UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Senin, 02 April 2018 16:13
Warga Tarakan Diterkam Buaya saat Basuh Tubuh di Sungai

Dua Hari Dicari, Petugas Temukan Buaya Raksasa

MENGHILANG : Tim melakukan pencarian terhadap korban yang diduga diterkam buaya dengan menyusuri perairan Sebakis. (TIM SAR UNTUK KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN – Keganasan binatang buas di perairan kembali memakan korban jiwa. Seorang pria diduga dimangsa buaya di perairan Sebakis, Nunukan. Setelah dua hari dilakukan pencarian, belum juga didapati keberadaannya.

Koordinator Pos SAR Nunukan Ari Triyanto mengatakan, menghilangnya pria bernama Rahmat (27) itu terjadi Sabtu (31/3) di perairan Sebakis. Lokasinya berjarak sekira 200 meter dari perusahaan PT. Pipit Mutiara Jaya (PMJ).

Menurut keterangan rekan korban, saat kejadian, kondisi air sungai kedalamannya setinggi pusar orang dewasa. Saat itu korban hendak membersihkan tubuh di pinggir sungai. Tak lama kemudian, terdengar suara korban berteriak minta tolong.

"Korban minta tolong yang kemudian rekan-rekan korban berlari bermaksud hendak menolong. Namun korban sudah tidak terlihat, hanya kapak milik korban yang tertinggal di samping lokasi kejadian," ungkapnya.

Sempat mencari kemana-mana, tak juga ditemukan keberadaan korban oleh rekan-rekannya. Hingga air surut, rekan korban melihat beberapa jejak kaki buaya yang tampak di tanah lumpur tak jauh dari tempat korban berdiri sebelumnya. Diduga binatang buas itu yang telah memangsa korban.

Korban selama ini bekerja mencari kayu bakau merah. Setelah dinyatakan hilang itu, rekan korban langsung melaporkan ke pihak berwajib. Hingga kemarin dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, belum menemukan tubuh korban.

Petugas hanya menemukan beberapa buaya dengan ukuran 4 hingga 5 meter di sekitar lokasi menghilangnya korban. "Sejak pagi tadi (kemarin, Red.), pencarian diperluas ke daerah anak-anak sungai di sekitar lokasi kejadian yang berjumlah kurang lebih belasan anak sungai," ujarnya.

Dikatakannya, tim pencarian harus ekstra hati-hati dalam setiap pergerakan. Pasalnya beberapa kali tim pencari menemukan buaya berukuran besar yang dinilai sangat berbahaya dan sewaktu-waktu bisa membahayakan nyawa petugas. Sehingga tim tidak boleh lengah sedikitpun.

"Dalam 1 hari ini tim sudah bertemu 3 buaya di sekitar LKP, jadi diusahakan dalam bergerak kita mesti lebih waspada," tuturnya. Dalam pencarian, tim gabungan juga dibantu keluarga korban, yang merupakan warga Lingkas Ujung, Kota Tarakan.

Dalam pencarian kemarin, personel keamanan juga sempat akan menembak buaya yang dicurigai memangsa korban, namun diurungkan lantaran keluarga korban melarang. "Hingga kini, tim masih melakukan pencarian, namun hasil masih nihil," pungkasnya. (*/say)


BACA JUGA

Selasa, 10 April 2018 15:52

Tak Terbukti, Empat Terduga Penculikan Anak Dibebaskan

NUNUKAN – Setelah sempat ramai jadi perbincangan kasus penculikan anak di Nunukan, Maret lalu.…

Senin, 09 April 2018 14:19

KPAI Temukan Modus Baru Oknum TPPO, BEGINI MODUSNYA....

NUNUKAN – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan modus unik terkait Tindak Pidana…

Senin, 09 April 2018 14:17

Awal 2018, 12 Kg Sabu Diamankan

NUNUKAN - Pengungkapan kasus sabu-sabu di Kalimantan Utara, khususnya Nunukan, bisa dikatakan terbanyak…

Sabtu, 07 April 2018 11:57

Terobos Perbatasan di Sebatik, 8 WNA Diamankan

NUNUKAN – Setelah beberapa waktu lalu warga Indonesia diamankan aparat Malaysia, lantaran hendak…

Jumat, 06 April 2018 12:58

Pencarian Rahmat, Nyawa Tim Juga Terancam

NUNUKAN - Rahmat (27), korban yang diduga dimangsa buaya terus dilakukan pencarian. Namun hingga memasuki…

Kamis, 05 April 2018 10:24

Sabu 4,3 Kg Dibuang Pakai Jangkar, Polisi Terjun ke Laut

NUNUKAN – Penangkapan yang dilakukan personel Satuan Reskoba Polres Nunukan terhadap dua orang…

Sabtu, 31 Maret 2018 10:09

Ada Prostitusi Remaja di Nunukan, Pemerintah Tak Bisa Mengungkap

NUNUKAN - Kasus yang menimpa anak dan perempuan di Nunukan cukup memprihatinkan. Sehingga pemerintah…

Rabu, 28 Maret 2018 12:16

Over Kapasitas, Lapas Optimalkan Asimilasi

NUNUKAN - Lembaga permasyarakatan (Lapas) Nunukan kembali menerima puluhan narapidana (napi) asal Bulungan.…

Rabu, 28 Maret 2018 12:11

Waspada Daging Ilegal Belum Tentu Sehat

NUNUKAN – Daging ilegal atau tanpa dilengkapi dokumen cukup banyak diselundupkan dari Tawau, Malaysia.…

Selasa, 27 Maret 2018 11:24

28 WNI yang Ditahan Malaysia akhirnya Dibebaskan

NUNUKAN - Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan aparat Kerjaaan Malaysia selama beberapa hari lalu,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .