UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

NUNUKAN

Selasa, 10 April 2018 15:52
Tak Terbukti, Empat Terduga Penculikan Anak Dibebaskan

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah sempat ramai jadi perbincangan kasus penculikan anak di Nunukan, Maret lalu. Empat orang yang diamankan karena diduga mencoba melakukan penculikan anak, kini dibebaskan oleh polisi. Pasalnya, aparat kepolisian belum dapat membuktikan adanya dugaan tindak pidana penculikan yang disangkakan.

Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi melalui Kasubbag Humas Polres Nunukan IPTU M Karyadi membenarkan pemeriksaan terhadap empat pria tersebut diantara yakni RN (36), SB (40) dan SP (54) telah dilakukan oleh pihaknya.

Namun tak ada bukti yang ditemukan adanya indikasi penculikan terhadap anak yang sempat menghebohkan warga Nunukan. Karena tak terbukti setelah pemeriksaan dilakukan, kepolisian memastikan bahwa tuduhan penculikan anak yang tersebar di masyarakat sulit dibuktikan.

“Tak ditemukan indikasi penculikan yang dilakukan mereka. Maka orang yang diduga itu setelah kita amankan, kemudian kita pulangkan karena mereka punya hak hidup, juga untuk bekerja. Dan mereka tentunya merasa ketakutan atas perlakuan yang dituduhkan kepada mereka,” ungkapnya, kemarin.

Karyadi juga telah memastikan, keempat pria itu telah dibebaskan dan akan kembali pulang ke kampung halamannya di pulau Jawa. Untuk diketahui, mereka merupakan pedagang yang datang untuk menawarkan barang berkeliling daerah. Bahkan mereka pun membawa kendaraan yang digunakan berasal dari Jawa sebagai transportasi berjualan ke Samarinda dan Malinau. “Kedepannya setelah ada kejadian seperti itu, agar masyarakat berhati-hati lagi,” ujarnya.

Terkait kejadian tersebut, dirinya mengimbau agar masyarakat terutama pengguna sosial media tidak gegabah menyampaikan informasi yang tanpa bukti.

“Jadi kemarin kasus di Sembakung. Itu kita jadikan pengalaman bagi masyarakat semua, untuk berhati-hati dalam menyampaikan informasi yang menjadi trauma bagi masyarakat,” terangnya.

Sebelumnya dikabarkan, belum ada warga yang melaporkan adanya tindakan penculikan anak baik di Polres Nunukan mau pun di Polsek Sembakung.

"Kalau ada pelapor kan harusnya melapor. Ini pengaduan juga belum ada, apalagi laporan polisi. Sehingga ini sudah meresahkan masyarakat," ujarnya.

Dari pengakuan empat pria yang saat ini diinterogasi, merupakan pedagang kasur yang menggunakan mobil pikap  yang menawarkan barang dagangannya dari rumah ke rumah. Namun kebenaran mengenai kasus dugaan penculikan tersebut tidak terbukti, sehingga dirinya memastikan informasi yang beredar adalah kabar bohong.

"Polisi kan bisa menilai. Jadi memastikan bahwa berita itu hoax, yang dibesar-besarkan oleh masyarakat. Sampai saat ini belum ada pelapor dan tidak ada korban. Itu cerita yang dibesar-besarkan, akhirnya di posting di sosial media. Ini sebenarnya tidak boleh," tuturnya.

Menurutnya, bila masyarakat ingin mengetahui kebenaran suatu kejadian, hendaknya menanyakan pada pihak kepolisian. Bahkan, dia mengingatkan, agar masyarakat menghindari penyebaran informasi bohong atau hoax di sosial media.

"Masyarakat mestinya memilah informasi. Jangan terpancing menyebar informasi yang meresahkan seperti penculikan dan sebagainya. Apalagi menimbulkan kebencian atau fitnah. Untuk pelaku penyebar fitnah ini nanti akan jadi penanganan secara teknis," pungkasnya. (*/say)


BACA JUGA

Senin, 09 April 2018 14:17

Awal 2018, 12 Kg Sabu Diamankan

NUNUKAN - Pengungkapan kasus sabu-sabu di Kalimantan Utara, khususnya Nunukan, bisa dikatakan terbanyak…

Sabtu, 07 April 2018 11:57

Terobos Perbatasan di Sebatik, 8 WNA Diamankan

NUNUKAN – Setelah beberapa waktu lalu warga Indonesia diamankan aparat Malaysia, lantaran hendak…

Jumat, 06 April 2018 12:58

Pencarian Rahmat, Nyawa Tim Juga Terancam

NUNUKAN - Rahmat (27), korban yang diduga dimangsa buaya terus dilakukan pencarian. Namun hingga memasuki…

Kamis, 05 April 2018 10:24

Sabu 4,3 Kg Dibuang Pakai Jangkar, Polisi Terjun ke Laut

NUNUKAN – Penangkapan yang dilakukan personel Satuan Reskoba Polres Nunukan terhadap dua orang…

Senin, 02 April 2018 16:13

Warga Tarakan Diterkam Buaya saat Basuh Tubuh di Sungai

NUNUKAN – Keganasan binatang buas di perairan kembali memakan korban jiwa. Seorang pria diduga…

Sabtu, 31 Maret 2018 10:09

Ada Prostitusi Remaja di Nunukan, Pemerintah Tak Bisa Mengungkap

NUNUKAN - Kasus yang menimpa anak dan perempuan di Nunukan cukup memprihatinkan. Sehingga pemerintah…

Rabu, 28 Maret 2018 12:16

Over Kapasitas, Lapas Optimalkan Asimilasi

NUNUKAN - Lembaga permasyarakatan (Lapas) Nunukan kembali menerima puluhan narapidana (napi) asal Bulungan.…

Rabu, 28 Maret 2018 12:11

Waspada Daging Ilegal Belum Tentu Sehat

NUNUKAN – Daging ilegal atau tanpa dilengkapi dokumen cukup banyak diselundupkan dari Tawau, Malaysia.…

Selasa, 27 Maret 2018 11:24

28 WNI yang Ditahan Malaysia akhirnya Dibebaskan

NUNUKAN - Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan aparat Kerjaaan Malaysia selama beberapa hari lalu,…

Selasa, 27 Maret 2018 10:25

Sabu Rp 70 Juta Dimasukkan ke Anus

NUNUKAN – Tak ada kapoknya, para bandar hingga kurir sabu-sabu terus melancarkan aksinya melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .