UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Senin, 09 April 2018 14:19
Berkas OTT di Pelabuhan Bunyu Dikembalikan ke Penyidik

Polres akan Panggil Kembali Beberapa Saksi

BARANG BUKTI : Sejumlah uang yang diamankan dalam kasus suap yang menjerat oknum pegawai UPP Bunyu. (Dok/kaltara pos)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Lantaran berkas yang disampaikan penyidik dalam kasus dugaan suap di Pelabuhan (UPP) Kelas III Bunyu belum lengkap, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan pun mengembalikan ke penyidik Polres Bulungan.

Seperti diketahui, dalam kasus itu seorang oknum pegawai UPP Kelas III Bunyu, Kabupaten Bulungan berinisial RSN diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

“Jadi berkasnya kami kembalikan lagi untuk dilengkapi oleh penyidik kepolisian,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Bulungan, Erich Folanda melalui Kasi Intel Kejari Bulungan, Deny Iswanto kepada Kaltara Pos, kemarin (8/4).

Pihaknya menyerahkan berkas P19 (Pengembalian Berkas Perkara untuk Dilengkapi) kasus suap RSN kepada polisi karena dinilai masih ada kekurangan beberapa item. Selama ini koordinasi antara dua intansi ini berjalan baik, sehingga dirinya tak menginginkan ada saat persidangan ada kekurangan. Untuk itu dirinya meminta agar penyidik kepolisian melengkapi.

“Jika sudah lengkap maka kami pelajari kembali dan jika sudah siap maka tersangka bersama alat bukti kami terima dari kepolisian,” jelasnya.

Dalam kasus itu, RSN tertangkap tangan melakukan pungutan liar sebesar Rp 3.200.000 yang terbagi dalam dua amplop yang berasal dari agen kapal PT BEN LINE. Dengan maksud untuk mempercepat proses keluarnya surat persetujuan berlayar (SPB).

Tak hanya itu, ditemukan juga di dalam sebuah tas hitam uang sebesar Rp 850.000 sehingga total uang tunai yang diamankan sebanyak Rp 4.050.000. Untuk kelengkapan berkas, pihak penyidik yang menerima pengembalian berkas dari Kejari akan melengkapi yang kurang.

“Setelah dipelajari oleh JPU berkasnya, dinyatakan P18 (Hasil Penyelidikan Belum Lengkap) sehingga kami lengkapi setiap kekurangan yang ada,” ucap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Kasat Reskrim, AKP Gede Prasetia Adi Sasmita.

Untuk melengkapi berkas itu, pihaknya akan kembali memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan dari kantor Syahbandar Bunyu. “Upaya kita selalu koordinasikan dengan JPU, jadi ada beberapa petunjuk dari sana kami laksanakan untuk kelengkapan berkasnya,” tuturnya.

Sebagai informasi RSN diciduk oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Bulungan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat 23 Februari 2018. Yang terjadi di kantor UPP Kelas III Bunyu, di Jalan Dermaga RT 003, Desa Bunyu Barat Kabupaten Bulungan. (mul)


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .