UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 02 Maret 2018 11:37
Kabur ke Bulungan, Pemilik 3 Senpi Rakitan Berhasil Disergap
DITEMUKAN : Puluhan butiran peluru milik pelaku saat polisi menggerebek kediamannya di Kelurahan Pamusian, beberapa waktu lalu. (dok/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN – Setelah menjadi buronan pihak kepolisian akibat memiliki 3 pucuk senjata api (senpi) rakitan, pria bernisial DV berhasil diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polres Tarakan. DV diamankan setelah pihak Polres Tarakan bekerjasama dengan Polres Bulungan. Pasalnya saat ingin diamankan, DV berada di Jalan Bhayangkara, Kabupaten Bulungan.

“Jadi saat diamankan pelaku berada di rumah orang tua angkatnya, dan Ia diamankan pada Rabu lalu (28/2),” kata Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan, Ipda Taharman.

Ditambahkan Taharman, kronologis penangkapan DV sendiri setelah unit Jatanras mengetahui posisi DV yang saat itu berada di Bulungan. Dengan melalui perjalanan darat menggunakan mobil Kasat Reskrim Polres Bulungan, Anggota Jatanras langsung menuju ketempat DV berada.

“Anggota sebelumnya memang sudah lakukan koordinasi dengan Kamtibmas dan kepala adat setempat. Saat dia ditemui, pelaku ini kooperatif sama petugas dan dilakukan komunikasi dengannya,” beber Taharman.

Dari penjelasan DV kepada polisi, Ia melarikan diri ke Bulungan untuk menenangkan diri. Tidak hanya itu, DV juga mengaku sengaja merakit senpi untuk keperluannya berburu di wilayah Kalimantan. “Katanya sih tidak ada niat menjual atau urusan lain, tapi hanya untuk berburu saja,” imbuhnya.

Pria yang berpangkat balok satu itu menambahkan, DV mengatakan, peluru yang ditemukan polisi di rumahnya adalah peluru yang ditemukannya di Pantai Amal. Sedangkan peluru penabur dibelinya saat di Malinau untuk berburu.

Usai mendapatkan penjelasan dari DV, polisi tetap membawa DV untuk kepentingan proses pemeriksaan dan penyidikan. Apalagi saat diamankan, Ia tidak bisa menunjukkan dokumen yang lengkap.

“Kalau tidak memiliki dokumen perizinan yang lengkap. Kita sangkakan dengan Undang-Undang Darurat Ayat 1 Tahun 1951, ancaman pidananya 15 tahun,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu rumah warga di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan Tengah, sekira pukul 11.00 wita, Selasa (20/2) lalu, digeledah Unit Jatanras Polres tarakan untuk mencari barang bukti senpi rakitan.

Petugas pun menemukan tiga pucuk senpi rakitan laras panjang jenis penabur, amunisi dan peluru serta peralatan yang diduga digunakan DV untuk merakit senpi, seperti besi panjang. Semua barang bukti ditemukan di bagian belakang rumah dalam kondisi berantakan. sementara untuk amunisi disimpan di dalam kotak. (zar)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*