UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 08 Maret 2018 13:04
Misteri Ijazah Paket C Arvan di Meja KPU

Hasil Rapat Pleno KPU Diserahkan ke Ketua DPRD Hari Ini

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus ijazah paket C calon pengganti Sabar Santuso di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan masih jadi tanda tanya. Kasus yang tengah ditangani Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tarakan ini kabarnya baru akan terkuak hari ini.

Seperti diketahui, Sabar Santuso bakal digantikan melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) oleh Arvan Taufiq Arsyad. Namun sayang, langkah pria yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini harus terkendala lantaran kabarnya hanya melampirkan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) saat mendaftar di KPU sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) pada pemilu tahun 2015 silam. Arvan pun harus deg-degan menunggu jawaban atas kasusnya ini.

Tak ingin ada kesalahan dalam penetapan PAW ini, KPU Tarakan langsung membalas surat Ketua DPRD Kota Tarakan melalui surat nomor 052/PY.01.1-SD/6571/KPU-Kot/III/2018 tanggal 2 Maret silam. Dalam surat itu balasan itu disampaikan bahwa KPU Tarakan akan melakukan klarifikasi terhadap informasi ijazah paket C milik Arvan Taufiq Arsyad berdasarkan laporan tertulis dari masyarakat.

Sehari kemudian, KPU kemudian meminta Arvan datang ke Kantor KPU membawa ijazah asli paket C miliknya untuk didalami. Informasi yang didapatkan Kaltara Pos, ada tim dari KPU dan Bawaslu yang mendalami kasus ini hingga ke Makassar, tempat ijazah paket C Arvan diterbikan. Hasilnya, kemarin KPU menggelar rapat pleno untuk menentukan akhir dari kasus yang membelit Arvan. 

Rapat pleno itu digelar sekira pukul 14.00 Wita. Namun, usai rapat 2 jam, Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo menolak menyampaikan hasil pertemuan ke sejumlah awak media yang sudah menunggu. "Karena kita menjaga etika dengan Ketua DPRD Kota Tarakan, sehingga untuk hasil dari rapat ini pun kita harus bersurat ke Ketua DPRD Kota Tarakan terlebih dahulu. Jangan sampai media duluan menyebarkan hasilnya tanpa sepengetahuan Ketua DPRD," ungkap Teguh.

Dia juga menjelaskan, sesuai dengan jadwal, hasil rapat pleno tersebut baru akan diserahkan ke Ketua DPRD Kota Tarakan hari ini. "Jadi besok (hari ini) juga kami baru bisa mengklarifikasi ke media, kira-kira pada tengah hari kami baru bisa berikan komentar," tambahnya.

Ditanya lebih jauh soal kelengkapan berkas dan kemungkinan ada pergantian nama caleg yang akan menggantikan Sabar Santuso jika nama Arvan ditolak, Teguh juga enggan berkomentar banyak. "Yang jelas pada hari ini (kemarin) keputusan dari PAW ini sudah ada hasilnya. Namun belum bisa kami beberkan sebelum bersurat ke DPRD Kota Tarakan," katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Tarakan, Sulaiman mengakui, saat KPU memverifikasi ijazah Arvan pihaknya juga ikut dibawa untuk melakukan pengawasan. Diketahui, KPU dan Bawaslu berangkat ke Makassar selama dua hari, yakni Minggu dan Senin lalu.

"Kami juga tidak bisa memberikan komentar sampai dimana KPU melakukan verifikasi ijazah ini, apakah sampai ke sekolah atau  ke Dinas Pendidikan Makassar. Karena kami tidak punya hak untuk menjelaskan hal tersebut," ungkapnya singkat. (*/bpp)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .