UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

TARAKAN

Jumat, 25 Mei 2018 13:55
Bobol ATM, Dapat Uang Rp 35 Juta

PROKAL.CO, TARAKAN – Sidang kasus pembobolan Ajungan Tunai Mandiri (ATM), dua terdakwa dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, kemarin (24/5). Di persidangan itu, Asman dan Ragil saling menyudutkan setelah diminta oleh majelis hakim untuk mengakui perbuatannya.

Terdakwa, Ragil membongkar aib temannya yang pernah terlibat kasus pelecehan seksual. Sementara dia mengaku, tidak pernah terlibat kasus kriminal lainnya. “Kalau saya tidak pernah terlibat kasus pak. Tapi kalau teman saya (Ragil,Red.) pernah dipenjara sebelum ini. Kalau tidak salah itu karena cabul pak,” kata Asman.

Mendengar pernyataan temannya itu, sontak Ragil terkejut dan menyerang balik dengan membongkar kasus kriminal yang pernah dilakukan Asman. “Dia juga pak pernah terlibat pencurian dan narkoba sebelumnya pak,” balas Ragil sambil melihat temannya.

Setelah ditegur dan tahu pasti akan dihukum, Asman dan Ragil langsung mengakui pernah terlibat kasus kriminal sebelumnya. Asman mengaku, pernah terlibat kasus pencurian dan narkotika. Sedangkan, Ragil mengaku, pernah terlibat kasus pencabulan anak dibawah umur.

“Maaf pak, kalau saya pernah 3 kali terlibat kasus pak karena sabu dan mencuri juga,” ucap Asman. “Kalau saya pernah dipenjara pak, karena mencabuli anak SMP tahun 2012 lalu pak,” imbuh Ragil.

Setelah melihat kedua terdakwa saling berdebat, majelis hakim yang diketuai oleh Hendra Yudhautama SH MH pun langsung menegur kedua terdakwa agar menghormati persidangan.

“Kalian kok sibuk debat dan saling tuduh. Saya minta kalian jujur sebelum membobol ATM ini kalian pernah terlibat kasus lainnya kan sebelumnya,” ucap majelis hakim.

Sebelumnya, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Polres Tarakan, IPDA Taharman mengatakan, keduanya melakukan aksi pencurian pada Minggu, 3 Januari 2018, sekira pukul 18.30 Wita di Jalan Mulawarman, tepatnya di Monumen Tugu 99 depan Bandara Juwata Tarakan.

“Jadi keduanya duduk-duduk memantau sambil melihat orang jogging. Kemudian ada pengendara sepeda motor yang memarkir motornya dan memasukkan dompet di dalam jok motor,” ungkapnya.

Dilanjutkan pria berpangkat balok satu itu, melihat korban muncul niat jahat kedua pelaku untuk mengambil dompet tersebut. Akhirnya keduanya pun beraksi. Asman berperan mengambil dompet tersebut. Sedangkan, Ragil melakukan pemantauan di sekitar lokasinya.

“Setelah dapat dompetnya dan diperiksa ternyata uangnya cuma Rp 20 ribu. Si Asman menyerahkan dompet kepada Ragil karena menilai tidak ada harganya,” bebernya.

Usai keduanya pulang, ternyata malam harinya muncul niat dari Ragil untuk mencoba membobol ATM milik korban tersebut. Awalnya, Ragil hanya memprediksi nomor PIN tersebut hanyalah tanggal lahir korban yang sesuai dengan identitasnya. Ternyata, prediksi Ragil benar. Dia pun dengan segera mengirimkan uang senilai Rp 35 juta dari rekening korban ke rekening temannya.

“Korban ini merupakan pegawai PNS pajak dan melaporkan pada tanggal 6 Februari lalu. Kemudian, dikembang oleh Unit Jatanras Satreskrim Polres Tarakan dan meminta rekaman CCTV di ATM,” terangnya. (*/osa)


BACA JUGA

Rabu, 23 Maret 2016 17:10

Akhirnya! Terminal Bandara Juwata Tarakan Resmi Dibuka

<p>TARAKAN &ndash; Presiden Jokowi akhirnya menekan tombol peresmian Terminal Bandara Internasional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .