UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Selasa, 06 Maret 2018 12:13
Ngaku Hanya Sekali “Indehoy”, Si Pria Dipenjara

Pelajar yang Main Kuda-kudaan dengan Pacar

PROKAL.CO, NUNUKAN - Kasus persetubuhan yang melibatkan pasangan di bawah umur, yakni antara  P dan B telah ditangani polisi. Pelaku adegan yang merupakan seorang pelajar, P (14) dan B (16) sudah diperiksa pihak kepolisian. Sementara si pria, B ditahan telah ditahan di Rutan Polres Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi SIK melalui Kasubbag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan, ditahannya B setelah orang tua korban keberatan anaknya digauli oleh B. Keluarga P juga enggan berdamai dengan pelaku.

"Sudah kami sampaikan upaya jalan damai karena pelaku juga di bawah umur, tapi keluarga korban menolak, karena pelaku ini sempat menolak bertanggung jawab," ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasangan yang berpacaran tersebut mengaku hanya melakukan hubungan badan tak lebih dari satu kali. "Baru sekali, tapi orang tua korban ini cepat mengetahui dari pengakuan korban," terangnya.

Dikatakannya, keduanya melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri di rumah pelaku di Jalan Tanjung Kelurahan Nunukan Barat. "Alasannya pelaku mau bertanggung jawab kalau terjadi apa-apa, dengan kata lain kalau korban hamil," ujarnya.

Korban sendiri diketahui masih bersekolah, sehingga upaya untuk menikahkan keduanya sangat kecil, terlebih usia mereka masih dibawah 17 tahun.

"Masih kita upayakan diversi, sebelum masuk tahapan tuntutan di pengadilan. Ini sudah kita sampaikan upaya diversi karena ditangani unit perlindungan anak, tapi ditolak oleh keluarga korban, sampai nanti masih akan kita sampaikan lagi terkait diversi itu," jelasnya.

Diterangkannya, pelaku terancam dengan pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. "Jadi ancaman minimal 5 tahun dan ancaman maksimal 15 tahun," pungkasnya. (*/say)


BACA JUGA

Jumat, 18 Maret 2016 23:20
BANDARA

Masih Kurang Lighting, Bandara Juwata Termasuk Kategori Terbaik

<p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>TARAKAN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .