UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

UTAMA

Kamis, 10 Mei 2018 00:06
Periksa Dukun Beranak, Polisi Kejar Ibu Pembuang Bayi

Diduga Bayi Dibuang saat Air Pasang

ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN - Aparat kepolisian terus bekerja keras mencari alat bukti yang bisa mengarahkan penyelidikan penemuan bayi tanpa identitas di Jalan Binalatung, RT 6 Kelurahan Pantai Amal, Kamis lalu (3/5). Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Choirul Jusuf mengatakan, dalam pemeriksaan saksi-saksi pihaknya sempat mencurigai salah satu warga di sekitar lokasi kejadian. Namun setelah dilakukan pengecekan, kecurigaan itu tak terbukti.

“Di puskesmas dan dukun beranak sudah kita cek dan sempat mencurigai salah satu warga. Namun setelah dicek, ternyata masih hamil,” ungkapnya saat dikonfirmasi Kaltara Pos, Selasa (8/5).

Dalam melakukan penyelidikan, pihak kepolisian menduga pelakunya bisa jadi bukan warga Kelurahan Pantai Amal. Melainkan warga yang tinggal di luar Kelurahan Pantai Amal, namun datang hanya untuk membuang bayinya ke sungai.

Apalagi dari analisa yang dilakukan polisi, Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan bayi perempuan tersebut merupakan jalur perlintasan. Sehingga memungkinkan pelaku pembuangan bayi bukan warga Kelurahan Pantai Amal.

“Diduga bayi itu dibuang bukan saat air surut, melainkan pada saat air pasang,” kata pria yang merupakan jebolan Akedemi Kepolisian tersebut.

Ditambahkan Choirul, dari keterangan para saksi-saksi di lapangan, saat itu para nelayan sempat mencuci alat tangkap ikan saat air pasang. Kemudian, saat itu tidak ada satupun warga yang melihat bayi dan diduga saat air pasang bayi tersebut tersangkut.

“Kemungkinan bayi itu dibuang pada malam sampai subuh hari. Dari keterangan para saksi, surutnya air, pukul 05.00 Wita. Jadi, kemungkinan dibuang antara pukul 04.00 Wita, subuh, “ bebernya.

Terkait autopsi yang sudah dilakukan, lanjut Choirul, pihaknya masih menunggu hasil dari dokter forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan. Namun berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, dokter yang mengautopsi bayi tersebut masih menjalani pelatihan. Selain itu, pihak kepolisian juga masih sangat minim barang bukti dalam melakukan penyelidikan kasus.

Saat ini pihak kepolisian hanya memiliki barang bukti tali sepanjang 35 sentimeter yang terikata di leher bayi perempuan tersebut.  Dari informasi yang diterima Kaltara Pos, kemarin (8/5), bayi malang tersebut sudah makamkan.

“Pelaku buangnya diduga langsung di situ, dan bisa jadi warga dari luar. Kita lihat saja kasus pembuangan bayi di Juata yang lalu. Itu pelakunya tinggal di Sebengkok,” tutupnya. (zar)


BACA JUGA

Rabu, 16 Maret 2016 22:57
KRIMINAL

PARAH! Tak Punya Uang dan Rokok, Aco Todong Tantenya Pakai Parang

<p>&nbsp;</p> <p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Perbuatan pemuda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .