UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 13 April 2018 14:11
Amelia Larutkan Sabu 1,3 Kg Dalam Air

BNN Berikan Efek Jera Penyelundup Sabu

SABU DILARUTKAN : Amelia (memakai kaca mata) memusnahkan sabu-sabu miliknya dengan cara dilarutkan ke dalam air. (Eliazar/Kaltara Pos)

PROKAL.CO, TARAKAN – Gadis yang satu ini memang cukup mengundang perhatian masyarakat. Selain karena kecantikannya yang cukup indah dipandang mata, juga karena barang terlarang yang dibawanya cukup fantastis. Riski Amelia (27), gadis yang menjadi pelaku penyeludupan sabu-sabu seberat 1 kg berhasil diamankan oleh petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan pada 13 Maret lalu.

Dia pun hanya bisa tertunduk diam saat menyaksikan sabu-sabu miliknya dimusnahkan. Barang bukti sabu milik Amelia dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama dengan beberapa tersangka sabu lainnya, Kamis (12/4).

Dari hasil pantauan Kaltara Pos, Amelia yang dengan menggunakan baju berwarna orange, berkaca mata sambil menggunakan masker di wajahnya. Saat berlangsung, Amelia menunduk dan sesekali mata wanita berparas cantik itu memperhatikan pemusnahan sabu tersebut.

Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Erry Nurtasari juga memberikan kesempatan kepada Ameli bersama temannya untuk melarutkan sabu-sabu tersebut. Hal itu dilakukan untuk memberikan kesadaran kepada pelaku bahwa barang haram tersebut membawanya ke balik jeruji besi.

Dikatakan Ery, pemusnahan tersebut tidak hanya barang bukti milik Amelia dan rekannya. Tapi juga memusnahkan barang bukti dari dua tangkapan dengan tersangka yang berinisial AR (40). Aksi AR diketahui setelah ketahuan ingin mengirim paket sabu menggunakan penyedia jasa pengiriman, pada 10 Februari lalu.

“Ini merupakan salah prosedur dalam penyelidikan yaitu melakukan pemusnahan. Dan kita sisihkan untuk barang bukti di persidangan nanti,” ungkapnya. “Biar mereka tahu kalau ulah mereka ini sudah menyusahkan kita semua. Kemudian perbuatan mereka juga sudah merusak generasi bangsa kita,” sambungnya.

Dalam pemusnahan tersebut pihak BNNP sendiri melakukan pemusnahan terhadap barang bukti milik AR sebanyak 3,40 gram. Amelia melarutkan sabu seberat 1,03 kg. Sedangkan IK (45) dan AM (41) melarutkan sabu sebanyak 30,39 gram. Larutan sabu di dalam air langsung dibuang ke dalam toilet.

Selain itu, Ery memastikan pemberantasan narkoba saat ini sudah sangat diperhatikan di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Dengan begitu, beberapa tangkap sabu membuahkan hasil barang bukti yang cukup besar. Meski demikian, sebagai aparat hukum akan tetap memerangi narkotika khususnya di wilayah Kaltara.

“Jadi kasus yang 11 kg sama kasus 5 kg itu putusannya sudah inkarh semua. Jadi ada hukuman mati dan hukuman seumur hidup. Dari aparat hukum sampai pengadilan akan selalu suppor dalam memberantas narkotika,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepolisian Resor Bulungan melakukan pemusnahan sabu yang kedua kalinya. Untuk diketahui pemusnahan sabu pertama kali dilakukan Polres Bulungan, pada Februari 2018 lalu dengan berat barang bukti sebesar 541 gram yang dilarutkan dalam air. Dan pemusnahan kedua kalinya pada hari Rabu (11/4) dengan berat barang bukti sebanyak 138,4 gram.

“Jadi totalnya ada 138,4 gram dari kepemilikan tiga orang. Dua orang dari tangkapan di Tanjung Selor dan satu dari Sesayap Hilir,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui KBO Sat Resnarkoba Polres Bulungan, IPDA Jaimin kepada Kaltara Pos, kemarin (11/4).

Jumlah yang dimusnahkan pun cukup besar dari beberapa tangkapan yang dilakukan oleh kepolisian. Seperti sabu milik GU alias Daeng (42) sebesar 74,7 gram. Daeng diamankan setelah terciduk membawa sabu di Gang PDAM Jalan Jelarai Selor, Desa Jelarai, pada hari Sabtu (3/3) sekira pukul 22.30 Wita.

“Barang GU ini didapat dari penggeledahan di rumahnya, seperti di bawah tempat tidur dalam lemari dan di sebuah kotak makanan ringan,” sebutnya.

Lalu barang bukti lainnya adalah milik SY (19) diamankan petugas setelah ketahuan membawa sabu dari Tarakan. Setelah diperiksa saat turun dari speedboat SY melarikan diri ke Gang Kelapa Jalan Sabanar Lama, Minggu (18/3) sekira pukul 15.00 Wita. Namun langkah SY dapat dicegah polisi setelah ditemukan di semak-semak tempatnya bersembunyi.

“Kalau SY ini kabur saat diperiksa tapi anggota berhasil amankan dan mengamankanbarang bukti seberat 48 gram,” tutur Jaimin.

Dia mengatakan, pelaku bernama SS alias Ade yang diamankan oleh unit Reskoba Sesayap, Minggu (11/3). Ade menunggu paket yang berasal dari Tarakan. Namun ternyata barang yang ditunggu itu adalah sabu-sabu, untuk itu polisi menangkapnya.

“BB-nya seberat 15,70 gram, itu adalah barang titipan ditemukan dalam kotak sepatu ada plastik bening berupa sabu-sabu,” jelasnya.

Jaimin menuturkan, jika semua barang bukti yang dimusnahkan dalam air adalah tangkapan bulan Maret 2018. Dan pemusnahan terbesar kedua, sejak dimusnahkan sebesar 541 gram, sehingga total keseluruhan yang sudah dimusnahakan sebanyak 679,4 gram. Tersangka yang bernama GU merupakan pengguna sabu. Sehingga tidak heran setiap harinya tersangka mengonsumsi sabu dan juga menjual kepada orang lain. “Menggunakan sabu itu untuk efek, susah dijelaskan dengan kata-kata,” ucapnya. (zar/mul)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 12:25

TEGA! Merumus Togel Pake Buku Sekolah Anak

TARAKAN – Tergiur keuntungan besar dengan waktu singkat, membuat Sarifudin nekat menjadi bandar…

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Pemain Ditangkap, Pemilik Tempat Judi Dibiarkan

TARAKAN – Dua saksi dari petugas kepolisian, disemprot hakim saat menjalani proses sidang perkara…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

DiDuga Serobot Aset, Pensiunan Pertamina Jadi Tersangka

TARAKAN - Setelah dilaporkan pada 2016 lalu oleh pihak Pertamina EP Asset 5 Field Tarakan, terkait dugaan…

Sabtu, 21 April 2018 10:48

Kasus Penistaan Agama, Penyidik akan Panggil Saksi Ahli

TARAKAN - Setelah 8 April lalu pemilik akun facebook Dandy Rahmadila ditetapkan sebagai tersangka kasus…

Sabtu, 21 April 2018 10:40

Ditinggal Ganti Baju, Pas Keluar Motor Hilang

TARAKAN – Sepeda motor warga RT 53, Kelurahan Karang Anyar, raib akibat ulah si “tangan…

Jumat, 20 April 2018 17:06

16 Tahun Berseteru, Warga Gugat BPN

TARAKAN – Dianggap sudah menerbitkan sertifikat tanah berdasarkan dokumen palsu, Badan Pertanahan…

Jumat, 20 April 2018 17:06

Tiga Hari Menghilang, Ditemukan Sudah Jadi Mayat

TARAKAN – Warga Kelurahan Pantai Amal, tepatnya di RT 02, kemarin (19/4) pagi dibuat heboh dengan…

Kamis, 19 April 2018 16:06

Nekat, Sulaiman Curi Burung Milik Anggota Brimob

TARAKAN – Jika sebagian para pencinta burung menganggap burung sebagai hewan yang bermanfaat untuk…

Senin, 16 April 2018 16:14

Polisi Temukan Toko Distributor Lem Alteko Palsu

TARAKAN - Usai mendapatkan laporan mengenai ada peredaran lem Alteco palsu yang banyak terjual di sejumlah…

Senin, 16 April 2018 14:20

Ketahuan “Nyogok”, Siap-Siap Dapat Sanksi Tegas

TARAKAN - Untuk pertama kalinya Polda Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan penandatangan fakta integritas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .