UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

RAGAM

Selasa, 15 Mei 2018 15:12
Targetkan Juara Pertama pada Lomba Apresiasi Tenaga Pendidik
TARGET JUARA : Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara, Teguh saat memimpin rapat pengarahan terhadap tenaga kependidikan se-Kaltara di Hotel Paradise, Sabtu (12/4) malam. (AULIA/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TARAKAN – Pendidik dan tenaga kependidikan adalah kunci utama dalam peningkatan kualitas peserta didik, terutama dalam penguatan karakter bangsa. Sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), penyelenggaraan pendidikan nasional dilaksanakan melalui 3 jalur, yakni jalur pendidikan formal, pendidikan non formal (PNF) dan informal. Maka dari itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara memberikan penghargaan kepada pendidik dan tenaga kependidikan Paud Dikmas Provinsi Kaltara 2017 yang digelar di Hotel Paradise pada Sabtu (12/5) malam.

Kepala Disdikbud Kaltara, Sigit Muryono melalui Sekretaris Disdikbud Kaltara, Teguh Hendri Sutanto Mpd menuturkan, dalam apresiasi tenaga pendidik tersebut diselenggarakan lomba tingkat nasional yang sudah diadakan sejak 2013 lalu.

“Dalam PNF ada apresiasi terhadap tenaga pendidik dan kependidikan. Tenaga PNF contohnya itu pendidik PAUD, instruktur, pamong belajar. Sedangkan instruktur itu ada banyak seperti instruktur kursus otomotif, kecantikan rambut, komputer, tata busana dan lainnya,” beber Teguh.

Khusus tahun ini, Disdikbud Kaltara melaksanakan berbagai apresiasi dalam bentuk karya nyata inovasi pembelajaran yang melibatkan 17 kategori lomba perorangan dan 2 kategori lomba kelompok GTK PAUD serta dikmas dengan mengembangkan konsep kegiatan mengandung unsur edukasi, kompetisi dan rekreasi. Dan terpilihnya 17 pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi akan dipertandingkan ke tingkat nasional pada 8 sampai 14 Juli 2018 di Pontianak, Kalimantan Barat nantinya. Dengan tema apresiasi 2018 ini adalah “Membangun Karakter Peserta Didik melalui Karya Nyata GTK Paud dan Dikmas”.

“Tapi nanti di pusat (tingkat nasional, red) menjadi 19 (kategori lomba) karena semua peserta harus ikut lomba paduan suara, jadi satu (kategori). Selain itu ada lomba senam, jadi semua peserta harus bisa nyanyi dan senam,” ungkapnya lagi.

Pengarahan seleksi para peserta lomba berjumlah 42 orang di Hotel Paradise dan berkegiatan di SMKN 2 Tarakan, rencananya dilakukan sampai Minggu (13/5). Sayangnya dari Kaltara tidak ada peserta yang mewakili lomba kursus otomotif karena belum ada lembaga kursus khusus otomotif. Melihat dari tahun-tahun sebelumnya, Disdikbud Kaltara bisa mendapat juara 1 kategori pendidik Paud dan juara 2 kursus komputer dan juara 3 tingkat nasional pengelola TBM (Taman Bacaan Masyarakat) mengalahkan 34 provinsi lainnya. Sehingga tahun ini, Disdikbud Kaltara menargetkan bisa kembali menggandeng juara 1 tingkat nasional.

“Seleksi 17 jenis lomba ini harus ada training center semacam pembekalan khusus dan penggemblengan minimal 10 hari. Berupa pembetulan naskah karya tulis, presentasi dan hasil karya inovasi. Mereka harus berlatih menari, menyanyi dan paduan suara, bisa atau tidak bisa,” tutup Teguh.

Lanjutnya, daerah KTT dan Malinau merupakan daerah paling disorot karena memberikan perwakilan paling sedikit dan dianggap masih tertinggal dari lomba tersebut. Sumber dana persiapan lomba tersebut berasal dari dana Disdikbud Kaltara dengan perkiraan biaya sebesar Rp 316 juta. (***)


BACA JUGA

Minggu, 20 Maret 2016 22:46

WASPADA! Pasir di Jalan Sabanar Lama Menebal, Warga Khawatir

<p>TANJUNG SELOR &ndash; Kebersihan dan keindahan sepertinya tidak dapat dipisahkan. Tetapi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .