UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 20 April 2018 17:04
PARAH! Wanita Ini Nyabu untuk Obati Stroke

PROKAL.CO, TARAKAN – Kembali duduk di kursi persidangan, Emi harus kembali menahan rasa sakit akibat sakit stroke yang dideritanya. Emi diadili di Pengadilan Negeri Tarakan akibat kasus narkotika jenis sabu-sabu yang menjeratnya. Emi pun harus semakin menahan rasa sakitnya setelah Jaksa Penuntut Umum menuntutnya selama 6 tahun penjara saat sidang, kemarin (19/4).

“Karena terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 112 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, terdakwa saya tuntut selama 6 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 M. Jika denda tidak terbayarkan maka akan diganti pidana penjara selama 8 bulan,” kata JPU Dinasto SH saat membacakan tuntutan.

Merasa tuntutan yang diberikan JPU terlalu berat, Emi pun meminta Hakim memberinya kesempatan untuk menyampaikan pembelaan. “Saya sedang sakit pak, tuntutan itu terlalu berat. Izinkan saya menyiapkan pembelaan,” kata Emi.

Sadar hal itu merupakan bagian dari hak terdakwa, Hendra SH yang menjadi Ketua Majelis Hakim pun memberikan Emi kesempatan selama 1 minggu untuk menyiapkan pembelaan, sebagai pertimbagan Majelis Hakim saat memberikan putusan hukuman nantinya. “Kalau begitu sidang hari ini kita tunda dan akan dilanjutkan kembali pada tanggal 26 April dengan agenda mendengarkan pembelaan terdakwa,” kata Hendra SH.

Dalam sidang sebelumnya, Emi sempat mengaku mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu untuk menghilangkan rasa sakit stroke yang dideritanya selama ini. “Saya sudah 3 bulan ini menggunakan narkoba untuk meredakan rasa sakit di kaki saya pak. Saya kena stroke ringan pak,” ujarnya.

Selain itu, Emi juga membeberkan kalau dirinya selalu mendapatkan barang haram itu dari temannya yang bernama Doyok, yang meninggalkannya pada saat dirinya ditangkap oleh pihak kepolisian.

“Saya beli sama Doyok pak, yang melarikan diri itu. Saya beli dari dia sebanyak 0,25 gram yang rencananya mau saya pakai bersama dengan teman saya lagi. Tapi belum dipakai sabunya, saya sudah ditangkap,” ungkapnya.

Sedangkan menurut Bripda Yosep, saksi penangkap mengatakan, sebelum Emi ditangkap, dirinya melakukan patroli di daerah Beringin bersama dengan rekan sesama polisi terlebih dahulu. Namun, ketika berpatroli, dirinya malah melihat Emi bersama seseorang sedang melakukan transaksi Narkoba.

“Terdakwa ini bukan merupakan target operasi pak, hanya saja ketika kami melakukan patroli terdakwa terlihat sangat mencurigakan,” kata Yosep. Yosep yang ditemani beberapa petugas polisi langsung mendatangi Emi untuk dimintai keterangan dan pemeriksaan. Dari pemerikasaan itu Yosep menemukan 4 bungkus platik yang berisikan Sabu-sabu.

“Terdakwa mengaku saja itu barang miliknya pak. Katanya mau dipakainya pak dan setelah itu, pemeriksaan kami lanjutkan ke kantor Satreskoba Polres Tarakan,” ungkapnya.

Meskipun berhasil mengamankan Emi, namun sangat disayangkan karena orang yang bersama Emi berhasil meloloskan diri dari penangkapan. “Hanya terdakwa yang berhasil kami amankan, sedangkan satu orangnya lagi melarikan diri ketika melihat kami dari kejauhan pak,” tutupnya.(*/osa)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .