UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

UTAMA

Kamis, 10 Mei 2018 00:35
Menteri BUMN : Empat Daerah di Kaltara Diterapkan BBM Satu Harga
KUNKER : Menteri BUMN Rini Soemarno mendapatkan paparan dari pihak pertamina mengenai 4 daerah perbatasan di Kaltara yang siap disuplai BBM satu harga.(ELIAZAR/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TARAKAN- Sesuai intruksi dari Presiden Jokowi bahwa masyarakat Indonesia harus bisa menikmati Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah perbatasan. Untuk di Kalimantan Utara (Kaltara), ada dua daerah perbatasan yang sudah merasakannya yaitu Krayan dan Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan.

Ditahun 2018 ini pemerintah melalui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menargetkan akan memasok BBM satu harga ke beberapa daerah perbatasan yang ada di Kaltara. Ditemui disela-sela kunjungan kerjanya di Tarakan kemarin (9/5), Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, dalam waktu 3 bulan ke depan pihaknya akan mengupayakan 4 daerah di Kaltara yang belum merasakan BBM satu harga, akan segera menikmatinya.

“Ini memang penambahanya kemarin sedikit tertahan, tapi sekarang kita dorong terus dengan pihak pertamina dan saya sudah bicara dengan mereka,” tuturnya.

Ditambahkan Rini, dari informasi yang ia dapatkan dari gubernur Kaltara adapun daerah yang perbatasan dan pedalaman yang belum menikmati BBM satu harga yaitu Lumbis Ogong, Sei Menggaris, Long Apung, beberapa daerah di Sebatik, dan daerah pedalaman di Bulungan.

Namun, dari pihak Pertamina sendiri pada tahun ini akan ada 4 daerah perbatasan atau pedalaman di Kaltara yang akan menikmati BBM satu harga, 2 dari Kabupaten Malinau yaitu Kecamatan Sungai Boh, Kecamatan Kayan Selatan dan 2 dari Kabupaten Nunukan yakni Kecamatan Lumbis Ogong dan Kecamanatan Krayan Selatan. Pertamina sendiri menargetkan paling cepat Juni mendatang keempat daerah tersebut sudah merasakan BBM satu harga, kemudian paling lambat Oktober mendatang.

“BBM satu harga ini program pemerintah dan ditugaskan kepada Pertamina, jadi harus kita realisasikan program ini. Jadi kita mau memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Indonesia yang ada di pelosok, ini yang terutama,” ungkap Rini.

Diakui Rini, dari 4 daerah yang akan disuplai BBM satu harga, sebenarnya untuk di Kaltara ada 7 daerah yang menjadi target pertamina namun di tahun ini baru akan direalisasikan 4 daerah. Bagi Rini untuk menyuplai BBM ke daerah perbatasan maupun pedalaman tidaklah mudah, apalagi pihak Pertamina harus mencari jalur biaya pengkutan minyak dengan seminimalnya.

“Kenapa si harganya di sana mahal, karena memang cost masih mahal. Jalur ke sana sulit sekali, kalau musim hujan tidak bisa dilewati makanya harus melalui pesawat,” tuturnya.

Sementara itu, Nike Widyawati selaku DirekturSDM PT Pertamina (Persero) yang ikut bersama rombongan menteri BUMN, mengatakan 4 daerah perbatasn di Kaltara akan menjadi komitmen prioritas pertamina pada tahun ini. Untuk pasokan BBM keempat daerah tersebut, pihaknya akan mengirimnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sana nantinya.

“Nanti sekitar 100 kiloliter perbulan yang akan kita kirim ke sana, itu sudah premium dan solar,” tuturnya.

Dilanjutkan Nike, pihaknya akan menggunakan moda angkutan untuk membawa BBM ke 4 daerah tersebut. Pihaknya akan menggunakan jalur sungai, darat, hingga melalui pesawat. “Yang paling mahal itu melalui pesawat,” tutupnya. (zar)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Mei 2018 12:22

AWAS! Jika Ditutup, 2019 Bakal Banyak Pengangguran PSK

NUNUKAN – Pekerja Seks Komersial (PSK) bakal kehilangan pekerjaan pada 2019. Sebab, Kementerian…

Sabtu, 12 Mei 2018 12:06

Pemkab Bulungan Tunggu Pencairan Bankeu Rp 90 Miliar

TANJUNG SELOR – Infrastruktur jalan di Kabupaten Bulungan belum sepenuhnya merata. Sebab, bantuan…

Sabtu, 12 Mei 2018 12:02

Ngaku Utusan KPK, Anthony Peras Pejabat

TARAKAN – Sikapnya yang sudah meresahkan pejabat di Kota Tarakan, kini harus mempertanggungjawabkan…

Sabtu, 12 Mei 2018 11:35

Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan, Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli

TARAKAN – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Tarakan masih melakukan penyelidikan…

Sabtu, 12 Mei 2018 11:27

Empat Hari Hilang, Sappe Kabur Dari Rumah

TARAKAN - Hilangnya gadis ini tentu saja membuat keluarganya khawatir keselamatannya.Septiani yang berusia…

Kamis, 10 Mei 2018 00:58

Pukul, Tendang, dan Cekik Teman Sendiri, Hamidah Dipenjara 7 Bulan

TARAKAN – Hamidah (23) nyaris tak bisa berucap saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri…

Kamis, 10 Mei 2018 00:55

2019, Kaltara Harus Bersih dari Tempat “Esek-Esek”

TANJUNG SELOR – Tahun 2019 mendatang, Kementerian Sosial (Kemensos) mencanangkan Indonesia bersih…

Kamis, 10 Mei 2018 00:49

Budiman Arifin Bebas, Jaksa Tak Terima

NUNUKAN - Upaya kasasi yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan, atas…

Kamis, 10 Mei 2018 00:48

113.295 Warga Kaltara Belum Terdaftar JKN-KIS

TARAKAN - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie nampaknya tidak main-main lagi dalam menyoroti…

Kamis, 10 Mei 2018 00:31

Titik Rawan Laka Hingga Logistik Mulai Dibahas

TARAKAN – Arus mudik lebaran memang belum tiba. Namun, jauh hari pemerintah telah melakukan persiapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .