UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Senin, 12 Maret 2018 11:07
Ada Admin Muslim Cyber Army di Kaltara, Benarkah?

Asal Comot Data, Akun Twitter @digembok Dinilai Masih Amatir

DIBONGKAR : Sejumlah postingan dari akun Twitter @digembok yang mengungkap ada admin grup Muslim Cyber Army (MCA) yang berasal dari Tarakan, Kaltara. (IST)

PROKAL.CO, TARAKAN – Akun media sosial (medsos) twitter @digembok bikin warga Kalimantan Utara (Kaltara) berbelalak. Bukan karena soal prestasi, melainkan karena akun anonim tersebut menyebut 2 nama warga Tarakan masuk dalam jajaran admin Muslim Cyber Army (MCA).  

Bagi warga yang rutin mengikuti perkembangan media sosial, akun @digembok adalah akun medsos di twitter yang belakangan ini belum terungkap pemiliknya. Akun tersebut umumnya menyebar berita hoax dan selalu berseberangan dengan akun MCA yang banyak menyebar konten-konten agamais dan juga sering disebut hoax oleh akun @digembok.

Dari penelusuran Kaltara Pos, dua warga yang disebut sebagai admin MCA adalah Rahmat Agus Riyadi dan Samsudin. Bagi warga Tarakan, kedua nama ini tidak asing lantaran sama-sama adalah tenaga pendidik. Awalnya, warga mengetahui kabar tersebut melalui laman grup facebook. Di grup tersebut disebutkan bahwa Agus Rahmat telah difitnah oleh akun twitter @digembok. Penasaran dengan akun tersebut, Kaltara Pos pun berselancar melakukan pencarian. Hasilnya, ditemukan bahwa akun tersebut benar menyertakan nama Rahmat Agus Riyadi dan disebut sebagai admin akun MCA dan disebut sebagai pelaku penyebaran hoax. Jabatannya sebagai Sekretaris Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kaltara juga diikutkan dalam cuitan @digembok.

Sampai di situ selesai? Ternyata tidak. Selain Rahmat Agus Riyadi, ada juga nama lain yang disebut akun misterius ini sebagai admin MCA. Nama itu rupanya warga Jakarta. Namun semakin ke atas, ditemukan nama Samsudin, warga Jalan Aki Balak yang kini masih aktif sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pendidikan Tarakan.

Saat dikonfirmasi soal kabar ini, Samsudin mengaku kaget. Dia tak tahu apa yang terjadi atas dirinya. Dia bahkan heran mengapa namanya dicatut sebagai admin MCA. Padahal, selama ini dia yakin tak pernah berselancar di dunia twitter.

“Saya tahunya kemarin (Sabtu), dikirimkan screenshoot-nya sama Agus (Rahmat Agus Riyadi). Kaget saya (ditanya soal admin MCA). Saya sempat marah sama Agus. Setelah dijelaskan, baru saya ngerti. Makanya kami diam aja. Karena memang bukan saya dan saya memang tidak tahu,” tegasnya kepada Kaltara Pos saat dikonfirmasi di kediamannya di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, kemarin pagi.

Namun Samsudin tak mengelak soal data yang disampaikan oleh akun @digembok. Pasalnya, data itu didapatkan dari facebook Samsudin yang memang menyertakan data seperti yang disebarkan oleh akun @digembok di twitter. Melihat hal ini, Samsudin pun yakin bahwa pengendali akun twitter @digembok masih amatir dalam mencari dan mengolah data.

“Kalau hanya comot di facebook, semua orang bisa. Ketahuan sekali tak berdasar. Kemudian, soal nomor handphone, nomor saya ada di facebook juga. Soal imei? Saya baru sadar, sama juga dengan Agus, beberapa waktu lalu saya pernah dihubungi oleh nomor baru. Mungkin imei saya diambil dari orang itu,” katanya.

Memang, lanjut Samsudin, dia amat suka dengan konten-konten islami, terutama soal ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Somad. “Saya memang share pengajian live Ustaz Abdul Somad. Kan tidak masalah kalau cuma share atau like. Kalau bagus kan harus di-like. Lagian, itu kan live,” kata pria yang juga pernah aktif sebagai dosen di Universitas Borneo Tarakan.

“Kalau dia (akun @digembok) kreatif dan terlihat upayanya, pasti bukan asal comot informasi. Sehingga saya pastikan dia cuma tahu yang itu-itu saja. Jadi, mau apa lagi? Saya nyatakan tuduhan itu adalah fitnah dan saya rasa tak perlu saya tanggapi,” tegasnya.

Seperti diketahui, akun penyebar berita hoax @digembok sampai saat ini belum bisa diungkap siapa pemiliknya oleh aparat kepolisian. Padahal, akun sekelas @triomacan2000 terbilang cukup mudah dihentikan. “Saya tak mau memikir yang macam-macam karena memang bukan saya. Saya berharap tuduhan ini tak merembet ke anak dan istri saya,” imbuhnya.

Dalam pantauan Kaltara Pos, akun @digembok langsung mendapat respon luar biasa dari pengikutnya. Tak ada yang membela Samsudin dan Rahmat Agus Riyadi. Tak hanya berupa sindiran keras, Samsudin dan Rahmat Agus Riyadi juga ‘diserang’ menggunakan foto mereka. “Ini jelas mencoreng nama saya, teman saya di media sosial, alumni saya di Unesa, termasuk organisasi yang saat ini saya geluti, FKDM Kaltara, institusi saya di SMK 2 Tarakan,” kata Rahmat Agus Riyadi.

Yang bikin pria murah senyum ini heran, dalam cuitan akun twitter @digembok, dia juga disebut sebagai admin 1 whatsapp grup Prabowo 2019 sekaligus disebut menjadi bagian dari HTI. “Fitnah macam apa ini?” heran Rahmat Agus Riyadi disusul tawa khasnya. “Jadi sebetulnya, informasi yang tersebar di media sosial itu murni hoax. Betul-betul hoax,” tegasnya melanjutkan.

Dia pun mencurigai akun abal-abal tersebut sengaja menebar hoax karena hanya mampu mencari data dari beranda facebook mereka. Di media sosialnya, Rahmat Agus Riyadi mengaku sering menyukai kiriman berisi pesan-pesan moral dan agama. Dia juga sering mengirim ulang pesan itu agar tersampaikan ke orang lain.

“Sebagai warga yang beragama, kan tidak ada salahnya menyukai dan menyampaikan kebaikan. Misal ceramah. Saya pengagum dan menyukai ceramah-ceramah Ustaz Abdul Somad, Zainuddin MZ, Arifin Ilham dan lainnya. Menurut saya itu cara kami untuk dekat sama Allah. Wajar kan?” jelasnya.

Dia pun membeberkan alasan mengapa kabar yang disampaikan akun twitter @digembok adalah hoax yang nyata. Pertama, kata Rahmat Agus Riyadi, dia tidak bergabung di grup WA bernama MCA. Kedua, bisakah dibuktikan selama ini dia menyebarkan cuitan apa. “Kemudian, kami menyebarkan informasi yang memang bukan hoax. Ayat Alquran bukan hoax, pengajian bukan hoax. Beliau (Samsudin) malah sering share dagangan dan forum jual beli,” katanya.

Kenapa tidak lapor polisi jika merasa difitnah? “Belum kami laporkan (ke Polres Tarakan), karena sifatnya hanya melaporkan ke Polres, nanti disampaikan ke Polda. Di sana diproses. Kedua, kalau kami laporkan, itu sama saja kami melawan hantu. Akunnya kan abal-abal,” tegasnya. (*/kp10)

 

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…

Senin, 13 Agustus 2018 16:09

Gara-Gara Utang, Hermawan Timpas Jari Temannya

TARAKAN – Ada-ada saja yang dilakukan orang saat dilanda emosi. Pria yang satu nekat memotong…

Senin, 13 Agustus 2018 16:08

Tarakan terima Jatah 16 Ribu Kuota PTSL

TARAKAN – Tarakan mendapat jatah kuota Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 16.000…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .