UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Rabu, 28 Maret 2018 12:16
Over Kapasitas, Lapas Optimalkan Asimilasi
DITERIMA : Para narapidana asal Bulungan saat berada di Lapas Nunukan dan diberikan pengarahan. (LAPAS NUNUKAN UNTUK KALTARA POS )

PROKAL.CO, NUNUKAN - Lembaga permasyarakatan (Lapas) Nunukan kembali menerima puluhan narapidana (napi) asal Bulungan. Pemindahan itu dilakukan meski kondisi Lapas Nunukan sudah melebihi kapasitas. Para narapidana yang dipindahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) bulungan diterima Lapas Nunukan, Senin (26/3). Sebanyak 20 orang narapidana tersebut telah menerima vonis hukuman dari pengadilan.

Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Lapas Nunukan Halif Shodiqulamin mengatakan, para napi yang diterima terdapat 18 orang laki-laki, dan 2 orang perempuan. Lebih rinci dia menyebutkan, untuk kasus para narapidana di antaranya tindak pidana narkoba ada 4 orang, pencurian 8 orang, penggelapan 2 orang, perlindungan anak 1 orang, penipuan 1 orang, perjudian 1 orang, dan pertambangan 3 orang.

Sementara itu, kapasitas Lapas Nunukan hanya memuat sebangak 260 orang saja. Dengan adanya penambahan yang terus terjadi, kapasitas kini tak lagi memadai. "Benar ini sudah melebihi dari hunian. Seharusnya, jumlah penghuni saat ini 874 orang dari total kapasitas ideal hunian 260 orang," tuturnya.

Melihat kondisi Lapas Nunukan yang kini sudah over kapasitas, tentu mendapat penilaian tingginya pelanggaran hukum yang terus terjadi di Kalimantan Utara (Kaltara). Sedangkan dari kasus yang diterima, pada umumnya merupakan narapidana kasus narkotika.

"Total tindak pidana narkotika sudah mencapai 600 orang dari total keseluruhan tindak pidana," terangnya.

Penunjukkan Lapas Nunukan sebagai lapas penerima narapidana, berdasarkan hasil koordinasi dari Pengadilan Tinggi, Kemenkumham, Kejaksaan Tinggi, dan Kepolisian Daerah pada tahun 2016 di Samarinda. "Ini berdasar pada Dilkumjakpol, sehingga dalam hal penanganan keamanan dalam lapas, serta terkait over kapasitas hunian senantiasa berkoordinasi dengan kepolisian yang diwujudkan dengan sambang patroli setiap hari," jelasnya.

Terkait penunjukan tersebut,  kata dia, Lapas Nunukan mendapatkan tambahan petugas baru sebanyak 39 orang yang ditugaskan sebagai penjaga tahanan. Meskipun jumlah tersebut terbilang masih sangat jauh dari ideal. Jika melihat jumlah tahanan yang ada, pihaknya mengaku akan mengupayakan langkah-langkah agar penanganan bisa dimaksimalkan.

“Saat ini kita sudah terbantukan dengan adanya penambahan orang. Ini tidak diimbangi dengan ketersediaan fasilitas, khususnya kurangnya kamar hunian, karena saat ini kamar hunian memang sudah sangat sesak. Ini jadi tugas tersendiri bagi kami,” ujarnya.

Kata dia, untuk mengantisipasi over kapasitas yang terjadi, Lapas Nunukan akan melakukan langkah-langkah berupa optimalisasi pembebasan bersayarat, dan cuti bersyarat serta optimalisasi asimilasi.

“Tujuannya adalah untuk menekan beban stres dari narapidana. Asimilasi ini kan salah satu program untuk membaur narapidana sebelum bebas ke masyarakat,” ucapnya. “Narapidana ini kita beri ruang berada di luar kamar dengan waktu tertentu dari jam 9 sampai jam 6 sore. Ini kan sebuah penghargaan agar mereka bisa mengurangi beban stres mereka kita optimalkan dengan cara seperti itu,” katanya.  (*/say)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Maret 2016 23:20
BANDARA

Masih Kurang Lighting, Bandara Juwata Termasuk Kategori Terbaik

<p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>TARAKAN…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*