UTAMA | METRO BULUNGAN | TARAKAN | NUNUKAN | RAGAM | PEREMPUAN | HALO POLISI | OPINI BAH!

METRO BULUNGAN

Sabtu, 26 Mei 2018 12:02
Diperkosa Kakak Tiri, Siswi SMA Sampai Melahirkan

Januari-Mei 3 Kasus Ditangani Polisi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Selama Mei 2018 ini, Polres Bulungan telah menangani setidaknya tiga kasus pelecehan seksual. Dalam tiga kasus itu, para korbannya adalah para anak di bawah umur. Sementara untuk lokasi tersebar, seperti di Kecamatan Sekatak, Kecamatan Tanjung Palas dan Kecamatan Tanjung Palas Timur.

“Jadi Mei ini ada tiga laporan yang masuk, walapun kejadiannya sudah lama. Bahkan ada kasus yang kita tangani sejak tahun 2017,” ungkap Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Ps Kanit PPA Sat Reskrim Polres Bulungan, AIPTU Lince Karlinawati kepada Kaltara Pos, Jumat (25/5).

Seperti kasus cabul di Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Timur, hingga melakukan persetubuhan. Di mana pelakunya bernama SW (52), seorang petani yang tega menyetubuhi anak tetangganya sendiri bernama Mawar (16)-bukan nama sebenarnya. Hal itu dilakukan ketika orang tua korban sedang berada di ladang, pada Desember 2017.

“Ini baru terungkap sekarang. Korban bersama temannya datang ke Polres pada 29 April 2018, lalu kami tindak lanjuti dan telah menangkap pelakunya,” ucapnya.

Pebuatan bejat itu terjadi saat SW memaksa dengan ancaman kepada Mawar untuk berbuat asusila. Itu setiap kali dilakukan ketika kedua orang tua korban tidak ada di rumah. Lince mengatakan, perbuatannya dilakukan pada siang hari. Mawar sendiri saat ini bersekolah di salah satu SMP di Tanjung Palas Timur, duduk di kelas 2 SMP.

“Keduanya berasal dari SP VI, Karang Agung, masih tetanggaan. Korban cerita sama temannya. Karena takut makanya ditemani oleh temannya untuk melapor ke polisi. Lalu kami panggil orang tuanya. Orang tuanya kaget karena tetangga sendiri,” bebernya.

Lince mengatakan, SW dijerat dengan Pasal 81 Ayat 2 Undang-Undang 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 KUHP, dengan hukum penjara maksimal 15 tahun penjara. Pelaku mengaku telah dua kali melakukan perbuatan tersebut kepada korbannya. “Itu dilakukan sebanyak dua kali, saat korban sendiri di rumah,” tuturnya.

Selain itu, kejadian di Kecamatan Sekatak, seorang siswi SMP juga menjadi korban pencabulan oleh gurunya sendiri. Kejadiannya Minggu, 29 April 2018 lalu. Namun baru dilaporkan ke polisi 1 Mei 2018. Korban, Melati–nama samaran-yang masih berusia belasan tahun dicabuli oleh gurunya sendiri berinisial MH (50).

“Korbannya masih duduk kelas I SMP, itu terjadi saat korban dipanggil ke perpustakaan jam setengah lima saat ikuti kegiatan ekstrakurikuler. Saat itulah meraba bagian sensitif korban,” paparnya.

Pelaku sendiri adalah seorang pegawai negeri sipil (PNS) yang mengajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dia mengatakan, MH baru satu kali melakukan tindakan bejat tersebut kepada siswinya.

Kejadian itu terungkap ketika korban bercerita kepada temannya, lalu temannya menyampaikan kepada orang tua korban. Karena tidak terima, akhirnya membuat laporan ke Polsek Sekatak.

“Ibu korban tahu ketika mendengar cerita temannya kalau anaknya dilecehkan. Pelaku dijerat Pasal 82 Ayat 2 Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014,” sebutnya.

Karena berstatus PNS, lanjut Lkince, maka hukumannya bisa ditambah 2/3, jadi dapat dikenakan pidana selama 5 hingga 20 tahun penjara. Kedua kasus cabul ini pun akan segera dilimpahkan kepada kejaksaan. “Jadi kita sudah tahap I, Insya Allah minggu depan sudah dilimpahkan,” ucap Lince.

Yang terakhir kasus persetubuhan yang dilakukan oleh saudaranya sendiri. Yakni seorang pria, R telah menggagahi adik tirinya sendiri, Kenanga-bukan nama sebenarnya-yang masih berumur 17 tahun. Kejadiannya di Desa Penisir, Kecamatan Tanjung Palas.

Bahkan akibat perlakuan kakak titirnya itu, korban sampai melahirkan. “Jadi korban diancam jangan sampai membocorkan kasus itu sama orang lain. Korban sendiri sudah melahirkan pada tanggal 22 Mei 2018 kemarin,” jelasnya.

Kasus itu terjadi pada 2017 lalu. Selama beberapa bulan Kenanga hanya bungkam. Takut melaporkan kepada polisi ataupun keluarganya karena sering diancam. Korban sendiri masih duduk di bangku SMA di salah satu sekolah di Tanjung Palas. R diganjar dengan pasal 81 ayat 2 juncto 76 E UU Nomor 35 Tahun 2014. “Korban ini terus diancam sama si tersangka, tak lain kakak tirinya sendiri,” ucapnya.

Untuk ketika pelaku yang kini menjadi tersangka sudah ditahan di Polres Bulungan. Sementara itu, kata Lince, kasus asusila yang terjadi dari Januari hingga Mei, sebanyak 6 kasus. Di antaranya sudah ada yang divonis hakim dan sebagian masih diproses. (mul)


BACA JUGA

Senin, 20 Agustus 2018 10:40

Jalan Sengkawit ‘Makan’ Korban

TANJUNG SELOR – Tak terhitung jumlah kecelakaan dan tindak kejatahan yang terjadi di sepanjang…

Senin, 20 Agustus 2018 10:36

Disperindagkop Kaltara Kecolongan, Minuman Soda Kedaluwarsa Beredar

TANJUNG SELOR – Jumlah kebutuhan rumah tangga meningkat jelang perayaan Hari Raya Iduladha. Tak…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:49

Jaksa Kembalikan Berkas Pemeriksaan

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan kasus kecelakaan laut SB Harapan Baru Express yang terjadi…

Rabu, 15 Agustus 2018 15:22

Warnet Jadi Tempat Transaksi Sabu

TANJUNG SELOR – Narkoba semakin sulit dibendung peredarannya di kalangan masyarakat, khususnya…

Selasa, 14 Agustus 2018 11:59

TKA Didominasi asal Malaysia dan Tiongkok

TANJUNG SELOR – Tak sedikit tenaga kerja asing (TKA) yang terdata bekerja di Kalimantan Utara.…

Selasa, 14 Agustus 2018 11:58

Keluyuran Jam Kerja, ASN Terjaring Razia

TANJUNG SELOR – Soal kedisiplinan dan tata tertib dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) sering kali…

Selasa, 14 Agustus 2018 11:53

Penambang Pasir Ganggu Jalur Pelayaran Speed Boat

TANJUNG SELOR - Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Tanjung Selor memberikan peringatan ke…

Senin, 13 Agustus 2018 16:05

Empat Kursi Bakal Kosong

TANJUNG SELOR - Beberapa jabatan penting di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan masih kosong, diantaranya…

Sabtu, 11 Agustus 2018 11:37

Kurang Fokus, Dua Mobil Hantam Trotoar

TANJUNG SELOR – Dua nyawa bakal melayang akibat kecelakaan yang terjadi dalam sehari Jum’at…

Sabtu, 11 Agustus 2018 11:29

TERUNGKAP..!! Bocah 7 Tahun Itu Tewas Dibekap, Siapa Pelakunya?

TANJUNG SELOR – Hampir dua pekan kasus meninggalnya gadis 7 tahun, Yara Hapna Kirani (7) putri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .