UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 05 Maret 2018 11:36
Awal 2018, 3 Nyawa “Gugur” di Jalan

Januari-Maret, Terjadi 18 Laka Lantas

PROKAL.CO, TARAKAN - Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dari Februari hingga awal Maret 2018 ini cukup tinggi. Dari data Satuan lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan, sampai awal Maret ini sudah terjadi 19 kecelakaan lalu lintas di Tarakan.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan Ipda Taharman SKom mengatakan, pada Januari terjadi 5 kecelakaan dengan korban meninggal dunia 1 orang dan total kerugian dari 5 kecelakaan tersebut mencapai Rp 4,3 juta.

“Di bulan Februari itu jumlah kecelakaan meningkat dua kali lipat dari Bulan Januari, yaitu 10 angka kecelakaan yang ada. Dari 10 kecelakaan ini terdapat satu korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Dilanjutkan Taharman, untuk awal Maret ini sudah terjadi 3 kecelakaan dan salah satunya adalah kecelakaan yang terjadi di Jalan Aki Balak, Kelurahan Juata Kerikil, kemarin (3/3). Dari jumlah kecelakaan tersebut, Ia menilai jumlah kecelakaan cukup tinggi terjadi di Tarakan selama dua bulan di tahun 2018 ini.

Untuk rata-rata penyebab terjadi kecelakaan, tambahnya, kebanyakan akibat kelalaian yang ditunjukkan oleh pengemudi saat berkendara. “Kalau karena out control (OC) itu sedikit aja, tapi kebanyakan karena pengemudi sendiri. Rata-rata terjadi antara dua kendaraan, dan itu dikarenakan ada 3 faktor. Yaitu alam, manusia, dan faktornya jalannya sendiri,” bebernya.

Menurut Taharman, dari beberapa faktor terjadinya kecelakaan, memang faktor dari pengendara sendiri cukup mendominasi. Ia memberikan contoh, salah satunya karena banyaknya pengendara yang selalu kebut-kebutan tanpa memerhatikan pengendara yang lain.

“Selain itu karena yang mengendarai anak di bawah umur juga cukup memprihatinkan, karena di usai itu mereka belum stabil membawa motor dan penginnya mau laju terus,” imbuhnya.

Dibeberkan Taharman, untuk daerah rawan yang terjadi kecelakaan paling banyak terjadi di jalan yang jarang dilalui pengendara. Pasalnya, jalan yang sepi kerap kali membuat pengendara berpikir untuk lebih bebas mengendarai dengan kecepatan tinggi.

Di antara di daerah Jalan Aki Balak, Jalan P. Aji Iskandar dan daerah Amal. Untuk daerah perkotaan diakuinya untuk penyebab kecelakaan akibat kebut-kebutan sangat jarang. “Paling kalau di daerah perkotaan itu terjadi akibat senggol-senggolan,” ucapnya.

Tidak hanya faktor jalan yang sepi, namun Jalan Aki Balak dan Jalan P. Aji Iskandar juga tidak memiliki Penerangan Jalan Umum (PJU), juga menjadi faktor terjadi laka lantas di dua jalan tersebut. “Sudah sepi dan laju, kemudian kalau gelap akan lebih rawan terjadinya kecelakaan,” pungkasnya. (zar)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .