UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Selasa, 06 Maret 2018 12:18
Tak Penuhi Panggilan Kejari, Hj. Siti Nuraini Bakal Jadi DPO

PROKAL.CO, TARAKAN – Tak kunjung memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) setelah dua kali dilayangkan surat, Hj. Siti Nuraini terancam masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Seperti diketahi, Hj. Siti Nuraini divonis bersalah sesuai hasil kasasi Mahkamah Agung (MA).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tarakan Rachmad Vidianto melalui Kasi Pidana Khusus Frederick Richard Silaban mengatakan, dua kali surat panggilan yang dikirimkan sah menurut hukum karena diterima oleh suami Hj. Siti Nuraini.

Hj. Siti Nuraini merupakan terpidana dalam kasus Kepabeanan pada 2016 lalu. Dia dikirimkan surat panggilan eksekusi pertama pada 19 Februari 2018, tetapi tidak hadir. Kemudian panggilan kedua dilayangkan pada 28 Februari lalu, juga tak hadir.

“Yang terima panggilan H. Amin sebagai suami Hj. Siti Nuraini, tetapi tidak datang. Sebenarnya kita bisa melakukan eksekusi, tetapi kita menghormati terpidana ini mengingat hak asasi manusia (HAM). Makanya kita panggil dulu sebagai langkah kita mau melakukan eksekusi dengan cara persuasif,” ujarnya, ditemui diruang kerjanya, Jumat (2/3).

Setelah dua kali langkah persuasif urung terlaksana, dalam panggilan ketiga nanti Frederick memastikan akan dilakukan upaya paksa. Meski demikian, Ia berharap Hj. Siti Nuraini yang beralamat di Jalan Selumit Pantai, Kelurahan Selumit Pantai, bisa menghormati putusan Kasasi dan jangan menghindari eksekusi.

“Hadapi dan jangan dihindari, kiranya juga keluarganya bisa membantu proses hukum ini. Kita masih belum tahu di mana terpidana ini, tapi proses hukum tetap kita laksanakan meskipun tetap tidak ada niat baik dari Hj. Siti Nuraini,” tandasnya.

Meski tidak mengetahui dengan pasti keberadaan Hj. Siti Nuraini, Frederick mengaku menerima informasi bahwa pengusaha barang Malaysia ini ada di Malaysia untuk menghindari eksekusi.

“Kita belum mengetahui apakah info yang kita terima benar atau tidak. Tapi kita masih percaya, Hj. Siti Nuraini di Tarakan dan bersedia untuk secara sukarela hadir ke Kejaksaan untuk eksekusi,” bebernya.

Pasalnya, kata Frederick lagi, kasus yang menjadikan Hj. Siti Nuraini sebagai terpidana ini sudah inkrah sejak Desember 2017 diputus Mahkamah Agung. Yakni pada 11 Desember lalu oleh DR H Suhadi SH MH, selaku Ketua Majelis MA dengan amar putusan membatalkan putusan Pengadilan Negeri yang membebaskan Hj. Siti Nuraini dan menjatuhkan hukuman pidana 2 tahun penjara.

“Kalau tidak segera menyerahkan diri, status DPO segera diproses kejaksaan. Kalau pencekalan akan kita lihat yang bersangkutan punya paspor atau tidak, dan akan kita lakukan setelah tim melakukan penelitian,” tegasnya.

Untuk diketahui, Hj. Siti Nuraini ditetapkan sebagai tersangka oleh Bea Cukai Tarakan, sebagai pemilik KM Cahya Aswan bermuatan barang-barang asal Malaysia pada 23 Juli 2016 lalu di perairan Tarakan.

Dalam kapal kayu ini didapati barang ilegal asal Malaysia, seperti Milo sebanyak 50 dus, snack jenis Apollo sebanyak 20 dus, daging Alana 10 karung dan 300 karung gula Malaysia dengan masing-masing karungnya berisi 50 Kilogram. (*/osa)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

PAD Anjlok, Retribusi Menurun

TARAKAN - Tak tercapainya target Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan tahun 2018, membuat masing-masing…

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .