UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 12 April 2018 12:31
Penyidik Bakal Panggil Saksi Ahli Kasus Penistaan Agama

PROKAL.CO, TARAKAN- Setelah menetapkan satu orang tersangka, Dandy Rahmadalia atas kasus dugaan penistaan agama. Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Tarakan berencana akan melakukan pemeriksaan saksi ahli baik dari pidana maupun dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pemanggilan itu terkait pemeriksaan perkara dugaan penistaan agama yang diposting di akun facebook. Dari laporan yang diterima, postingan tersebut mengandung ujaran kebencian dan penistaan agama.  

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan IPDA Taharman menuturkan, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap istri dari tersangka yang tak disebutkan identitasnya. Dari pengakuan istri tersangka, Dandy diketahui oleh istrinya membuat tulisan yang menyebabkan dirinya kini harus merasakan jeruji besi.

“Jadi dari istrinya kita hanya meminta keterangan terkait sepengetahuan istrinya terhadap apa yang dilakukan oleh pelaku. Apalagi, istrinya sempat tahu kalau suaminya memposting seperti itu,” kata Taharman.

Dilanjutkan Taharman, saat mengetahui adanya postingan suaminya yang mengandung ujaran kebencian. Sang istri, langsung memberitahu suaminya untuk segera dihapus. Namun saat ingin dihapus, ternyata postingan tersebut sudah tersebar luas di masyarakat.

“Setelah memeriksa istrinya, pekan depan akan kita jadwalkan untuk pemeriksaan saksi ahli yaitu saksi ahli dari bahasa, MUI dan saksi ahli pidana,” beber pria yang berpangkat balok satu itu.

Saat dijadikan tersangka oleh polisi, dari tangan pelaku disita akun facebook milik tersangka yang digunakan untuk memposting status tersebut. Polisi pun mengamankan barang bukti berupa handphone yang digunakan pelaku. Sementara itu, dari pengakuan Dandy, dia membuat status tersebut hanya candaan dan tidak menyangka akan viral dan berakibat membawa dirinya kebalik jeruji besi.

“Selain isengnya, dia mau menegur tetangganya kalau saat azan membunyikan lagu. Meskipun saat itu lagu yang diputar tidak hanya jaran goyang. Niatnya mau bercanda namun dia tidak tahu akan seperti itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan Taharman, usai memposting status dengan menuliskan “Suara Penyanyi Jaran Goyang Lebih Merdu Daripada Suara Azanmu.” Selain itu pelaku juga sempat memposting status yang lainnya, jika siapa pun yang melaporkan dirinya akan mendapatkan hadiah.

“Jadi status selanjutnya dia buat karena emosi lantaran komentar yang didapatnya diakun facebooknya,” ucapnya.

Tidak hanya itu, saat emosinya terpancing. Dia mendapatkan cibiran dari para pengguna sosial media.  Dandy justru menantang untuk segera melaporkan dirinya ke polisi. Dandy sendiri mengakui tidak takut dilaporkan ke polisi, karena dia telah memikirkan permasalahan tersebut akan diselesaikan secara damai jika dilaporkan. Diketahui, Dandy merupakan seorang buruh batu bara. Namun saat diamankan oleh polisi, pelaku berada di kediamannya di Kampung Satu, Kelurahan Tarakan Tengah.

“Jadi perkiraan dia kalau meminta maaf akan selesai. Jadi dia tidak menyangka akan separah ini. Kemarin juga dia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kota Tarakan dan MUI kalau tersinggung dengan statusnya,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, pada Kamis lalu (5/4) pengguna akun facebook dihebohkan dengan adanya postingan yang dibuat oleh Dandy Rahmadalia. Di dalam postingannya itu, Dandy menuliskan status dan akan dikenakan pasal UU ITE Pasal 45 ayat 2 junto 28 ayat 2, dengan ancaman minimal 4 tahun maksimal 6 tahun. (zar)

 

 


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

PAD Anjlok, Retribusi Menurun

TARAKAN - Tak tercapainya target Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan tahun 2018, membuat masing-masing…

Senin, 20 Agustus 2018 10:38

Satpol PP Siaga Jelang Iduladha

TARAKAN – Menyambut perayaan Hari Raya Iduladha, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tarakan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 15:24

Dapat Remisi, Mantan Pejabat Pemkot Tarakan Ini Bebas

TARAKAN- Terpidana kasus korupsi pengadaan videotron akhirnya kembali menghirup udara bebas setelah…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:55

Target PAD dan Pengalihan Aset Bikin Pusing Pemerintah

TARAKAN - Sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan dan beberapa instansi terkait…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:53

Tak Dapat Restu, Ruddin Hengkang dari Golkar

TARAKAN – Dalam dunia politik apapun bisa terjadi. Seperti keputusan yang diambil oleh salah seorang…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:52

Dandi Terinspirasi Puisi ‘Ibu Indonesia’

TARAKAN – Awal diingat akhir tiada (Berbuat sesuatu tanpa pikir panjang). Mungkin ini pribahasa…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:45

Arief Hidayat Ajukan Gugatan

TARAKAN – Tahapan pencalonan anggota legislatif mulai memanas. Wakil Wali Kota Tarakan, Khaeruddin…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:44

AH MASAK SIH? Tak Ada Pungutan Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah?

TARAKAN – Berhembus kabar adanya pungutan biaya penerbitan sertifikat tanah di program Pendaftaran…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:16

Utang Pemkot, Khairul : Kami Tidak Campur Tangan

TARAKAN – Tak ingin memikul beban utang Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terlalu banyak. Pasangan…

Selasa, 14 Agustus 2018 12:01

Demi Kebutuhan Hidup, Nanang Jual Sabu

TARAKAN – Pria yang satu ini sungguh sial nasibnya. Itu terungkap saat Nanang duduk dibangku persidangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .