UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Kamis, 17 Mei 2018 14:11
Ribuan Miras dan Sabu Hampir 9 Kg Dimusnahkan

Kapolda: Tembak Mati Kita Setuju Bagi Bandar

DIMUSNAHKAN : Ribuan miras ilegal dan sabu-sabu hampir 9 kilogram dimusnahkan oleh Polda Kaltara. (HERI MULIADI/KALTARA POS)

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Untuk memberantas peredaran narkotika, radikalisme dan minuman keras (miras) di wilayah Kalimantan Utara, misi utama Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit adalah melakukan pemberantasan hingga ke akar rumputnya. Hal ini terbukti dengan beberapa penangkapan besar-besaran sabu-sabu dan miras di beberapa Polres, dan Rabu (16/5) dilakukan pemusnahan.

“Pemusnahan ini dilakukan karena mendekati bulan Ramadan. Untuk itu jangan ada lagi miras dikomsumsi sebagai bentuk penghargaan dan menghormati bagi yang akan melaksanakan puasa,” ungkap Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit kepada Kaltara Pos, Rabu (16/5).

Hasil barang bukti sendiri terhitung dari penangkapan tahun 2018 sejak Januari hingga Mei. Yang diamankan sendiri sabu-sabu seberat 8.496,78 gram atau setara dengan 8,5 kilogram yang didapat dari dua Polres. Yakni Nunukan dan Bulungan. Kemudian miras ilegal sebanyak 2.616 kaleng dan botolan, serta minuman tradisional ciu sebanyak 60 liter yang terbagi dari tiga polres. Yaitu Nunukan, Bulungan dan Malinau.

“Jadi kita musnahkan ini adalah hasil kumpulan, baru dimusnahkan kalau sudah banyak. Jika dihitung rupiah ini berapa besar, puluhan miliar ini. Jumlah narkoba kurang lebih 9 kilogram dan miras sepuluh ribuan,” jelasnya.

Tangkapan itu, kata jenderal bintang satu ini, berasal dari Polres Bulungan, Polres Nunukan, Polres Malinau dan Polres Tarakan. Hanya saja untuk narkoba masih didominasi dari penangkapan Polres Nunukan. Hal ini dikarenakan peredaran lintas batas masih sering terjadi. Sehingga tidak menutup kemungkinan petugas mendapatkan hasil yang besar.

“Para tersangkanya saat ini lagi pemeriksaan, ini ‘kan ada beberapa kejadian. Memang misi saya sejak jadi kapolda yaitu pertama narkoba, kedua radikalisme dan miras,” sebutnya.

Indrajit menambahkan, untuk miras oplosan paling banyak dari Bulungan. Seperti yang diamankan Selasa (15/5) lalu sebanyak 500 botol dan 27 drum ciu. Di mana penggerebekan langsung dilakukan di tempat pembuatannya yang ada di Tanjung Selor.

Lanjutnya, miras yang beredar selama ini semuanya ilegal karena tidak ada yang mengantongi izin dari dinas terkait dan tidak terdaftar di Dinas Perdagangan. “Dampaknya besar, sudah banyak meninggal karenanya. Ini sangat membahayakan. Yang legal saja berbahaya, apalagi ilegal,” tuturnya.

Para pelaku sendiri diancam sesuai aturan yang berlaku. Yakni bagi pembuat atau produsen miras akan dijerat dengan peraturan daerah serta undang-undang terkait. Sedangkan bagi bandar narkoba, akan dikenakan UU Narkotika. “Kita setuju tembak mati bagi bandar narkoba seperti usulan Pak Gubernur Kaltara,” tutupnya.(mul)


BACA JUGA

Kamis, 17 Maret 2016 21:01
KRIMINAL

Terlilit Utang, Pemuda Ini Terpaksa Jadi Kurir Narkoba

<p><strong>MENJALANKAN</strong> bisnis narkotika golongan I jenis sabu-sabu memang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .