UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Sabtu, 12 Mei 2018 11:38
Posting Radio Mobil Hasil Curian, Amran Dipenjara 1,6 Tahun

PROKAL.CO, TARAKAN – begitu nekat pelaku ini memposting barang hasil curiannya di sosial media, Februari 2018 lalu. Setelah memposting, Amran pun langsung dibekuk personel Kepolisian Polres Tarakan. Kni dia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu duduk di kursi persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan.

Muli, yang merupakan korban tindak pencurian itu mengaku, telah kehilangan sebuah radio khuhus yang berada di dalam mobil pribadinya. Awalnya dia tak mengatahui pelaku pencurian barang tersebut. Betapa terkejutnya ketika mengetahui pelaku yang telah mencuri radio mobilnya itu merupakan tetangganya.

“Saya binggung pak, mobil tidak ada yang rusak. Tapi kok radio mobil saya hilang. Karena harganya lumayan mahal, makanya saya melapor ke pihak berwajib,” kata Muli. “Yang saya tidak menyangka, pelakunya ternyata terdakwa pak yang merupakan tetangga saya sendiri,” sambungnya.

Muli juga membeberkan, dirinya dapat mengetahui barang miliknya dicuri setelah informasi yang didapatnya dari sosial media dan memudahkan polisi untuk mengamankan pelaku. “Saya tahunya waktu ada akun facebook yang memposting radio saya untuk dijual pak. Apalagi, sebelumnya saya juga sempat membuat postingan kehilangan barang. Di situ banyak teman-teman saya yang membantu saya pak,” bebernya.

Proses sidang yang beragendakan putusan, Rabu (9/5) lalu, semakin membuat Amran tak berdaya. Pasalnya vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim, hanya sedikit memberikannya keringanan hukuman.

“Karena terdakwa terbukti melanggar pasal 352 KUHP, terdakwa akan dijatuhi hukuman selama 1,4 tahun kurungan penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata Ketua Majelis Hakim Hendrywanto MK Pello SH, memberikan vonis hukuman.

Diketahui vonis yang ditapkan hanya kurang 2 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya diajukan selama 1,6 tahun kurungan penjara. Saat mendengar putusan itu, Amran mengajukan permintaan kepada majelis hakim yang sebenarnya sudah tak bisa dilakukan lagi.

“Saya mohon pak beri keringanan lagi, 1,4 tahun penjara itu masih terlalu berat. Apalagi saya masih punya keluarga yang harus saya nafkahi,” ucapnya.

Bukannya tidak ingin, namun Amran yang sebelumnya sudah menyampaikan pembelaan langsung ditegur oleh majelis hakim, agar sadar dengan perbuatannya. “Kamu kan sudah diberi kesempatan untuk menyampaikan pembelaan dan kami selaku hakim juga sudah memberikan keringanan hukuman,” kata hakim yang akrab disapa, Pello. “Dan kamu juga seharusnya kerja yang halal, tidak perlu mencuri. Kalau sudah begini baru menyesalkan,” sambungnya sambil menasehati terdakwa. (*/osa)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .