UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

UTAMA

Kamis, 10 Mei 2018 00:58
Pukul, Tendang, dan Cekik Teman Sendiri, Hamidah Dipenjara 7 Bulan
ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Hamidah (23) nyaris tak bisa berucap saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Tarakan, kemarin (9/5). Pasalnya perempuan muda itu dinyatakan bersalah oleh Hakim dan harus meringkuk di penjara.

Hamidah sendiri terbukti penganiayaan kepada sahabat baiknya sendiri. “Karena terdakwa tebukti bersalah melanggar Pasal 351 KUHP, terdakwa akan dijatuhi hukuman selama 7 bulan kurungan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata Hakim.

Sempat terdiam mendengar putusan itu, Hamidah yang sudah pasrah dan mengaku bersalah dengan perbutaan yang dianggapnya sepele itu, langsung menerima vonis tersebut. “Hukuman itu saya terima pak yang penting sahabat saya sudah memaafkan kesalahan saya,” kata Hamidah.

Sebelumnya Hamidah dituntut 9 bulan kurungan oleh JPU karena melakukan aksi penganiayaan pada Februari 2018 lalu. Parahnya lagi, korban dari tindakan penganiayaannya justru teman baiknya sendiri, Yuli.

“Karena terdakwa telah terbukti melanggar Pasal 351 KUHP, terdakwa akan dituntut selama 9 bulan kurungan penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata JPU Fadillah SH saat membacakan tuntutan beberapa waktu lalu.

Di luar persidangan, JPU yang akrab disapa Dillah itu menjelaskan, awal perkelahian kedua wanita tersebut dipicu karena persoalan sepele. Hamidah merasa terganggu dengan gosip yang tak baik mengenai dirinya, yang diduga disebar oleh temannya sendiri, Yuli.

“Awalnya Januari lalu terdakwa jalan berempat dengan temannya pakai mobil. Di dalam mobil terdakwa marah dengan salah satu temannya, Yuli,” ungkapnya.

Saat di perjalanan, rasa emosi terdakwa tak dapat terbendung lagi. Akhirnya, terdakwa pun meminta rekannya yang lain untuk menghentikan mobil yang digunakan bersama dengan korban.

“Karena terdakwa kesal saat marah tak dihiraukan oleh korban, jadi terdakwa meminta mobil berhenti dan memarahi korbannya,” pungkasnya.

Setelah memarahi Yuli dengan kalimat yang tak pantas, Yuli pun langsung keluar dari mobil dan pergi meninggalkan mobil tersebut. Lag-lagi merasa tak terima dengan perlakukan korban, Hamida masih ‘terbakar’ amarah ikut turun dari mobil dan mengejar korban hingga terjadi tindakan penganiayaan.

“Korbannya sempat lari. Tapi terdakwa mengejar dan memukuli, menendang, mencekik dan mendorong korbannya,” tutur jaksa muda ini.

Setelah dianiaya, korban mengalami sejumlah luka akibat pukulan yang dilakukan terdakwa. Tidak terima dengan tindakan penganiayaan itu, Yuli pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tarakan.

“Kalau luka yang dialami mungkin lumayan parahlah karena babak belur ‘kan. Makanya terdakwa melapor dan membuat Hamidah duduk di persidangan ini,” imbuhnya. (*/osa)


BACA JUGA

Rabu, 16 Maret 2016 22:57
KRIMINAL

PARAH! Tak Punya Uang dan Rokok, Aco Todong Tantenya Pakai Parang

<p>&nbsp;</p> <p><strong>TARAKAN &ndash;</strong> Perbuatan pemuda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .