UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Kamis, 19 April 2018 16:06
Nekat, Sulaiman Curi Burung Milik Anggota Brimob
ilustrasi/int

PROKAL.CO, TARAKAN – Jika sebagian para pencinta burung menganggap burung sebagai hewan yang bermanfaat untuk mengais rejeki jika diperjual belikan, maka itu tidak berlaku bagi Sulaiman. Pasalnya gara-gara burung, Sulaiman harus “dimejahijaukan” karena terlibat sejumlah pencurian burung di Tarakan.

Bahkan karena aksinya yang sudah terbilang “profesional” dalam melakukan pencurian burung, Sulaiman bahkan berani mencuri burung peliharaan milik salah satu anggota Brimob dengan memasuki rumah dan mencuri burung serta kandangnya.

Heru, anggota Brimob yang menjadi korban Sulaiman mengatakan, awalnya dirinya tidak tahu mengenai hilangnya burung peliharaan miliknya adalah ulah pencuri. Namun karena banyaknya kabar mengenai maraknya pencurian burung kontes milik warga, barulah Heru yakin kalau burung kontes berharga ratusan ribu miliknya telah berpindah tangan ke tangan pencuri.

“Awalnya saya kira burung saya lepas atau gimana pak. Tapi ternyata malah dicuri karena ada teman sesama anggota yang memberi tahu saya kalau terdakwa yang pada saat itu diperiksa polisi, mungkin adalah pencuri burung saya,” kata Heru dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tarakan, kemarin (18/4).

Usai mendengarkan keterangan saksi, Sulaiman yang mengakui perbuatannya, ternyata malah membuat Hakim kebingunggan. Pasalnya Sulaiman sendiri sudah 2 kali menjalani sidang putusan dengan kasus yang sama.

“Bagus kalau kamu langsung mengaku. Kalau tidak salah kamu sudah 2 kali menjalani sidang putusan dan sekarang malah kamu masih ada perkara pencurian burung lagi,” kata Hakim menegur Sulaiman.

Bukan hanya ditegur Hakim, dalam sidang yang sama Sulaiman pun harus kembali mendengarkan tuntutan hukumannya yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ivan Situmorang SH.

“Karena terdakwa telah terbukti melanggar Pasal 362 KUHP, terdakwa akan saya tuntut selama 2 tahun penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata Ivan.

Rencananya Sulaiman akan kembali menjalani sidang putusan untuk ketiga kalinya dengan sidang yang berbeda pada tanggal 20 April 2018 mendatang.(*/osa)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .