UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Selasa, 10 April 2018 15:57
Gelapkan Dana Bantuan Sosial PKH

Istri Ketua RT Dilaporkan Polisi

PROKAL.CO, TARAKAN – Akibat menggelapkan uang, wanita yang berinisial DP kini harus merasakan dinginnya rumah tahanan (rutan) Mapolres Tarakan. Uang yang digelapkan itu merupakan dana program bantuan sosial dari Kementrian Sosial (Kemensos) untuk Program Keluarga Harapan (PKH).

DP yang merupakan warga Kelurahan Sebengkok RT 1, dilaporkan pada 4 April lalu oleh beberapa korban yang juga merupakan tetangganya. DP yang merupakan istri dari ketua RT setempat, juga mengambil peran ketua kelompok sekaligus penanggungjawab dari penerima bantuan PKH untuk warganya. Dari situ, pelaku dengan berbagai modus melakukan pengelapan dana yang harusnya diberikan kepada enam warganya.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Choirul Jusuf mengatakan, dalam melakukan aksinya DP diketahui 3 kali mendatangi korban dengan modus yang berbeda-beda. “Jadi bantuan dari Kemensos ini biasa diambil oleh para penerima PKH biasanya 3 sampai 4 kali dalam setahun.Dan total pencairan selama setahun itu berjumlah Rp 1,8 juta,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan Choirul Jusuf, para penerima bantuan PKH dibuatkan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) oleh pemerintah yang berguna untuk mengambil uang tersebut. Dari situ, DP kemudian melakukan beberapa modus untuk mendapatkan pin ATM para korbannya. Untuk modus yang pertama, DP mendatangi para korban dan meminta ATM serta PIN dengan alasan akan ada pembahasan mengenai PKH yang dilakukan di kantor kelurahan.

“Awalnya dia tahu akan ada pencairan dari dana PKH, maka dia langsung menjalankan modusnya. Jadi saat itu korban percaya dan memberikan ATM sekaligus pinnya. Jadi awal mulanya itu dia beraksi pada bulan Agustus tahun lalu,” jelas pria yang berpangkat balok tiga itu.

Usai mengambail ATM dari korbannya, beberapa hari kemudian DP mengembalikan ATM tersebut. Hanya berselang 3 bulan, tepatnya di November 2017, DP kembali mendatangi korban dengan modus yang sama yaitu meminta ATM para korban. DP pun sudah mengetahui pin ATM para korban, untuk modus yang kedua pelaku sudah tidak meminta pin korban lagi.

“Itu dilakukannya sampai 3 kali, tepatnya Desember 2017 dan Februari tahun ini. Jadi aksi pelaku ketahuan setelah ada salah satu korban mengantipinnya setelah mendengar akan pencairan, para korban mulai curiga,” tuturnya.

Para korban curiga terhadap aksi pelaku, lanjut Choirul, para pelaku kemudian mendatangi pendamping dari pembagian dana PKH yang ditunjuk langsung oleh Kemensos RI. Dari situ, pedamping menjelaskan sudah ada beberapa kali pencairan yang dilakukan namun para korban mengakui tidak pernah mengambil uang tersebut.

“Para korban dan pendamping kemudian mengecek ke bank. Dan dari riwayat buku tabungan para korban diketahui ada penarikan dan tidak diketahui oleh korban. Setelah di cek rekaman CCTV ATM, akhirnya terbukti DP yang mengambil uang para korban,” bebernya.

Setelah mengetahui DP melakukan transaksi tersebut, akhirnya pendamping bersama para korban melaporan kejadian itu ke Polres Tarakan. Pelaku kemudian diamankan pada Jumat lalu (6/4). Saat diamankan, pelaku awalnya tidak mengakui perbuatannya. Namun setelah diperlihatkan bukti buku bank para korban dan rekaman CCTV, akhirnya DP pun baru mengakui perbuatannya. Awalnya, antara korban dan pelaku hendak dilakukan mediasi.Namun karena tidak ditemukan solusi, pelaku dilaporkan dengan perbuatan pengelapan.

“Kerugian dari 6 korban itu sekitar Rp 5,3 juta dan pelaku sudah kita amankan. Untuk pasalnya akan kita kenakan pasal 372 KUHP tentang Pengelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun,” pungkasnya. (zar)

 

 

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 15:02

Tarik Ulur Pengalihan Aset

TARAKAN – Tarik ulur penyerahan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Selasa, 17 Juli 2018 09:23

ALAMAK..KENAPA INI..?? Dua Mantan Bidan Cantik Menangis

TARAKAN – Dua mantan bidan yang berparas cantik menangis bukan karena putus cinta. Tapi, Lihana…

Sabtu, 14 Juli 2018 09:45

BINI LANTIH..!! Suami Emosi, Istri Dibogem

TARAKAN – Sempat gugup saat menjalani sidang untuk mendengarkan tuntutan hukuman, Anton pelaku…

Sabtu, 14 Juli 2018 09:43

Berkas Caleg yang Diverifikasi Meningkat

TARAKAN – Berkas bakal calon legislatif yang masuk ke pengadilan Negeri Tarakan untuk dilakukan…

Sabtu, 14 Juli 2018 09:42

Sigit : Jangan Serang Disdikbud soal SKTM

TARAKAN - Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang baru untuk tingkat SMA di Indonesia, termasuk…

Sabtu, 14 Juli 2018 09:37

Sang Pacar Mengaku Tak Tahu Tersangka Hamil

TARAKAN - Kasus pembunuhan bayi yang sempat menghebohkan warga Tarakan beberapa waktu lalu, masih menimbulkan…

Jumat, 13 Juli 2018 10:40

Ribuan Jalur Tikus Jadi Atensi

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara punya tugas berat bersama dengan pemerintah…

Jumat, 13 Juli 2018 10:38

KAPOKK KAMU..!! Terobos Tanda Larang, Dua Pengendara Motor Tabrakan

TARAKAN - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Patimura, Kelurahan Pamusian, Kecamatan Tarakan…

Jumat, 13 Juli 2018 10:30

Alasan Pinjam, Keponakan Bawa Kabur Motor Pamannya

TARAKAN - Aksi pencurian motor kembali terjadi pada Sabtu (7/7) malam lalu, sekira pukul 19.00 Wita.…

Kamis, 12 Juli 2018 16:01

Setahun Bertugas, BNNP Target Kaltara Bebas Narkoba

    TARAKAN - Setelah setahun berada di Kalimantan Utara (Kaltara), Badan Narkotika Nasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .