutai Timur sejak Maret hingga Oktober 2017. Selama itu tersangka membuat KTP dan KK palsu bekerja sama dengan oknum pegawai leasing untuk mempermudah pengajuan kredit.

"Selain pembuatan identitas palsu, dia juga merekap judi togel online di wilayah Sebatik sejak bulan Desember 2017 sampai sekarang," tuturnya.

Terkait penangkapan BA, diamankan pula beberapa barang bukti. Yakni 1 unit notebook merek Acer warna putih, 1 tas kecil, 1 unit HP merek Samsung, 2 buku rekapan togel online, 1 KTP palsu, dan kartu identitas pribadi tersangka BA.

Pelaku ternyata juga masih memiliki keterkaitan dengan jaringan pembuatan KTP palsu di Kabupaten Kutai Timur. Utuk tarif, pelaku menerapkan harga Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per KTP.

Kapolsek Sebatik Timur, AKP Oman Purnama saat dihubungi Kaltara Pos terkait kasus ini belum memberikan keterangan. Saat Kaltara Pos coba menghubungi melalui telepon selulernya, tak diangkat.

Sementara itu, Kabag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan terkait kasus itu. “Belum ada laporan dari Polsek Sebatik Timur,” singkatnya.(*/say)


BACA JUGA

Jumat, 18 Maret 2016 23:20
BANDARA

Masih Kurang Lighting, Bandara Juwata Termasuk Kategori Terbaik

<p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>TARAKAN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .