UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Selasa, 13 Maret 2018 15:41
Oknum Pegawai UPP Bunyu Di-OTT Tim Saber Pungli
-

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Polres Bulungan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap salah seorang oknum pegawai Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Bunyu berinisial RSN Jumat (23/2) sekira pukul 12.30 Wita. RSN diduga terlibat suap untuk penerbitan surat persetujuan berlayar (SPB) di Kantor UPP Kelas III Bunyu, Jalan Dermaga, RT 003, Desa Bunyu Barat, Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan.

“Kita berhasil melakukan OTT terhadap pegawai UPP Bunyu. Ini diawali adanya laporan jika ada kegiatan pungli untuk mempercepat keluarnya SPB,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry kepada Kaltara Pos, kemarin (12/3).

Penyelidikan dilakukan selama tiga hari sejak diterima laporan, Selasa (20/2) bahwa di kantor UPP Bunyu ada kegiatan pungli. Kemudian Jumat (23/2) sekira pukul 10.00 Wita dimulai pengintaian, dan pukul 11.30 Wita petugas mendapati adanya dua orang sipil mendatangi kantor UPP Bunyu.

Pukul 12.00 Wita kedua orang tersebut keluar dari kantor lalu dilakukan penggerebekan dan menemukan barang bukti dokumen serta saksi yang baru saja keluar dari kantor. “Jadi tersangka menerima uang sebesar Rp 4 juta dari dua amplop yang diterima saat itu. Tim kami lakukan pendalaman, penyelidikan lanjutan dan akhirnya barang bukti yang disita menjadi Rp 47.400.000,” sebutnya.

Uang sejumlah itu disita dari rekening bank dan anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Mandiri dan Bank BRI. Dirinya berjanji tak akan berhenti dari hasil tangkapan ini dan akan dikembangkan lagi.

Sebab tak menutup kemungkinan masih ada yang terlibat dalam kasus itu. Sebab di tangan polisi juga mengamankan satu buah receiver rekaman Closed Circuit Television (CCTV).

“Mungkin ada penambahan tersangka, tergantung dari hasil penyelidikan kita, tetap kita arahkan maksimal, dan kita intens lakukan koordinasi dengan JPU jangan sampai kasus ini ada kendala,” bebernya.

Pungli yang dilakukan RSN ini sudah berlangsung sejak Juli 2017 lalu hingga Februari 2018 atau sudah sekitar 10 bulan sejak keluar surat penunjukan menjabat sebagai petugas penerbit SPB. “Ini saya lihat dari sertifikasi karena dia sudah mampu menerbitkan SPB, makanya dari kantornya ditunjuk atau diberikan SK sebagai petugas,” ujarnya.

Tak hanya uang, tim saber juga akan mengejar beberapa aset yang belum dapat dipublikasikan. Dari tangkapan itu belum merupakan hasil akhir, sehingga Polres Bulungan akan mencari perbuatan melawan hukum apa saja yang ditemukan dalam penyelidikan.

Sementara itu, RSN dikenakan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 12 huruf b UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 12 B ayat 2 UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 KUHP.

“Ini kasus pertama korupsi yang kita tangani. Jadi masalah ini tidak ada target uangnya tapi sudah kebiasaan, terstruktur dan massif,” tutupnya. (mul)


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .