UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Rabu, 16 Mei 2018 14:27
Curi Sound System Masjid, Syarifudin Dibui

PROKAL.CO, TARAKAN – Turunnya vonis yang diberikan majelis hakim kepada Syarifudin (19), ternyata membuat terdakwa pencurian ini, sedikit bernafas lega. Sebab, tuntutan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama 2 tahun penjara, dikurangi 4 bulan oleh Ketua Majelis Hakim PN Tarakan Gunawan SH, saat memvonis, kemarin (14/5).

“Karena terdakwa terbukti melanggar pasal 363 KUHP, terdakwa akan dihukum selama 1,6 tahun kurungan penjara untuk mempertanggung jawabkan perbutannya,” kata hakim yang akrab disapa, Fatria.

Penetapan vonis itu, setelah majelis hakim menilai yang memberatkan terdakwa terbukti mencuri sound system milik masjid Al-Taqwa. Sementara hal yang meringankan, terdakwa jujur mengakui perbuatannya. Sehingga diharapkan untuk berubah, karena memiliki masa depan yang panjang,” ungkapnya.

Mejelis Hakim Fatria Gunawan SH geleng-geleng kepala dengan aksi pencurian yang dilakukan terdakwa. “Perbuatannmu memang hanya mencuri. Tapi masa juga barang masjid yang kamu curi. Apa tidak takut dengan laknat Tuhan nanti?” ucap hakim menasehati terdakwa.

Takut, Sarifudin pun langsung mengakui perbutaannya dan beralasan kalau dirinya terpaksa karena desakan ekonomi.“Jangan bilang begitu, pak saya takut, saya juga menyesal. Saya begni karena banyak tanggungan keluarga saya pak,” keluhnya.

Mendengar putusan tersebut, Syarifudin yang sudah dari awal memang menyesali perbutannya dan ingin bertanggung jawab karena merasa malu, langsung menerima putusan itu tanpa berpikir dua kali.

“Putusan itu saya terima pak. Saya juga ingin berubah, dan saya juga sangat menyesali perbutan saya yang mencuri di tempat ibadah,” sahut Syarifudin.

Sebelumnya, Fatria telah mendengarkan keterangan saksi. Bazir mengatakan, awal Februari 2018 lalu dirinya terkejut ketika melihat pintu masjid yang sudah tidak terkunci. Sadar ada yang aneh, Bazir pun melakukan pemeriksaan di masjid dan mengetahui sound system masjid sudah tak ada di tempat.

“Saya tidak tahu kalau terdakwa yang mencurinya pak. Saat kejadian, sound system yang saya mau pakai buat azan sudah hilang,” kata Bazir.

Sebelum melaporkan hal itu ke pihak kepolisian, Bazir mengaku berunding dengan para pengurus masjid yang lainnya. Hingga akhirnya, pelaku berhasil diamankan.

“Bersama pengurus masjid yang lainnya, kami melaporkan kehilangan itu pak. Dan 2 hari kemudian, terdakwa ditangkap beserta barang buktinya. Kami sempat kaget, ternyata malingnya warga sekitar masjid Al Taqwa juga pak,” ungkapnya.

Saksi lainnya bernama Heri mengaku, tidak mengetahui pasti peristiwa pencurian itu dan mengaku hanya dititipkan sound system oleh Sarifudin. “Saya hanya dimintai tolong untuk menyimpan barang bukti itu pak. Awalnya, saya sempat menolak karena takut kalau sound system itu adalah barang curian,” kata Heri.

“Tapi terdakwa berhasil menyakinkan saya kalau barang itu adalah barang aman. Ternyata saya juga malah ikut diperiksa polisi karena dikira sebagai penadah,” sambungnya. (*/osa)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .