UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 29 Maret 2018 15:37
Akses Jaringan Sulit, Kaltara Terbaik Pelaksanaan UNBK

2 Kali Simulasi, Siap UNBK 100 Persen

DILATIH : Para Proktor dan teknisi dari sekolah pedalaman saat mendengarkan arahan dari pemateri dan Tim Monev Kementerian Pendidikan belum lama ini. (JUSMAN/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TARAKAN – 8.272 siswa SMA/SMK Provinsi Kalimantan Utara siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer. 8.272 siswa ini tersebar dari seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Utara, yang terdiri dari 69 SMA dan 28 SMK. Meskipun pelaksanaan UNBK ini belum sepenuhnya dilakukan di sekolah masing-masing karena masih ada 24 SMA dan 4 SMK yang bergabung di sekolah terdekat untuk penyelenggaraan UNBK. Namun belakangan yang berkembang adalah pelaksanaan UNBK di daerah plosok yang merupakan daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T). Dari akses transfortasi sampai jaringan maupun minimnya peralatan komputer dari sekolah-sekolah setempat serba sulit.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara, Sigit Muryono mengatakan, untuk pelaksanaan UNBK Kaltara adalah salah satu provinsi penyelenggara UNBK terbaik. Untuk SMK Kaltara berada di peringkat 2 secara nasional dari segi kesiapan pelaksanan UNBK sedangkan SMA Peringkat 3. Kekawatiran terkait sulitnya akses baik itu untuk fasilitas maupun akses jaringan pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua pihak untuk mengsukseskan UNBK.
Untuk penyediaan komputer saat pelaksanaan UNBK, pihaknya sudah berkoordinasi dengan masyarakat maupun aparat desa setempat untuk dipinjam dan digunakan saat ujian. Begitupun dengan ketersedian jaringan, Disdikbud sudah berkoordinasi dengan Diskomimpo, Telkom, PLN hingga Polres untuk membantu mengsukseskan UNBK ini. Dalam hal ini polres akan berkoordinasi dengan polsek-polsek yang ada di daerah pedalaman apabila jaringan sedang dalam keadaan lumpuh, nantinya jaringan radio kepolisian akan digunakan untuk mengirim hasil ujian.

Untuk kekurang-kekurangan saat ini diakui Sigit tidak perlu diselesaikan dengan dana besar, namun ternyata dapat diselesaikan dengan koordinasi antar semua pihak. "Jadi tidak harus dana besar, tapi ternyata partisipasi masyarakat juga mengsukseskan UNBK ini dan itu tunggal, insya Allah, tidak dimiliki provinsi lain yang masyarakatnya berpartisipasi memimjamkan komputer ataupun leptop," kata Sigit.

50 proktor dan teknisi dari sekolah yang ada di daerah pedalaman juga sudah dilatih untuk mengsukseskan pelaksanaan UNBK tahun ini. Sebab pelaksanaan UNBK Tahun ini di Kaltara tidak main-main karena sudah dilakukan secara merata hingga daerah-daerah plosok Kaltara untuk tingkat SMA dan SMK. “Maka bentuk apresiasinya harus dilatih Proktor dan Teknisi khusus 28 sekolah penyelanggara di remote area (daerah 3T)," terang Sigit mengakui daerah 3T ini adalah daerah yang susah dijangkau baik melalui darat, sungai maupun udara, selain itu blank spot atau susa sinyal.

Kabid Pembinaan SMA Disdikbud Kaltara Amat Sahar menambahkan, UNBK harus dilaksanakan untuk mendapatkan nilai Integritas ujian nasional. Manfaatnya adalah ketika peserta didik sudah lulus tidak ada lagi yang menjadi pembeda dengan lulusan dari Provinsi lainnya, sehingga UNBK di Kaltara tidak ada lagi perbedaan antara pedalaman maupun perkotaan. "Karena ada beberapa perguruan tinggi yang memberikan bobot untuk integritas ujian nasional," jelas Amat.
UNBK 100 persen di Kaltara ini memang bukan tanpa hambatan, terutama untuk ketersediaan perlatan UNBK berupa komputer dan perangkatnya serta Jaringan internet yang belum dapat menjangkau daerah-daerah plosok.
Namun segalah kekurangan ini sudah diselesaikan dengan berkoordinasi dengan masyarakat, Diskomimpo, Telkom, PLN dan pihak polres.

"Kita sudah dua kali simulasi," jelasnya.

Saat simulasi dan gladi bersih untuk melihat pelaksananya, memang dijumpai kekurangan-keurangan. Sehingga mendekati pelaksanaan UNBK, Proktor dan Teknisi dari daerah Terdepan, Terluar dan Terpencil (3T) diudang untuk diadakan pelatihan di Tarakan. "Supaya nanti kalau ada masalah, proktor dan teknisi komunikasi dengan kita (Tim Disdikbud Provinsi)," terang Amat mengakui sudah membentuk Tim yang diberi nama Helpdes khusus menangani persoalan yang muncul saat UNBK berlangsung nanti. (kj)


BACA JUGA

Jumat, 24 Agustus 2018 10:57

Asyik Kumpul Bareng Keluarga, Dua Pencuri Motor Dibekuk

TARAKAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tarakan berhasil menangkap…

Jumat, 24 Agustus 2018 10:22

JANJI LAGI..!! Bakal Wali Kota Ini Janji Perhatikan Nasib Petambak

TARAKAN – Setelah terpilih menjadi Wali Kota Tarakan, Khairul langsung…

Kamis, 23 Agustus 2018 15:54

Vaksin MR Mengandung Babi

TARAKAN – Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Majelis Ulama Indonesia…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:37

Curi Sepatu di Masjid, Riski Terekam CCTV

TARAKAN – Entah apa yang ada dalam pikiran pria yang…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:34

Masih Dibawah Umur, Pelaku Cabul Dituntut

  TARAKAN – Setelah menjalani beberapa kali proses persidangan, pelaku…

Selasa, 21 Agustus 2018 11:33

Curi Ikan di Laut Perbatasan, Dua Kapal Asing Ditenggelamkan

TARAKAN - Dua unit kapal yang diduga melakukan penangkapan ikan…

Senin, 20 Agustus 2018 10:43

Modus Jalan-Jalan, Cabuli Anak di Rumah Kosong

TARAKAN – Usianya yang belasan tahun membuat AB (15) sulit…

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

PAD Anjlok, Retribusi Menurun

TARAKAN - Tak tercapainya target Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota…

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong…

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*