UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

UTAMA

Kamis, 10 Mei 2018 00:49
Budiman Arifin Bebas, Jaksa Tak Terima

Kasasi Jaksa Masih Berproses di MA

-

PROKAL.CO, NUNUKAN - Upaya kasasi yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan, atas bebasnya Budiman Arifin, masih berproses di Mahkamah Agung (MA).

"Saya sudah kirim memori Kasasi sampai di MA, saat ini masih mereka proses," tutur Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus Rusli Usman.

Terkait vonis bebas Budiman Arifin, jaksa merasa tak puas atas keputusan tersebut. Pasalnya sebelum Budiman, ada dua orang yang pernah menjadi bawahan Budiman pada kasus korupsi lahan tersebut lebih dulu divonis bersalah.

"Karena bendaharanya masuk divonis 2 tahun, sementara dia adalah pengguna anggaran," ungkapnya.

Dijelaskannya, penggunaan anggaran tersebut berdasarkan instruksi Budiman Arifin. Sehingga menurutnya tak mungkin yang menyuruh melakukan tidak ikut terlibat. "Karena ada tanah yang 3 hektare sama sekali tidak punya SPPT, karena ini perintah pak Budiman bayarkan saja dulu 3 hektare itu baru menyusul sisanya," terangnya.

Dia menyayangkan kebebasan Budiman Arifin, dari putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) beberapa waktu lalu. "Bawahannya dipenjara yaitu lurahnya dan bendaharanya, kok pengguna kuasa anggaran bisa bebas," tuturnya

Budiman sendiri dituntut JPU dengan undang-undang tindak pidana korupsi, dengan pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 junto pasal  55 ayat 1 ke-1.

Sebelumnya diberitakan, Kasi Pidsus Kejari Nunukan Rusli Usman menyebutkan, dalam perkara kasus korupsi tersebut, berdasarkan putusan Mahkamah Agung merugikan negara hingga Rp 2 miliar lebih.

“Kalau berdasarkan perhitungan BPKB itu total kerugian negara sebanyak Rp 7 miliar 6 juta, dan kalau berdasarkan putusan Mahkamah Agung dalam perkaranya Haji Hafid kemarin kerugian negara Rp 2,2 miliar lebih,” ucapnya.

“Jadi kita harus mengacu pada putusan akhir, Mahkamah Agung tidak sependapat dengan hasil audit BPKP jadi mereka punya pertimbangan terkait sertifikat tanah,” jelasnya.

Budiman Arifin turut menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan tanah seluas 62 hektare pada tahun 2004, dan pada pengadaan tanah tersebut selain untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di depan kantor bupati, juga termasuk pengadaan tanah beberapa tempat. Yakni untuk kantor DPRD Kabupaten Nunukan, Embung Sungai Sembilan, penjara, parkir Badan Kepegawaian Daerah, mes Diklat, PPI dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan.

Budiman salah satu di antaranya yang terjerat kasus pidana khusus tersebut, terkait jabatannya sebagai Sekretaris Kabupaten Nunukan saat itu. Di mana juga telah ditetapkan terpidana terlebih dahulu mantan Bupati Nunukan Abdul Hafid Achmad dan mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nunukan, Darmin Djemadil, Pj Sekcam Nunukan Selatan Arifuddin, serta mantan Bendahara Pembayaran Setkab Nunukan Simon Sili. (*/say)


BACA JUGA

Rabu, 01 Agustus 2018 13:48

Istri Pengin Nikah Lagi, Abdul Salim Ambil Tali, Lalu.....

TARAKAN -  Warga RT 12 Kelurahan Sebengkok dihebohkan dengan ditemukannya Abdul Salim dalam keadaan…

Kamis, 05 Juli 2018 11:48

BURUAN DAFTAR! Kaltara Pos Gelar PS3 Competition

TARAKAN – Dalam rangka memeriahkan Piala Dunia 2018, Kaltara Pos mengadakan event PS3 Competition.…

Selasa, 03 Juli 2018 15:47

Gara-Gara Korsleting Listrik, Enam Rumah Ludes Dilahap si Jago Merah

  TANJUNG SELOR - Si jago merah kembali mengamuk dan melahap perumahan warga di Desa Maritam, Kecamatan…

Kamis, 28 Juni 2018 14:58

Hendak Memancing, Petani Ini Temukan Tetangga Mengapung dalam Kolam

TANJUNG SELOR - Seorang pria ditemukan mengapung di kolam perkebunan sawit milik warga. Penuman mayat…

Kamis, 28 Juni 2018 14:49

Sebelum Gantung Diri, Dini Sempat Minta Maaf ke Anaknya

  TANJUNG SELOR - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Dini Hendriyani (44) ditemukan minggal…

Rabu, 27 Juni 2018 19:14

Umi-Mado Terus Tempel Ketat Oke

TARAKAN - Keunggulan pasangan calon (paslon) nomor urut 2 dr Khairul - Efendi masih bertahan hingga…

Rabu, 27 Juni 2018 17:34

Unggul Sementara, Rumah Khairul Dibanjiri Pendukung

TARAKAN - Unggul berdasarkan hasil quick count Kasbangpol Tarakan, kediaman dr. Khairul mulai dipenuhi…

Sabtu, 16 Juni 2018 20:02

WOW! Miras Ilegal Setara Rp 7 Miliar Disita

NUNUKAN - Penyitaan belasan ribu minuman keras (Miras), cukup menarik perhatian. Pasalnya tak tanggung-tanggung,…

Jumat, 15 Juni 2018 05:56

Lebaran Membara di Tanjung Selor Hulu

TANJUNG SELOR - Si jago merah kembali mengamuk, tiga rumah ludes terbakar sekira pukul 02.40 dini hari…

Kamis, 14 Juni 2018 23:17

Api Masih Menyala, Petugas Pantau di Sekitar Lokasi

TARAKAN - Hingga berita ini diturunkan, api yang membakar lahan di hutan kota, daerah Persemaian, Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .