UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Jumat, 06 April 2018 12:58
Pencarian Rahmat, Nyawa Tim Juga Terancam

Dikelilingi Buaya Ganas, Hari Ini Hari Terakhir

PENCARIAN : Hingga hari keenam pencarian Rahmat di Sungai Sebakis, Nunukan, petugas belum yang mendapat hasil. (BASARNAS UNTUK KALTARA POS)

PROKAL.CO, NUNUKAN - Rahmat (27), korban yang diduga dimangsa buaya terus dilakukan pencarian. Namun hingga memasuki pencarian hari keenam kemarin (5/4), upaya tim gabungan belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltimtara Gusti Anwar Mulyadi SH melaluli Kasi OPS dan Siaga Octavianto mengatakan, petugas hingga kini tak menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Pihak keluarga pun telah mengikhlaskan kepergian korban.

Sehingga jika pada pencarian hari ketujuh tak ada hasil lagi, maka akan segera ditutup. "Keluarganya mengatakan sudah ikhlas, tetapi untuk besok (hari ini, Red.) kita akan lakukan pencarian sebentar lalu kita tutup karena memang batasnya sampai hari ketujuh," ungkapnya kepada Kaltara Pos, Kamis (5/4).

Area pencarian yang terbilang sangat berbahaya, dengan kondisi tempat habitat buaya, dimungkinkan membahayakan bagi para tim pencarian. Namun pihaknya mengupayakan tetap melakukan pencarian sesuai prosedural hingga batas waktu yang ditentukan.

"Areanya memang banyak binatang buas jenis buaya. Jadi tim juga dalam operasi pencarian sangat berhati-hati, karena pergerakan speed kita juga di area yang beberapa kali bertemu dengan buaya," ucapnya.

Korban yang merupakan warga Jalan Lingkas Ujung, Tarakan ini, diduga kuat dimangsa buaya pada saat korban hendak membersihkan tubuh di pesisir sungai. Meskipun sempat terdengar suara korban berteriak minta tolong, namun rekan korban sudah tak sempat melihat keberadaan korban.

Sebelumnya diberitakan, keganasan binatang buas di perairan kembali memakan korban jiwa. Seorang pria diduga dimangsa buaya di perairan Sebakis, Nunukan. Setelah dua hari dilakukan pencarian, belum juga didapati keberadaannya.

Koordinator Pos SAR Nunukan Ari Triyanto mengatakan, menghilangnya pria bernama Rahmat (27) itu terjadi Sabtu (31/3) di perairan Sebakis. Lokasinya berjarak sekira 200 meter dari perusahaan PT. Pipit Mutiara Jaya (PMJ).

Menurut keterangan rekan korban, saat kejadian, kondisi air sungai kedalamannya setinggi pusar orang dewasa. Saat itu korban hendak membersihkan tubuh di pinggir sungai. Tak lama kemudian, terdengar suara korban berteriak minta tolong.

"Korban minta tolong yang kemudian rekan-rekan korban berlari bermaksud hendak menolong. Namun korban sudah tidak terlihat, hanya kapak milik korban yang tertinggal di samping lokasi kejadian," ungkapnya.

Sempat mencari kemana-mana, tak juga ditemukan keberadaan korban oleh rekan-rekannya. Hingga air surut, rekan korban melihat beberapa jejak kaki buaya yang tampak di tanah lumpur tak jauh dari tempat korban berdiri sebelumnya. Diduga binatang buas itu yang telah memangsa korban.

Korban selama ini bekerja mencari kayu bakau merah. Setelah dinyatakan hilang itu, rekan korban langsung melaporkan ke pihak berwajib. Hingga kemarin dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, belum menemukan tubuh korban.

Petugas hanya menemukan beberapa buaya dengan ukuran 4 hingga 5 meter di sekitar lokasi menghilangnya korban. "Sejak pagi tadi (kemarin, Red.), pencarian diperluas ke daerah anak-anak sungai di sekitar lokasi kejadian yang berjumlah kurang lebih belasan anak sungai," ujarnya.(*/say)


BACA JUGA

Senin, 04 Juni 2018 15:11

Tiga Dipulangkan, Dua Ditetapkan Tersangka

NUNUKAN - Pengungkapan sabu sebanyak 25 bungkus di Jalan Manunggal Bahkti, kepolisian membebaskan beberapa…

Senin, 04 Juni 2018 14:54

Lokalisasi Tutup, Timbul Masalah Baru?

NUNUKAN – Persoalan prostitusi memang menjadi perhatian serius. Sebab, tak sedikit para penyedia…

Sabtu, 02 Juni 2018 11:21

Pura-Pura Sakit, Ngga Tahunya Laki-Laki Ini Perkosa Gadis

NUNUKAN –  JUL (25), pelaku pemerkosaan dijatuhi hukuman 12 tahun pernjara. JUL terbukti…

Kamis, 31 Mei 2018 14:32

Korsleting Listrik, Dua Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Dua rumah warga jadi arang setelah ludes terbakar di Jalan Lumba-Lumba RT 02, Kelurahan…

Rabu, 30 Mei 2018 14:26

Blokir Server KTP-el Akhirnya Dibuka

NUNUKAN – Pelayanan sempat berkendala hampir empat pekan. Akhirnya, pemblokiran koneksi pelayanan…

Rabu, 30 Mei 2018 12:00

THR dan Gaji Ke-13 Siap Dikucurkan

NUNUKAN – Tidak dipungkiri Aparatur Sipil Negara (ASN) terus menanti pencairan Tunjangan Hari…

Rabu, 30 Mei 2018 11:45

BAP Sabu 4,7 Kg Dilimpahkan ke Kejari

NUNUKAN – Perkara sabu yang jumlahnya fantastis 4,7 kilogram, kini memasuki tahap-1 di Kejaksaan…

Rabu, 30 Mei 2018 11:44

Antisipasi Kejahatan Laut

NUNUKAN – Soal pengawasan juga menjadi andil aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan…

Rabu, 30 Mei 2018 11:43

Kemendagri Segera Buka Blokir Jaringan KTP-el

NUNUKAN – Sanksi yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Bupati Nunukan, segera…

Senin, 28 Mei 2018 13:27

Nakhoda Curi Kapal Bosnya

NUNUKAN – Personel TNI Angkatan Laut Nunukan menggagalkan aksi pencurian kapal di Pulau Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .