UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Selasa, 13 Maret 2018 15:09
Terkait Admin MCA, Polisi Tunggu Info dari Mabes Polri

PROKAL.CO, TARAKAN - Postingan akun media sosial (medsos) Twitter bernama @digembok sempat membuat warga Kalimantan Utara (Kaltara) heboh. Dalam akun medos tersebut menyebutkan, 2 warga Tarakan yaitu Agus Rahmat dan Samsudin yang merupakan anggota dari Muslim Cyber Army (MCA).

Namun setelah dikonfirmasi Kaltara Pos sebelumnya, Agus dan Samsudin sama-sama mengakui akun yang menyebutkan mereka adalah bagian dari MCA merupakan hal yang tidak benar.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Choirul Jusuf saat dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi dari tim cyber mabes Polri yang tengah menangani kasus keberadaan dari anggota MCA.

“Untuk di Kaltara maupun di Tarakan kita belum ada koordinasi terkait keberadaan dari anggota MCA. Apalagi belum ada instruksi dari pihak satuan atas terkait akun-akun itu,” ungkapnya, kemarin (12/3).

Ditambahkan Jusuf, kasus MCA merupakan kasus berskala nasional yang saat ini ditangani oleh tim cyber dari Mabes Polri. Untuk itu, pihaknya hanya menunggu instruksi dari Mabes Polri apabila terdeteksi adanya anggota MCA di Kaltara maupun Tarakan.

Terkait dengan nama Agus Rahmat dan Samsudin yang disebutkan anggota MCA oleh akun @digembok, lanjutnya, keduanya bisa saja melaporkan ke pihak kepolisian apabila merasa adanya pencemaran nama baik. Dari laporan tersebut, nantinya pihak Polres Tarakan bisa saja melimpahkan kepada Polda Kaltim dan Mabes Polri yang sedang menangani akun-akun yang terlibat MCA.

“Bisa saja pelimpahan, seperti Polsek dilimpahkan ke Polres harus digelarkan dahulu. Karena kalau kita terima Laporan Polisi (LP) di sini maka kita harus gelarkan kita Polda dan harus melengkapi bukti-buktinya,” pungkasnya.

Sebelumnya, akun media sosial (medsos) twitter @digembok bikin warga Kalimantan Utara (Kaltara) terbelalak. Bukan karena soal prestasi, melainkan karena akun anonim tersebut menyebut 2 nama warga Tarakan masuk dalam jajaran admin Muslim Cyber Army (MCA).  

Bagi warga yang rutin mengikuti perkembangan media sosial, akun @digembok adalah akun medsos di twitter yang belakangan ini belum terungkap pemiliknya. Akun tersebut umumnya menyebar berita hoax dan selalu berseberangan dengan akun MCA yang banyak menyebar konten-konten agamais dan juga sering disebut hoax oleh akun @digembok.

Dari penelusuran Kaltara Pos, dua warga yang disebut sebagai admin MCA adalah Rahmat Agus Riyadi dan Samsudin. Bagi warga Tarakan, kedua nama ini tidak asing lantaran sama-sama adalah tenaga pendidik. Awalnya, warga mengetahui kabar tersebut melalui laman grup facebook. Di grup tersebut disebutkan bahwa Agus Rahmat telah difitnah oleh akun twitter @digembok.

Selain Rahmat Agus Riyadi, ada juga nama lain yang disebut akun misterius ini sebagai admin MCA. Nama itu rupanya warga Jakarta. Namun semakin ke atas, ditemukan nama Samsudin, warga Jalan Aki Balak yang kini masih aktif sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pendidikan Tarakan.

Saat dikonfirmasi soal kabar ini, Samsudin mengaku kaget. Dia tak tahu apa yang terjadi atas dirinya. Dia bahkan heran mengapa namanya dicatut sebagai admin MCA. Padahal, selama ini dia yakin tak pernah berselancar di dunia twitter.

“Saya tahunya kemarin (Sabtu), dikirimkan screenshoot-nya sama Agus (Rahmat Agus Riyadi). Kaget saya (ditanya soal admin MCA). Saya sempat marah sama Agus. Setelah dijelaskan, baru saya ngerti. Makanya kami diam aja. Karena memang bukan saya dan saya memang tidak tahu,” tegasnya kepada Kaltara Pos saat dikonfirmasi di kediamannya di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, kemarin pagi.(zar)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…

Senin, 13 Agustus 2018 16:09

Gara-Gara Utang, Hermawan Timpas Jari Temannya

TARAKAN – Ada-ada saja yang dilakukan orang saat dilanda emosi. Pria yang satu nekat memotong…

Senin, 13 Agustus 2018 16:08

Tarakan terima Jatah 16 Ribu Kuota PTSL

TARAKAN – Tarakan mendapat jatah kuota Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 16.000…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .